Jadi Subjek Kampanye Indiegogo, Aero Hover-1 Rilis Dua Moda Andalannya

0
Sumber: newatlas.com

Perkembangan moda listrik di jaman yang sudah serba maju ini semakin menjadi. Identik dengan Tesla sebagai salah satu moda listrik paling mahsyur saat ini, sudah banyak perusahaan yang lalu turut mengembangkan moda serupa dengan model yang berbeda – seperti halnya Aero Hover-1. Alih-alih Anda memboyong Tesla dengan harga yang tinggi, harga yang ditawarkan Aero Hover-1 untuk kedua moda listriknya ini bisa dibilang jauh lebih terjangkau.

Baca Juga: Rapide 3 Electric Vehicle, “Bemo” Canggih Untuk Jasa Antar Paket

Perusahaan yang berbasis di New Jersey ini mengklasifikasikan moda yang dibuat Neighborhood Electric Vehicle atau mungkin maksud dari kelas ini adalah kendaraan listrik yang ramah lingkungan. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (1/11/2018), moda pertama yang dikembangkan oleh Aero Hover-1 adalah moda roda tiga diperuntukkan bagi satu penumpang. Dengan menggunakan motor 1.500 Watt, moda ini bisa menembus kecepatan hingga 48 km per jam.

Membutuhkan waktu sekitar delapan jam untuk mengisi ulang daya dari moda ini. Dalam kondisi penuh, jarak maksimum yang dapat ditempuh adalah sekira 70 km. Layaknya sebuah mobil konvensional, moda roda tiga ini juga dilengkapi dengan sistem pencahayaan yang memadai, Air Conditioner (AC), tail camera, hingga alarm anti pencurian. Anda juga bisa membawa beberapa kantung belanjaan dan disimpan pada bagian bagasi yang terletak di bagian belakang bangku pengemudi.

Dalam sebuah video promosi yang ditautkan Aero Hover-1 pada laman youtube.com, keuntungan lain dari moda roda tiga ini adalah ukurannya yang mini, sehingga memudahkannya untuk parkir dan menembus kemacetan.

Hover-1 Dragonfly. Sumber: newatlas.com

Sedangkan satu moda lainnya adalah Hover-1 Dragonfly, moda berbentuk sepeda motor listrik. Sama seperti moda roda tiga diatas, Hover-1 Dragonfly juga dilengkapi dengan motor 1.500 Watt. Masalah kecepatan, sepeda motor listrik ini mengungguli si moda roda tiga – kecepatan maksimum yang dapat dikebut adalah 55 km per jam. Namun karena kecepatan maksimum yang dapat ditempuh moda ini cukup tinggi, maka jarak tempuhnya pun jadi berkurang – hanya sekitar 56 km saja dengan waktu isi ulang enam jam.

Baca Juga: The Solo, Electric Vehicle Roda Tiga yang Ramah Lingkungan nan Nyentrik

Diketahui, kedua moda ini merupakan subjek kampanye dari Indiegogo yang dibanderol dengan harga pra produksi massal US$5.000 (Rp76 juta) untuk moda roda tiga, dan US$2.500 (Rp38 juta) untuk Hover-1 Dragonfly. Selain canggih, penggunaan moda berbasis tenaga listrik ini akan membuat Anda secara langsung mengurangi polusi udara. Tertarik?

 

Leave a Reply