Kereta Api Ternyata Juga Punya ‘Rahasia’ yang Tidak Diketahui Penumpang

0

Kereta di Indonesia masih menjadi pilihan moda transportasi yang digunakan oleh masyarakat baik untuk pergi dan pulang kerja ataupun keluar kota. Tapi tahukah Anda bahwa kereta dan isinya memiliki rahasia yang tak diketahui para penumpangnya.

Baca juga: [Tips] Kehabisan Tiket Kereta Lebaran? Jangan Keburu Loyo

Berikut ini ada beberapa rahasia yang mungkin belum diketahui penumpang yang dirangkum KabarPenumpang.com dari thetravel.com (24/7/2019).

1. Masinis tak bisa ubah kecepatan seenaknya
Bila satu dan lain hal yang membuat kereta terlambat maka penumpang kurang beruntung. Karena hal ini, masinis tidak bisa mengganti waktu yang hilang tersebut dan berjalan mengikuti waktu selanjutnya dengan kecepatan kereta yang sudah ditentukan. Perubahan kecepatan laju kereta akan berdampak pada rangkaian kereta lainnya dan dapat beresiko pada keselamatan perjalanan, seperti tabrakan misalnya.

2. Punya istilah khusus
Di kabin pesawat, setiap awak kabin dan pilot punya istilah khusus. Ini juga ada di dalam gerbong kereta. Biasanya untuk mempersingkat perintah dan bila ada penumpang yang mendengar percakapan tersebut tidak akan mengerti dan mungkin bingung.

3. Masinis menutupi sesuatu agar penumpang tenang
Bila ada sebuah kecelakaan atau sesuatu yang tidak beres di jalur atau kereta, masinis tidak akan secara blak-blakan memberitahunya. Mereka akan memberitahukan apa yang terjadi secara singkat. Ini untuk membuat penumpang tenang dan tidak panik.

4. Jangan tarik rem darurat bila lihat penumpang sakit
Tak perlu terburu-buru untuk menarik rem atau memencet tombol darurat di kereta saat melihat penumpang yang sakit. Beritahu petugas keamanan yang ada di dalam kereta agar ada penanganan pertama. Bahkan kalau bisa, tunggu tiba di stasiun selanjutnya agar penumpang sakit tersebut bisa mendapatkan perawatan atau dibawa ke rumah sakit terdekat.

5. Masinis banyak melihat kecelakaan
Sebagai yang mengemudikan kereta, masinis akan menjadi orang pertama di gerbong yang melihat kecelakaan. Mungkin bukan sekali atau dua kali masinis tersebut melihat kecelakaan yang menyebabkan kematian.

6. Berada di tengah
Pilih bagian tengah kereta baik untuk duduk atau berdiri. Bila berdiri selain tidak menggangu penumpang yang akan naik dan turun dari pintu, di bagian rasanya lebih aman. Karena banyak penumpang yang memaksa berdiri di dekat pintu dan ketika terbuka terjatuh hingga membuat cedera.

Baca juga: Perkenalkan Oshiya, “Tukang Dorong” Penumpang Kereta Komuter di Jepang

7. Banyak kuman
Tak hanya pesawat yang memiliki kuman atau bakteri, kereta pun sama, seperti tiang pegangan ataupun kursinya. Meski di bersihkan tetapi untuk menjaga kesehatan, penumpang baiknya membawa handsanitizer ataupun tisu basah untuk meminimalisir kuman yang terpegang ketika memegang tiang.

Leave a Reply