Terpaksa Buka di Jalan? Tak Perlu Berlebihan, yang Penting Terhidrasi dan Manis!

Janganlah jadikan puasa sebagai penghalang Anda beraktifitas. Mungkin kalimat tersebut kerap kali terngiang di telinga Anda semua, tidak terkecuali bagi para pekerja kantoran. Ketika Bulan Suci Ramadhan tiba, tidak sedikit kantor yang memberlakukan peraturan masuk lebih siang dan pulang lebih awal. Walaupun tidak semua perusahaan menerapkan hal tersebut, namun ‘pergeseran jam macet’ Ibukota ini sering sekali menjerat perjalanan para pekerja kantoran dan memaksa mereka berbuka puasa di jalan. Baca Juga: Lanjutkan Ramadhan Tahun Lalu, TransJakarta Siap Bagi-Bagi Takjil Gratis Nah, kendati tidak bisa berbuka dengan orang-orang tercinta di rumah, namun Anda masih bisa merasakan nikmatnya membatalkan puasa di tengah kemacetan. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan terlebih dahulu. Dikutip KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, Anda harus bisa mempertimbangkan estimasi perjalanan Anda terlebih dahulu, apakah ketika waktu berbuka Anda sudah berada di rumah atau belum. Semisal Anda tidak bisa mempertimbangkan hal tersebut, ada baiknya Anda siapkan saja terlebih dahulu takjil berupa minuman manis dan beberapa buah cemilan. Hindari konsumsi kopi dan minuman dingin karena kopi akan meningkatkan asam lambung Anda, dan minuman dingin akan meningkatkan kemungkinan perut Anda kram. Pun dengan soda, dan minuman dengan rasa asam. Semisal Anda tidak sempat membeli takjil, tidak usah khawatir. Dewasa ini juga Anda sudah dapat dengan mudah menemukan masjid atau pusat keramaian yang membagi-bagikan takjil secara gratis. Biasanya, takjil cuma-cuma tersebut berisikan minuman kemasan, kurma, dan beberapa buah snack. Sebenarnya, masih ada cara lain yang lebih membawa suasana rumah bagi Anda yang terpaksa berbuka di jalan. Bawalah bekal semenjak pagi berangkat dan simpan di lemari pendingin hingga waktu pulang kantor tiba. Misalnya Anda dibekali air jeruk dari rumah dan kolak pisang, Anda bisa memasukkan keduanya ke dalam lemari pendingin terlebih dahulu hingga nanti waktunya berbuka puasa. Tapi sebaik-bainya menu buka puasa di jalan adalah air putih karena disinyalir dapat mengembalikan fungsi cairan tubuh yang hilang saat berpuasa. Baca Juga: Berniat Habiskan Ramadhan di Luar Negeri, Perhatikan Dulu Durasi Puasanya! Pun dengan Anda yang menggunakan sarana transportasi umum seperti Commuter Line Jabodetabek atau Bus TransJakarta, Anda bisa mempersiapkan takjil terlebih dahulu sebelum naik. Alih-alih berbuka puasa dengan menggigit jari karena tidak membawa takjil, lebih baik sedikit ribet dengan membawa kantong plastik berisikan jajanan untuk membatalkan puasa, bukan?

