India Hadirkan Electric Multiple Unit dengan Kecepatan 180 Km Per Jam

0
ilustrasi EMU India

Awal bulan Oktober ini, Bombardier Transportation dan National Capital Region Transport Corporation atau NCRTC India meluncurkan desain baru EMU (Electric Multiple Unit) atau kereta rel listrik komuter. EMU ini akan meluncur dengan kecepatan 180 km per jam dan akan beroperasi di Delhi – Ghaziabad – Meerut Regional Rapid Transit System (RRTS).

Baca juga: Jepang Rencanakan Bangun Proyek Kereta Cepat di 5 Kota India

KabarPenumpang.com melansir dari laman railjournal.com (2/10/2020), kontrak kerja sama antara Bombardier Transportation dengan NCRTC terjadi sejak Mei lalu. Dalam pengerjaannya Bombardier merancang dan mengirimkan 30 kereta komuter regional dengan satu rangkaian berisi enam gerbong.

Selain itu juga ada sepuluh kereta dalam kota dan menyediakan 15 tahun pemeliharaan untuk koridor di bawah RRTS Tahap 1. Armada kereta ini sendiri dilengkapi untuk pengoperasian kereta otomatis serta pengereman regeneratif dengan laju pengereman 1m / s2.

Kursi dalam gerbong kereta akan memiliki konfigurasi 2 + 2 dengan kapasitas 1790 penumpang dalam enam gerbong. Jumlah ini termasuk dengan 400 kursi dan 925 penumpang di tiga set gerbong, termasuk 190 tempat duduk.

EMU tersebut dilengkapi dengan pintu geser plug-in bi-parting, pendingin ruangan atau AC, kamera CCTV, ruang untuk pengguna kursi roda dan sistem informasi penumpang. Dalam mengurangi konsumsi energi sistem AC, pintu kereta akan dilengkapi dengan tombol yang hanya memungkinkan pintu terbuka jika diminta.

Kereta tersebut akan mencakup kelas bisnis, dengan dilengkapi kursi empuk dan sandaran kepala, kaki serta lengan. Tak hanya itu ada pula mesin penjual otomatis dan soket listrik dan gerbong khusus wanitadi konfigurasi enam gerbong.

Armada ini juga dilengkapi dengan teknologi Train Control Monitoring System (TCMS) Bombardier, serta fitur pemantauan berdasarkan kondisi dan prediktif, untuk meningkatkan efisiensi dengan menyediakan diagnostik dari darat ke kereta. Untuk diketahui, jalur sepanjang 82 km Delhi – Ghaziabad – Meerut, yang akan memiliki 24 stasiun, akan menjadi salah satu yang tercepat di India, mengurangi waktu tempuh Meerut – Delhi menjadi kurang dari 60 menit.

Baca juga: India Uji Coba Train 18, Kereta Cepat Tanpa Masinis Produksi Dalam Negeri

Jumlah penumpang diperkirakan 800 ribu orang setiap hari. Kereta tiga gerbong itu akan beroperasi di sepanjang 21 kilometer bagian Stasiun Depot Meerut Selatan – Modipuram, yang akan memiliki 13 stasiun. Ruas prioritas sepanjang 17 km diharapkan dapat beroperasi pada tahun 2023, dengan seluruh koridor sepanjang 82 km akan dibuka pada tahun 2025.

Leave a Reply