Konstruksi LRT Ottawa Dilanda Banjir, Serikat Pekerja Khawatir Akan Keselamatan Pekerjanya

Sumber: cbc.ca

Siapa bilang banjir cuma ada di Jakarta saja, baru-baru ini dikabarkan bahwa salah satu bakal terowongan LRT di Ottawa, Kanada terendam air pasca diguyur hujan yang cukup deras. Alih-alih saling menyalahkan seperti tradisi di Indonesia, Presiden The Ottawa and District Labour Council, Sean McKenney langsung mengkonfirmasi bahwa kejadian tersebut benar adanya dan ia mengaku khawatir akan keselamatan para pekerja di sana.

Baca Juga: India Ciptakan Lokomotif yang Bisa Tembus Banjir

“Airnya keruh sehingga Anda tidak bisa melihat apa yang Anda pijak. Jadi area yang terendam banjir tersebut cukup berbahaya untuk dilalui, dan kami khawatir akan keselamatan para pekerja,” tutur Sean McKenney, sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman cbc.ca (2/10/2018).

Adapun banjir tersebut menggenangi bakal terowongan LRT di LeBreton Flats, yang bersebelahan dengan Sungai Ottawa. Sebelum mendapatkan bukti banjir di terowongan dalam bentuk foto, Sean McKenney mengutarakan bahwa para pekerja terowongan sebelumnya telah memproklamirkan kekhawatiran mereka akan pekerjaan bawah tanah tersebut.

“Sistem pembuangan rumah tangga yang buruk, bahaya tersandung, kualitas udara yang buruk, hingga potensi keruntuhan struktural,” paparnya. Menurut Direktur Implementasi Jaringan Kereta Ottawa, Steven Cripps, foto banjir di bakal terowongan LRT Ottawa tersebut diambil pada 25 Juli 2018 silam.

“Anda semua harus ingat bahwa ini baru sebatas konstruksi, dan ini hanyalah kondisi yang termporer atau sementara,” ujar Steven.

Kendati pernyataan Steven tersebut terkesan acuh tak acuh dengan keselamatan para pekerja konstruksi, namun ia menyebutkan bahwa Rideau Transit Group (RTG) selaku pihak kontraktor jaringan LRT di sana telah melakukan tindakan yang tepat untuk melindungi para pekerja konstruksi.

Untuk sementara, pompa masih belum bisa me-manage air dalam jumlah yang banyak, sehingga terjadilah banjir di dalam terowongan LRT tersebut. Namun ketika proyek ini sudah rampung, lanjut Steven, pompa dan sistem drainase permanen mampu untuk menangani air dalam jumlah yang berkali lipat. Hadirnya pompa dan drainase ini salah satunya diakibatkan oleh posisi terowongan yang dekat dengan sungai.

Baca Juga: Kenapa Kereta Tidak Bisa Menembus Rel Yang Tergenang Banjir? Ini Dia Jawabannya!

“Kebocoran lainnya tidak menutup kemungkinan akan terjadi karena terlalu banyak sistem LRT yang ada di bawah permukaan air. Kendati terowongan tersebut memiliki lapisan kedap air, namun air akan selalu menemukan jalan untuknya tetap mengalir,” tambah Steven.

Pada kesempatan terpisah, pihak RTG mengatakan telah menyuntikkan senyawa yang akan menjamin tidak adanya kebocoran lebih lanjut.