Mulai 8 Juni 2018, Damri Operasikan Bus ke Bandara Kertajati dari Empat Kota

Menjadi salah satu bandara baru yang mulai beroperasi, Bandara Kertajati di Majalengka sudah sepatutnya memiliki moda transportasi lain untuk menghubungkan dengan kota-kota sekitarnya. Kemarin pada 5 Juni 2018, Perum Damri telah meresmikan layanan mereka dari bandara yang disebut kedua terbesar di Indonesia ini. Baca juga: Dari Jakarta Mau Bandara Kertajati? Selain via Tol Cipali Nantinya Tersedia Kereta Bandara Dalam pengoperasian Damri akan mengawali layanan dari Bandung, Cirebon, Kuningan dan Cikarang langsung menuju ke Bandara Kertajati dan sebaliknya. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber bahwa, hadirnya Damri dari empat kota ini untuk mengurangi kemacetan karena mobil pribadi dan mengajak masyarakat yang akan berangkat dari Kertajati menggunakan Damri. “Kami Damri di sini hadir untuk support langsung Bandara Kertajati. Karena kita ketahui, airport itu sebenarnya tidak seharusnya menjadi titik kemacetan, tapi solusi kemacetan agar bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang saat ini sudah terlalu tinggi,” ujar Direktur Utama Perum Damri Setia N. Milatia Moemin. Menurut Setia, Kertajati yang memiliki taraf internasional harus didukung moda transportasi demi menunjang aksesibilitas di dalamnya. Ini juga dihadirkan sebagai inisiatif layanan sebelum ada kereta api yang menghubungkan Bandara Kertajati dan sekitarnya. “‎‎Kita sekarang sedang membenahi agar level off service yang dulu dimiliki, kini bisa kami lakukan lebih baik lagi. Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah support sehingga kami bisa hadir di sini,” jelas Setia. Pengoperasian Damri sendiri akan dimulai dari kota Bandung dan Cirebon pada 8 Juni 2018 bersamaan dengan penerbangan komersial perdana di bandara tersebut. Pemilihan dua kota ini menjadi yang perdana karena memiliki pasar yang cukup besar pengguna transportasi udara. Baca juga: Jajal Pasar Penerbangan di Bandara Kertajati, Garuda Indonesia Utus Citilink Dari Cirebon, bus akan beranngkat dari terminal Harjamukti dan Bandung dari Kebon Kawung via tol Cipali langsung ke Kertajati. Setia menambahkan, waktu pemberangkatannya pun menyesuaikan dengan jadwal penerbangan yang ada. Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra mengatakan, hadirnya Damri di Bandara Kertajati, akan menjadi solusi terintegrasinya masyarakat di berbagai daerah Jawa Barat dengan bandara. Pihaknya bersyukur dengan hadirnya Damri bisa mempermudah penumpang baik yang datang dan keluar dari bandara. Seluruh trayek bus Damri menuju bandara Kertajati itu memanfaatkan jalan tol Cipali. Pemberangkatan dari Bandung dari Pool Damri di Kebun Kawung dengan tarif Rp75 ribu per penumpang. Selanjutnya dari Terminal Harjamukti di Cirebon dengan tarif Rp40 ribu per penumpang juga via tol Cipali. Dari Terminal Kuningan melalui tol Ciperna dan Cipali dengan tarif Rp50 ribu. Damri juga membuka layanan dari Cikarang via tol Cikampek dan Cipali dengan tarif Rp60 ribu.

Jadi Penumpang Business Class di Boeing 777 Garuda Indonesia, Inilah yang Anda Nikmati

