Layanan First Class Cathay Pacific Hilang dari Peredaran, Siapa yang Diuntungkan?

0
Boeing 777-300ER. Sumber: Infinite Flight Community

Setelah Korean Air memberlakukan regulasi untuk membabat first class seat di sejumlah rute penerbangan, pun dengan Asiana Airlines yang juga telah memangkas habis first class seat di semua rute penerbangannya, kini santer beredar kabar dari flag carrier Hong Kong, Cathay Pacific yang juga memberlakukan regulasi serupa. Duh, kok bisa ya maskapai sekelas Cathay Pacific menghilangkan first class seat mereka di sebagian besar rute operasinya? Apakah ini ada kaitannya dengan masalah finansial perusahaan?

Baca Juga: Cathay Pacific Hong Kong, Ternyata Didirikan oleh Orang Australia dan Amerika

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman onemileatatime.com (18/6/2019), Cathay Pacific merupakan salah satu maskapai yang dimana sebagian besar armadanya memiliki first class seat. Namun pihak maskapai seolah acuh tak acuh dengan keberadaan bangku paling nyaman di penerbangan konvensional tersebut – tidak menghilangkannya, tapi juga tidak mengembangkannya.

Hingga saat ini, layanan first class dari Cathay Pacific tersedia di 32 armada Boeing 777-300ER saja – atau lebih dari setengah dari total armada Boeing 777-300ER yang mereka miliki. Cathay Pacific menyediakan layanan first class pada rute penerbangan jarak jauh, seperti menuju London, Los Angeles, New York, Paris, dan beberapa rute lainnya.

Tidak hanya rute-rute tersebut, Cathay Pacific juga cukup konsisten untuk menyediakan layanan first class seat pada penerbangan menuju Tokyo Haneda dan Beijing. Cathay Pacific juga secara selektif menawarkan layanan first class di pasar lain, termasuk ke Bangkok, Shanghai, Singapura, dan Taipei.

Menurut laman sumber, Cathay Pacific menempuh kebijakan untuk menghilangkan layanan first class pada penerbangan jarak pendek (rute regional) mereka – kecuali menuju Tokyo Haneda dan Beijing. Kendati telah meniadakan layanan first class, namun Cathay tidak serta merta mengubah konfigurasi bangku mereka, melainkan tetap membiarkannya kosong dan tidak menjual tiket untuk kelas bergengsi tersebut.

Baca Juga: Serba-Serbi Cathay Dragon, Mantan Pesaing Cathay Pacific yang Kini Jadi Anak Perusahaan

Pihak Cathay Pacific mengatakan bahwa mereka akan mengijinkan anggota elite yang ada di loyalti program mereka yang duduk di kelas bisnis untuk bebas duduk first class. Maskapai juga hanya akan menugaskan tujuh awak kabin untuk beroperasi di dua kelas ini (bisnis dan first class).

Walaupun pihak Cathay Pacific masih belum membeberkan latar belakang mengapa mereka meniadakan layanan first class di sejumlah penerbangan regional mereka, namun satu dugaan yang cukup kuat adalah karena minimnya permintaan dari penumpang. Ya, hanya segelintir orang tertentu saja yang akan duduk di first class untuk penerbangan jarak pendek ketimbang duduk di kelas bisnis apalagi ekonomi.

Leave a Reply