Mitsubishi Uji Coba Regional Jet, Inikah Momen Kebangkitan Industri Dirgantara Jepang?

Sumber: Flying Magazine

Jika Anda ditantang untuk menyebutkan produsen pesawat selain Boeing, Airbus, Embraer, dan Bombardier, bisakah Anda menyebutkannya? Apabila di antara Anda yang menyebutkan merek Mitsubishi, maka Anda tepat! Ya, manufaktur yang terkenal dengan produksian mobil ini baru saja mengumumkan bahwa uji coba Mitsubishi Regional Jet yang baru telah berlangsung di Amerika Serikat. Jika berhasil lolos uji coba tersebut, maka pesawat jet yang mampu mengangkut 90 penumpang ini akan menjadi pesawat buatan Jepang pertama – setidaknya sejak tahun 1960-an.

Baca Juga: Airbus A220, Pesawat Narrow-Body yang Mampu Jabani Tugas Boeing 787 Dreamliner

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman fortune.com (5/3/2019), adapun pengumuman ini dilontarkan pihak Mitsubishi pada Senin (4/3/2019) kemarin. Namun, dalam upayanya untuk membangkitkan produksian pesawat asal Negeri Matahari Terbit, tidaklah mudah bagi Mitsubishi. Mitsubishi Regional Jet telah dikembangkan selama lebih dari satu dekade dan menghadapi tujuh tahun keterlambatan pengiriman yang mampu diantisipasi – mungkin lebih jika perusahaan melampaui tanggal pengiriman yang direncanakan saat ini, yaitu di pertengahan tahun 2020.

“Pada hari Minggu (3/3/2019), fungsi mesin dari narrow-body twin-engine jetliner ini telah dikonfirmasi setelah penerbangan dari pangkalan Mitsubishi Aircraft, sebuah unit Mitsubishi Heavy Industries Ltd., di negara bagian Washington,” ujar salah seorang pejabat perusahaan.

Sebenarnya, jadwal pengujian ini telah mundur dari jadwal semula. Di awal, Mitsubishi berencana untuk melakukan uji coba pada akhir Januari 2019 kemarin, namun karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan keterlambatan perusahaan dalam menyiapkan uji coba ini, maka dari itu uji coba terpaksa diundur.

“Dua model Mitsubishi Regional Jet baru saat ini tengah diproduksi di pangkalan di Toyoyama, Prefektur Aichi, dimana dua model ini juga akan diuji di Amerika Serikat. Rencananya di akhir tahun 2019 ini,” tandas sang pejabat.

Baca Juga: Ini Dia Boeing 787-900 Ke-787 Milik China Southern Airlines

Jika ingin meluncurkan mahakaryanya ini, Mitsubishi hanya memiliki waktu kurang dari 18 bulan untuk mendapatkan sertifikasi. Sebagai pembanding, Boeing 787 Dreamliner saja membutuhkan waktu 20 bulan terhitung sejak tanggal uji penerbangan, sementara itu HondaJet dari Honda memerlukan waktu hingga dua tahun.

Semisal sudah lulus sertifikasi kelak, Mitsubishi harus melawan kedigdayaan dari Airbus dan Boeing yang namanya notabene sudah lebih dikenal oleh massa dan memiliki reputasi yang sudah tidak bisa diragukan lagi.

Apakah ini akan menjadi titik balik kebangkitan sektor aviasi Jepang?