Intip Livery Pepsi di Pesawat Concorde Seharga Rp 7 Trliun Lebih

0
Pesawat supersonik Concorde livery Pepsi. Foto: Getty

Pesawat supersonik Concorde umumnya beroperasi dengan menggunakan livery putih kombinasi biru (Air France) atau merah (British Airways). Namun, tak banyak yang menyadari, bahwa dari 14 unit pesawat yang produksi, salah satunya pernah menggunakan livery berwana biru kombinasi putih dan merah; warna kebesaran dari minuman ringan berkarbonasi terkenal di dunia, Pepsi.

Baca juga: Lolos Tes Terowongan Angin, Pesawat Supersonik Ramah Lingkungan Aerion Kian Nyata

Dilansir Simple Flying, livery Pepsi di pesawat Concorde ini bertahan selama dua pekan, muali akhir Maret sampai awal April, di tahun 1996. Cukup singkat memang -hal itu pula yang menjadikan tak banyak masyarakat yang menyadari penggunaan livery tersebut- namun mahar atas itu nilainya bisa dibilang cukup fantastis.

The Independent melaporkan, Pepsi menggelontorkan uang hampir US$500 juta atau setara Rp 7 triliun (kurs 14.140). Bila jumlah tersebut saja, di masa kini, masih tergolong besar apalagi di tahun dimana kesepakatan tersebut terjadi. Tak ayal, media-media di dunia menyorot tajam kesepakatan kontrak tersebut dan beberapa di antaranya melabeli Pepsi sebagai perusahaan yang cukup berani sekaligus putus asa hanya untuk sebuah rebranding.

Pesawat supersonik Concorde livery Pepsi. Foto: Getty

Selain itu, dari segi Concorde, harga sebesar itu tentu cukup worth it mengingat pamor pesawat supersonik yang terbang perdana (first flight) pada 2 Maret 1969 itu disebut cukup tinggi. Pesawat yang dioperasikan oleh Air France dan British Airways tersebut, saat itu, memang menjadi satu-satunya pesawat supersonik yang beroperasi secara reguler. Dengan status tersebut, Concorde tak pernah lepas dari pengamatan media ataupun avgeek (pecinta penerbangan) di seluruh dunia.

Adapun di antara dua maskapai yang mengoperasikan Concorde, livery Pepsi digunakan di pesawat Air France. Dari data The Aviation Geek Club, pesawat supersonik Concorde livery Pepsi dengan nomor registrasi F-BTSD mengoperasikan 16 penerbangan dalam dua pekan, antara Paris-New York. Sekali lagi, sekalipun cukup singkat, hanya 16 penerbangan, namun, logo baru Pepsi, yang digunakan sampai saat ini, dengan cepat menyebar ke seluruh dunia, seiring sebaran foto dan video serta pemberitaan terkait Concorde.

Baca juga: Begini Detik-detik Pengambilan ‘Satu-satunya’ Foto Concorde Saat Melesat Mach 2

Setelah melalui masa kejayaannya, masing-masing tujuh unit Concorde yang dioperasikan oleh Air France dan British Airways akhirnya harus pensiun di tahun 2003 silam, sebagai respon atas jatuhnya Air France Concorde pada Juli tahun 2000. Air France lebih dahulu mempensiunkan Concorde pada 31 Mei dan British Airways pada 24 Oktober.

Selama berkiprah di dunia penerbangan, Concorde sudah mengangkut 3,7 juta penumpang, dengan jam terbang lebih dari 200 ribu jam terbang. Pesawat ini mampu membawa 144 penumpang dengan kecepatan 2.200 km per jam atau Mach 2.2 pada ketinggian 17.700 meter.

Leave a Reply