Isu Semakin Liar, Boeing Tampik Ethiopian Airlines Jatuh Karena Seekor Burung

puing-puing Ethiopian Airlines Boeing 737 MAX 8 yang jatuh

Maskapai Ethiopian Airlines yang jatuh di Addis Ababa pada bulan Maret 2019 kemarin memang terlihat seperti menambah beban kerja dari produsen pesawat terkait, Boeing. Selain karena waktu jatuhnya yang tidak terlalu jauh dengan Lion Air di perairan Tanjung Karawang lima bulan sebelumnya, tapi faktor penyebab jatuhnya dua pesawat bertipe 737 MAX 8 ini juga pada akhirnya semakin membenamkan nama Boeing ke dasar keterpurukan.

Baca Juga: Ternyata Boeing Ketahui Masalah Sensor di 737 MAX Sebelum Lion Air Jatuh!

Sebagaimana pemberitaan yang sudah berkembang di media dalam kurun waktu beberapa bulan ke belakang, pihak Boeing tidak menampik bahwa penyebab jatuhnya kedua pesawat nahas ini tidak lepas dari error yang terjadi pada sistem sensor mereka. Sensor Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS) digadang-gadang sebagai penyebab utama dari jatuhnya 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines dan Lion Air – dimana kedua kecelakaan ini menewaskan lebih dari 300 penumpang dan awak penerbang.

Namun belakangan berkembang isu yang menyebutkan bahwa Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan oleh Ethiopian Airlines jatuh akibat seekor burung. Hal ini diungkapkan oleh seorang pejabat penerbang asal Negeri Paman Sam, dimana ia yang Namanya dianonimkan ini mengatakan bahwa burung bisa saja mempengaruhi sensor anti-stall pesawat sehingga mengumpan data kepada pilot – dan akhirnya menyebabkan pada jatuhnya pesawat.

Namun sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Ethiopian Airlines mengatakan bahwa laporan awal penyelidikan kecelakaan  menunjukkan bahwa, “tidak ada bukti kerusakan yang diakibatkan oleh benda asing,”

Dari pernyataan tersebut, pihak maskapai seolah menampik bahwa benda asing – yang sebagaimana dimaksudkan di sini adalah seekor burung telah menyebabkan sensor MCAS error.

Senada dengan pihak Ethiopian Airlines, Boeing pun mengecilkan kemungkinan bahwa serangan burung dapat merusak peralatan sensor pesawat, namun pihak produsen pesawat tidak memberikan penjelasan merinci.

Baca Juga: Akhirnya! Boeing Akui Adanya Kesalahan Sistem pada Boeing 737 MAX 8

Para penyelidik telah mengindikasikan bahwa data sensor yang bermasalah memicu sistem anti-stall di atas pesawat Ethiopian Airlines Boeing 737 MAX 8 mengumpankan data keliru kepada pilot. Pesawat itu jatuh tak lama setelah lepas landas – mirip dengan kecelakaan Lion Air JT 610 pada Oktober 2018.