Hadirnya armada Boeing 777-300ER di tubuh Garuda Indonesia tentu semakin melengkapi layanan premium service jarak jauh yang dikedepankan sang maskapai plat merah. Bila Garuda Indonesia belum lama ini merilis layanan Eco-Basic, dimana bisa dibilang layanan tersebut merupakan yang paling ekonomis diantara layanan lainnnya, maka berbanding terbalik dengan layanan Business Class di Boeing 777-300ER. Baca Juga: Setelah Penebalan Landasan, Boeing 777-300ER Garuda Indonesia Kini Bisa Terbang Langsung Jakarta-London Layaknya seorang raja yang hendak mengudara, Anda akan mendapatkan seabreg keuntungan ketika mengudara menggunakan layanan kelas atas milik Garuda Indonesia ini. KabarPenumpang.com melansir dari laman finder.com.au, para penumpang di Business Class dapat melakukan check-in terpisah dari penumpang lainnya dan dapat dilakukan 24 jam sebelum penerbangan Anda. Anda juga dapat mengakses SkyTeam Lounge yang ada di Sydney, dimana ruang tunggu tersebut bergaya layaknya sebuah perpustakaan. Belum lagi sebuah zona makan yang menawarkan makanan secara cuma-cuma, bar yang cukup lengkap, dan juga pod tidur. Patut digarisbawahi, fasilitas lounge di setiap bandara mungkin berbeda satu sama lain, jadi mungkin SkyTeam Lounge yang Anda temui di Bali tidak sama dengan yang ada di Sydney. Sudah barang tentu Anda dapat menikmati fasilitas yang tersedia di Lounge Garuda di Soekarno-Hatta Jakarta (CGK), Ngurah Rai Denpasar (DPS), Kualanamu Medan (KNO), Sepinggan Balikpapan (BPN), dan Juanda Surabaya (SUB). Dengan hanya bermuatan 38 bangku saja di Business Class, sudah barang tentu kesan lega dan tidak berdempet langsung terlintas di benak Anda, bukan? Ternyata benar saja, Garuda sukses memanfaatkan konfigurasi 1-2-1 dengan posisi bangku semuanya menghadap ke depan, dan setiap penumpang memiliki akses menuju gangway-nya masing-masing. Kursi dapat dimasukkan ke posisi flatbed dengan panjang 109,22 cm dan lebar 53,85 cm, karena perjalanan jauh bukanlah sesuatu yang menyenangkan jika hanya dihabiskan dengan duduk. Anda tidak perlu khawatir dengan keseluruhan layanan di dalam penerbangan ini, karena semuanya bisa dibilang premium. Mulai dari hiburan selama perjalanan (termasuk televisi yang terdapat pada bagian depan bangku Anda yang menayangkan beragam acara dari seluruh penjuru dunia), ketersediaan USB port untuk mengisi ulang daya gadget, hingga WiFi onboard yang siap ‘mengalihkan’ kebosanan perjalanan panjang Anda. Baca Juga: Intip Kecanggihan dan Ruang Kabin Boeing 737 MAX 8 Garuda Indonesia Sekali lagi, kendati selama perjalanan Anda sudah dimanjakan dengan beragam fasilitas yang disediakan oleh Garuda, namun bukan berarti dengan cuci muka saja sudah membuat Anda terlihat segar kembali ketika landing. Berterima kasihlah karena Garuda menyiapkan L’Occitane amenity kit yang siap menyulap penampilan Anda kembali segar. Sebut saja sandal, bantal, headphone, dan beberapa perlengkapan tidur lainnya, juga pasta gigi, sikat gigi, sisir, dan masih banyak lagi. Jadi, jangan Anda tolak jika ada kesempatan untuk menjajal layanan menggunakan Boeing 777 dari Garuda Indonesia.  

