Musim Hujan Suka Melancong? Gunakan Tips Ini Untuk Rawat Jaket Hujan

(Timberland)

Musim hujan tiba, pelancong yang bepergian dan tak mau repot membawa payung biasanya memilih jas hujan atau jaket hujan. Selain simple, jaket hujan bisa melindungi penggunanya meski terkena hujan deras atau angin yang kencang. Hal ini dikarenakan sifatnya yang tidak menyerap air sehingga banyak pengguna yang lupa untuk membersihkannya.

Baca juga: Tips Kemas Barang Saat Melancong dengan Koper Kecil

Padahal jaket hujan juga ternyata perlu dibersihkan. Sebab bila tidak bau dari keringat, kotoran dan debu bisa menyerap ke dalam bahan dan perawatannya membantu menghemat uang karena jaket favorit bisa tetap digunakan untuk jangka lama.

Cara mencucinya pun berbeda dari jaket lainnya, karena jaket hujan memiliki bahan khusus yang tahan air. Dirangkum KabarPenumpang.com dari siaran pers Timberland, ada beberapa tips yang bisa digunakan pelancong untuk membersihkan jaketnya agar terlihat bagus dan melindungi pengguna dalam waktu lama.

1. Mengenal bahan jaket
Biasanya jaket hujan memiliki pori-pori yang kecil agar bahan tetap bisa bernafas dan kelemababan, termasuk keringat bisa menguap dengan mudah serta bukan mengembun di dalam jaket. Kemudian, bagian luar bahan jaket diberi lapisan tambahan yang disebut sebagai “durable water repellent” (DWR) untuk memberi bahan tersebut perlindungan ekstra dari air. DWR menyebabkan air membutir dengan cepat supaya bisa menggulir dari jaket dengan mudah. Ini mencegah air terdiam lama di atas bahan dan menyerap secara perlahan ke dalam bahan.

2. Jaket mengalami ‘wet-out’
Jaket yang sering dipakai akan terekspos pada panas, hujan, keringat, minyak kulit, dan kotoran yang semuanya akan menyebabkan DWR perlahan-lahan luntur. Akibatnya, jaket akan mudah lembab ketika terkena air dan pemakai tidak akan lagi terlindungi dari basah seperti dahulu. Proses ini disebut sebagai ‘wet-out‘.

3. Mencuci khusus
Untuk mencegah terjadinya ‘wet-out’ pada jaket, semua kotoran dan minyak yang menyebabkan lunturnya lapisan DWR perlu dibersihkan. Namun, jaket hujan tidak boleh dicuci dengan deterjen biasa karena kimia di deterjen terlalu keras bagi bahan DWR. Sebaiknya, bacalah instruksi cara pencucian yang tertera di label jaket. Jika tidak yakin bisa mencuci sendiri, kirimkan jaket ke binatu atau jika tetap ingin mencuci sendiri, gunakan cairan pencuci khusus untuk jaket hujan. Cairan ini biasanya tersedia di toko online.

4. Jangan terlalu sering mencuci
Bila terlalu sering mencuci jaket hujan, maka akan menghilangkan lapisan DWR dengan cepat. Apalagi lapisan ini akan terkikis setelah beberapa kali pencucian. Sehingga pengguna untuk membersihkan kotoran bisa dengan kain bersih setelah menggunakan jaket dan mengangin-anginkannya untuk mengeringkan sisa lembab di jaket.

Baca juga: Mau Melancong ke Hong Kong? Ada 8 Tips Penting untuk Pemula

5. Mengembalikan lapisan DWR yang telah luntur
Jika jaket hujanmu kini mudah lembab, itu berarti bahwa lapisan DWR telah luntur. Namun jangan khawatir karena lapisan DWR dapat dikembalikan dengan membeli cairan DWR yang bisa dibeli secara online. Tutup resleting jaket terlebih dahulu lalu semprot cairan DWR ke seluruh permukaan luar jaket dan beri lapisan tambahan pada area-area yang lebih terekspos atau sering bergesekan dengan benda lain, seperti bagian bahu yang sering terkena tali ransel.