Mantap, Penerbangan di Cina Tumbuh 126 Persen! Indonesia Kapan?

0
Ilustrasi maskapai Cina. Foto: Twitter Global Times

Industri penerbangan sangat terpukul akibat pandemi Covid-19. Kendati demikian, di beberapa negara kondisinya sudah berangsur pulih. Salah satunya Cina. Negeri Tirai Bambu, pada Mei lalu mencatat pertumbuhan penumpang ratusan persen. Itu artinya, bukan hanya melampaui angka tahun lalu, melainkan mengejar angka di tahun-tahun normal.

Baca juga: Penerbangan di Cina Mulai Bergairah, Industri Penerbangan Global Perlahan Bangkit

Laporan corong media Komunis Cina, Global Times, menyebut maskapai-maskapai di Cina serempak mengalami pertumbuhan penumpang. Sepanjang bulan Mei kemarin, maskapai Air China mengalami pertumbuhan penumpang mencapai 113 persen dibanding bulan yang sama tahun lalu, sekalipun cenderung menurun dibanding angka bulan-bulan sebelumnya.

China Eastern Airlines yang berbasis di Shanghai mengungkapkan bahwa terjadi lojakan penumpang sampai 126 persen dibanding bulan Mei 2020. Begitu juga dengan Juneyao Airlines yang mengalami pertumbuhan penumpang hingga 126 persen year-on-year.

Pertumbuhan penumpang pesawat di Cina disebut efek dari diadakannya berbagai kegiatan berskala nasional semisal Liburan Festival Perahu Naga selama tiga hari sejak Sabtu sampai Senin lalu. Dalam perhelatan tersebut, Kementerian Perhubungan Cina mencatat, ada sekitar 3,71 juta perjalanan penumpang atau meningkat 40 persen rata-rata harian dibanding periode tahun lalu.

Selain itu, tentu saja karena pandemi Covid-19 di Cina sudah hampir berakhir, dimana kegiatan yang menimbulkan kerumunan mulai terjadi di seantero Cina. Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) menyebut, pertumbuhan penumpang bulan Mei lalu angkanya sudah 93,6 persen dari periode yang sama pada 2019. Nyaris menuju normal atau bahkan melampauinya.

Diperkirakan, pada kuartal kedua tahun ini, kerugian-kerugian yang sebelumnya diderita akan terus berkurang dan berbalik menjadi keuntungan. Berbeda dengan penerbangan penumpang, penerbangan kargo Cina sejak Maret tahun lalu memang sudah sangat menggeliat. Posisi Cina sebagai penyuplai pasokan medis dan belakangan ditambah dengan vaksin Covid-19 membuat penerbangan kargo melonjak tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

Pertumbuhan penerbangan kargo di Cina juga disokong bisnis e-commerce dan industri pengiriman ekspres.

Baca juga: Cirium Lihat Industri Penerbangan Indonesia Kembali Bergairah, IATA Pesimis

Data Air China menunjukkan bahwa transportasi kargo pada Mei naik hampir 30 persen dari periode yang sama tahun lalu, tren yang dimiliki oleh maskapai lain. China Eastern Airlines melaporkan transportasi kargonya naik 61 persen year-on-year.

Berbeda dengan Cina, penerbangan di Indonesia masih belum move-on ke periode sebelum adanya pandemi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penerbangan domestik hanya 2,64 juta orang pada Maret 2021. Angkanya anjlok 42,3 persen jika dibandingkan dengan posisi Maret 2020 yang mencapai 4,58 juta orang.

LEAVE A REPLY