IATA: Cermati Keterlibatan Swasta dalam Investasi Pembangunan Bandara

Meningkatnya pertumbuhan penumpang pada perjalanan internasional membuat pemerintah perlu mengatasi segera krisis kapasitas pada bandara. International Air Transport Association (IATA) pada Senin (4/6/2018) kemarin, memperingatkan industri penerbangan agar berhati-hati dengan keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan bandara atau terminal baru. Baca juga: Pasar LCC Meningkat, Bandara Internasional Narita Siap ‘Upgrade’ Kapasitas Terminal 3 Dilansir KabarPenumpang.com dari thejakartapost.com (4/6/2018), diproyeksikan, peningkatan penumpang akan menjadi dua kali lipat hingga 7,8 miliar penumpang pada tahun 2036 mendatang. Dengan peningkatan tersebut, maka infrastruktur bandara dan sistem kontrol lalu lintas yang ada sekarang tidak akan sebanding dengan peningkatan jumlah penumpang. Meski begitu, bandara juga terus berusaha untuk mengatasi krisis kapasitas tersebut dengan mengelola slot dan memberikan maskapai penerbangan hak operasi tertentu pada waktu tertentu. Namun, ketua IATA, Alexander de Juniac mengatakan, dengan peningkatan tersebut pemerintah bisa menambah bandara baru atau peningkatan kapasitas di bandara lama melalui penambahan terminal baru. “Kami berada dalam krisis kapasitas. Dan kami tidak melihat investasi infrastruktur bandara yang cukup untuk menyelesaikannya. Apalagi banyak pemerintah yang kekurangan modal untuk menambah kapasitas bandara dengan meminta bantuan ke perusahaan swasta,” ujar Juniac. Dengan keterlibatan pihak swasta selaku investor, Juniac memperingatkan pada bandara yang diprivatisasi, bahwa beberapa bandara kemudian tidak memenuhi harapan maskapai penerbangan dengan banyak operator yang mengalami pengalaman pahit. “Wisatawan juga merasakan masalahnya. Menurut (sistem penilaian global) Skytrax, lima dari enam bandara yang disukai wisatawan adalah ruang publik. Bandara yang diprivatisasi pasti lebih mahal. Tapi ada sedikit perbedaan dalam efisiensi atau tingkat investasi dibandingkan dengan bandara di tangan publik,” jelasnya. Baca juga: ‘Diramalkan’ Meningkat Pada 2025, Bandara Soetta Tingkatkan Angka Pergerakan Pesawat IATA memproyeksikan trafik penumpang udara global naik sebesar 6,5 persen tahun 2018 ini menjadi 4,36 miliar. Ini setelah kenaikan masing-masing 7 dan 7,3 persen pada 2016 dan 2017 lalu. IATA sendiri mewakili 280 maskapai penerbangan dan akan mempertimbangkan resolusi tentang privatisasi infrastruktur kepada pemerintah untuk faktor pemanfaatan ekonomi dan sosial dalam jangka panjang saat mengoperasikan terminal baru. Resolusi ini juga menyerukan saran regulasi yang lebih baik dalam mengatur bandara yang privatisasi guna melindungi kepentingan konsumen.

Dari Jakarta Mau Bandara Kertajati? Selain via Tol Cipali Nantinya Tersedia Kereta Bandara

Bandara Intenasional Jawa Barat (BIJB) atau yang lebih dikenal dengan Bandara Kertajati telah beroperasi sejak 24 Mei 2018. Bandara yang berada di Majalengka ini persisnya akan menjadi pintu masuk pariwisata ke Jawa Barat. Baca juga: Jajal Pasar Penerbangan di Bandara Kertajati, Garuda Indonesia Utus Citilink Dengan bandara baru ini juga ternyata memiliki banyak manfaat seperti adanya moda transportasi baru penerbangan untuk masyarakat sekitar, membuka gerbang ekonomi baru, industri dan menumbuhkan sektor pariwisata serta sebagai bandara embarkasi haji bagi masyarakat Jawa Barat. Dibukanya Bandara Kertajati ini juga harus dilengkapi dengan konektivitas antar moda. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, bahwa Bandara Kertajati sendiri ternyata cukup mudah ditemukan oleh masyarakat yang berada di sekitaran bandara. Arief Budiman, Sekretatis BIJB mengatakan, bila dari Jakarta menggunakan mobil pribadi, melalui tol Cikarang Utama-Cipali-Km 158 Gerbang Tol Kertajati-Bandara Kertajati. “Kalau tidak macet, dari Jakarta bisa ditempuh dalam waktu 2,5 jam” ujar Arief. Arief mengatakan, untuk operator bus, pihak Dinas Perhubungan Jawa Barat saat ini masih melakukan penyeleksian untuk trayek menuju Bandara Kertajati dari sejumlah daerah. Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat menyiapkan aksesibilitas transportasi menuju Bandara Kertajati. Kadishub Jabar, Dedi Taufik mengatakan, sejauh ini akses menuju Kertajati baru satu yang dipersiapkan yakni Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dari Bandung ke Indramayu atau sebaliknya. Rute itu menempuh Bandung-Sumedang-Kadipaten-Kertajati-Indramayu. Untuk rute, jalur Bandung dan Cirebon bisa memakai Tol Purbaleunyi dan Tol Cipali. Adapun titik point baru sebagai intermoda transportasi saat ini sedang disiapkan Dishub Jabar untuk memudahkan masyarakat di kabupaten/kota lain. Titik itu nantinya akan atraktif melayani kebutuhan angkutan darat menggunakan transportasi berbasis bus. Ia berharap, adanya transportasi bisa memudahkan masyarakat menuju bandara. “Integrasi intermodanya antara terminal, bis dan kita sedang rencanakan yang akan menghubungi Kertajati dengan terminal lainnya.” kata Dedi. Saat ini Perum Damri telah menyiapkan 50 armada bus untuk melayani penumpang dari dan menuju ke Bandara Kertajati Majalengka. Pada tahap awal perusahaan milik pemerintah yang bergerak di bidang layanan transportasi darat ini telah menyiapkan lima jurusan, di antaranya dari Terminal Bandung, Terminal Tegal, Terminal Cirebon, Terminal Kuningan, dan Terminal Indramayu. Sementara itu, untuk melengkapi konektivitas antar moda lainnya, Bandara Kertajati juga akan dilengkapi dengan jalur kereta bandara agar menarik minat dan mempersingkat waktu penumpang dari Jakarta maupun Bandung. Baca juga: Bandara Kertajati Buka Lima Rute Penerbangan Mudik dan Lima Kloter Haji 2018 “Nantinya kereta ini akan membawa penumpang dari Stasiun Gambir menuju Bandara Kertajati dalam waktu kurang dari dua jam. Kereta akan melalui Bekasi Timur, Cikarang, Karawang dan Cikampek,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso.  

