Lima Restoran ini Gunakan Body Pesawat Sebagai Lapak Jualannya

Sumber: picssr.com

Makan makanan yang ada di dalam pesawat tentu akan menguras kocek Anda karena makanan di sini terkenal tidak bersahabat dengan dompet dan tentu saja pilihan penganannya terbatas – karena kebanyakan makanan di dalam pesawat merupakan buatan dapur maskapai terkait. Namun apa jadinya jika Anda menemukan penganan semacam fast food atau makanan lain yang jarang Anda temui di setiap maskapai?

Baca Juga: Pensiun dari Dunia Aviasi, Boeing 747 Disulap Jadi Restoran Mewah

Tentu saja hal semacam ini tidak terjadi di dalam sebuah penerbangan domestik atau internasional, melainkan di pesawat-pesawat yang sudah tidak beroperasi lagi. Ya, sama seperti sejumlah orang-orang kreatif yang pernah diberitakan sebelumnya, berikut adalah lima tempat makan yang menggunakan badan pesawat sebagai ‘lapaknya’ untuk berjualan, dikutip KabarPenumpang.com dari laman thesun.co.uk (22/4/2019).

McDonald’s

Kalau di sini, ada patung Ronald (ikon McDonald’s) nggak ya? Sumber: istimewa

Jika Anda tengah berkesempatan mengunjungi kota Taupo di Selandia Baru, maka Anda akan menemukan sebuah pesawat Douglas DC-3 yang sudah bertransformasi menjadi restoran cepat saji, McDonald’s. Setelah sekitar 24 tahun sejak penerbangannya yang terakhir, pesawat ini beroperasi kembali, namun tidak untuk mengudara – melainkan jadi tempat makan. McDonald’s dengan desain nyentrik ini sendiri mampu menampung hingga 20 pengunjung dan sudah beroperasi sejak tahun 2014 silam.

Steaks on a Plane

Lho, bagian sayapnya kemana?! Sumber: The Bolton News

Restoran yang berada di Bolton, Inggris ini menggunakan body pesawat Boeing 737 milik maskapai Rusia yang sudah tidak digunakan lagi. Sesuai dengan namanya, pemilik restoran, Zahid Kadva menyajikan berbagai penganan cepat saji yang siap untuk menggugah selera Anda – mulai dari burger, steak, hingga beragam cemilan.

El Avion

Terkesan seram sih, tapi unik banget! Sumber: The Costa Rican Times

Ini merupakan sebuah restoran yang ada di Kosta Rika, dimana jika namanya diterjemahkan ke Bahasa Inggris memiliki arti the plane atau pesawat terbang. Menggunakan body dari pesawat Fairchild C-123 sebagai lapak pengunjung untuk menkmati hidangan, restoran ini lebih memilih menu seafood sebagai menu andalannya – sebut saja cumi goreng, udang kelapa, hingga kari seafood merupakan sedikit dari hidangan yang tersedia di sini.

Runway 1

Wah, ternyata bisa makan di bagian sayapnya juga! Masih kurang romantis? Sumber: curlytales.com

Terletak di India, restoran yang diinisiasi oleh pasangan ayah-anak Kuldeep Kakkar dan Kshitij Kakkar pada tahun 2017 ini menggunakan body dari Airbus A320 yang sudah memasuki masa pensiun. Uniknya, Anda harus terlebih dahulu mem-booking seat di restoran ini sebelum bisa menikmati sensasi uniknya!

Baca Juga: Ada Sosok Boeing 737 Misterius di Bali, Kini Jadi Obyek Foto Favorit Para Pelancong

Plane in the City

Ini dia penampakan restoran fine dining unik di Malaysia, Plane in the City!. Sumber: malaymail.com

Mungkin diantara keempat restoran di atas, Plane in the City inilah yang paling eksklusif, karena masing-masing pengunjung hanya diberi batas waktu 90 menit saja untuk berada di dalam pesawat. Selain itu, paket fine dining di atas body pesawat Boeing 737 yang ditawarkan oleh Plane in the City ini mencapai 999 ringgit atau yang berkisar Rp3,4 juta! Wah, bagi Anda yang memiliki kantong tebal dan kebetulan lagi ada di Malaysia, sepertinya restoran ini tidak boleh Anda lewatkan begitu saja deh!