Lagi-lagi Petugas Bandara Lempar Tas Penumpang dari Pesawat ke Mobil Pengangkut

0

Tiba di bandara dan saat mengambil barang di klaim bagasi sudah rusak? Sepertinya ini sering terjadi pada hampir semua pelancong yang bepergian dari pesawat. Tapi tahukah Anda kenapa koper atau barang bawaan bisa rusak padahal saat berangkat masih dalam kondisi baik?

Baca juga: Dampak Abu Vulkanik di Bali, Ratusan Penumpang dari Tiga Penerbangan AirAsia Tujuan Perth Telat Terima Bagasi

Ternyata masalahnya ada pada petugas pengantaran bagasi yang kerap kali melempar tas milik para penumpang dari box barang ke ban berjalan klaim bagasi atau ketika mengambil barang dari kargo pesawat masuk ke box mobil pengantaran. Baru-baru ini hal itu kembali terjadi pada barang-barang penumpang Ryanair yang tiba di Bandara Manchester dengan keberangkatan awal dari Malaga.

Elizabeth Evans terkejut ketika mem-videokan petugas penanganan bagasi yang melemparkan tas-tas penumpang. Dia berteriak ketika melihat koper berwarna merah muda miliknya terlepar ke udara dan tiba dari ban berjalan ke mobil pengangkut setelah di lempar.

Video tersebut diunggah ke Facebook dengan caption, “Jangan ragu untuk membagikan ini hari ini di Bandara Mhancester!!! Milik saya adalah koper merah muda yang terbang!!!”

Dalam video tersebut terlihat petugas terus melempar tas-tas penumpang tanpa melihat ke belakang. Sedangkan rekannya yang lain hanya memandang perlakuan petugas itu.

“Saya sangat marah dan kaget. Itu adalah kasus baru. casingnya penyok dan pelindungnya sudah robek,” kata Elizabeth dalam video itu.

Video yang di unggah ke Twitter dan Facebook ini sudah dilihat 1,2 juta kali oleh warganet. Bahkan banyak yang menyatakan kemarahan mereka tentang cara barang bawaan yang dilempar oleh petugas.

“Ini mengerikan, dia tidak punya alasan untuk ini, tidak seperti tas turun dengan kecepatan penuh,” kata seorang warganet.

Warganet lainnya mengomentari bahwa petugas tidak menghormati barang penumpang sama sekali. Ini mengerikan. “Bisa saja laptop atau apapun yang bernilai ada disana.”

“Kami kecewa dengan rekaman yang beredar di media sosial, dan kami meminta maaf atas perilaku individu ini. Kami dapat mengonfirmasi bahwa kami sedang menyelidiki dan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan ini tidak terjadi lagi,” kata seorang juru bicara Swissport.

CEO Bandara Manchester, Andrew Cowan mengatakan, pihaknya tidak akan mentolerir perilaku yang ditunjukkan kemari oleh perusahaan penanganan darat Swissport.

Baca juga: Angkut Bagasi Penumpang, Bandara Internasional Dallas-Forth Worth Gunakan Robot FLEET

“Jelas bahwa itu benar-benar tidak dapat diterima untuk barang-barang pelanggan kami diperlakukan dengan cara ini. Kami ingin meyakinkan penumpang bahwa mereka yang terlibat tidak akan diizinkan untuk bekerja di situs kami lagi. Kami telah mencari jaminan mendesak dari Swissport dan Ryanair bahwa investigasi penuh akan dilakukan dan tindakan cepat dan kuat diambil. Kami juga telah meminta Swissport untuk melakukan peninjauan mendesak terhadap proses rekrutmen dan pelatihan mereka untuk memastikan karyawan mereka jelas tentang tingkat layanan pelanggan yang diperlukan. Jika kami tidak puas dengan tanggapan Swissport terhadap masalah ini, kami akan mempertimbangkan langkah-langkah selanjutnya apa yang diperlukan untuk melindungi kepentingan penumpang, termasuk berbagai sanksi yang tersedia sebagai bagian dari lisensi operasi Swissport,” kata Andrew

Leave a Reply