Mobil Wisata Cirebon Mirip dengan Bandros di Bandung

0
Mobil wisata di Cirebon untuk anak sekolah (suaracirebon.com)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa barat (Jabar) baru saja memberikan bantuan mobil wisata kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon. Sayangnya mobil wisata ini hanya ada satu unit dan membuat Pemkab Cirebon merubah rute operasional yang sebelumnya sudah mereka rencanakan.

Baca juga: Keliling Bandung Naik Bus Bandros Yuk!

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon, H Hartanto menjelaskan pada rute awal, pihaknya merencanakan ada dua yang akan dilalui mobil wisata ini. Namun karena baru hadir satu, maka pihaknya akan melintas di satu rute saja.

KabarPenumpang.com mengutip dari laman suaracirebon.com (21/7/2020), satu rute yang akan dijalankan yakni dari Banyu Panas Gempol menuju ke Trusmi Plered sampai ke Gunungjati dan sebaliknya. Hartono mengaku rute ini dipilih karena Pemkab Cirebon ingin lebih banyak mempromosikan wisata khususnya batik Trusmi.

“Saat ini mobil pariwisata yang ada belum diperuntukkan bagi masyarakat umum dan akan mengoperasikannya khusus untuk para pelajar yang ada di Kabupaten Cirebon,” kata Hartono.

Dia menjelaskan, meski belum untuk masyarakat umum dan terbatas pada City Tour Pelajar, kehadiran mobil wisata ini untuk mengedukasi. kadisbudparpora itu menambahkan, setelah berlalunya masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dan dilaunching oleh Bupati Cirebon dan Forkopimda Kabupaten Cirbeon, mereka merencanakan pergantian siswa dari satu sekolah dengan sekolah lain untuk mengikuti edukasi dalam perjalanan City Tour Pelajar tersebut.

“Kita akan rencanakan untuk pergantian sekolah yang satu ke sekolah yang lain, yaitu SMP dulu, baru kemudian SMA,” ujarnya dia.

Hartono menambahkan, pada tahun 2021 mendatang dan kondisi sudah kembali normal, City Tour Pelajar akan menyasar siswa di jenjang pendidikan SD, TK dan PAUD. Untuk pengoperasiannya sendiri, mobil wisata akan berkeliling satu minggu sekali di akhir pekan.

Hal ini karena biaya operasional mobil wisata tersebut yang belum masuk perencanaan anggaran mereka. Hartono mengatakan, pihaknya akan mengajukan biaya operasional bus wisara pada anggaran perubahan 2020 pada September mendatang.

“Mudah-mudahan di anggaran perubahan nanti disetujui, jadi kita bisa langsung action,” ungkapnya.

Baca juga: Pownis, Mobil Kayu Berbahan Bakar Solar dan Bensin

Bus Bandros. Sumber: griyagawe.files.wordpress.com

Bila dilihat-lihat, bentuk mobil wisata di Kabupaten Cirebon ini serupa dengan Bandros yang diadaptasi dari bentuk double decker yang menjadi ikon kota London, bentuk Bandros senada dengan double decker jaman dulu ini. Meski begitu selain perbedaan Bandros adalah double decker dan mobil wisata single deck, warnanya pun berbeda yakni Bandros merah dan mobil wisata tersebut hijau.

Leave a Reply