Bertahun Tak Beroperasi, Stasiun Vadamadurai ‘Kedatangan Tamu Spesial’

Pemandangan berbeda tampak pada Jumat (1/6/2018) kemarin, dimana sebuah kereta penumpang Tirunelveli-Mayiladuthurai di India mendapatkan sambutan yang meriah dari sejumlah orang. Pasalnya, kereta yang didominasi oleh warna putih tersebut telah menorehkan sejarah baru, yaitu melakukan perhentian pertama di Stasiun Vadamadurai. Dengan begitu, stasiun ini secara resmi telah memasuki masa operasinya. Baca Juga: Stasiun Kereta ‘Rasa Bandara Internasional’ Siap Hadir di India Dilansir KabarPenumpang.com dari laman thehindu.com (2/6/2018), Divisi Madurai Southern Railway mengatakan bahwa penghentian kereta di Stasiun Vadamadurai merupakan sebuah tanggapan atas permintaan yang selama ini dilontarkan oleh publik. Mulai dari pedagang, anggota Komite Perlindungan Penumpang Kereta Api Vadamadurai hingga berbagai asosiasi rela menunggu sekian lama hanya demi menyambut si kereta pertama. Kereta tersebut tiba dari Dindigul, dan seremoni kecil pun dilakukan supaya momen penghentian perdana tersebut berjalan lebih afdol. Mulai dari memberikan penghormatan pada masinis dan aisisten masinis dengan menggunakan syal, hingga memberikan manisan kepada para petugas menjadi seremoni kecil yang memeriahkan acara tersebut. “Kereta Tirunelveli-Mayilathurai adalah kereta ketiga yang melayani Vadamadurai. Sekarang, kereta penumpang Dindigul-Tiruchi dan Villupuram-Madurai berhenti di stasiun pada pagi dan malam hari,” ungkap mantan anggota Dewan Penasihat Dewan Perkeretaapian Railed MLA dan Madurai Divisional S. Palanisamy. “Kereta ini akan menguntungkan semua orang di sekitaran Vadamadurai, terutama bagi para peziarah yang hendak pergi ke Thajvaur dan Kumbakonam,” terang S. Palanisamy. “Harganya yang murah berkisar antara Rs11 hingga Rs30, tentu hal tersebut akan sangat membantu orang yang kurang mampu,” tambahnya. Baca Juga: Perkeretaapian India Bocorkan Cara Ampuh Tindak Lanjuti Aksi Kriminal Dikutip dari sumber lain, Divisional Railway Manager Neenu Ittyerah mengatakan pengaplikasian tarif tersebut diperkirakan memakan waktu hingga dua bulan, namun ia berani menjamin bahwa masalah penentuan tarif ini dapat rampung hanya dalam 20 hari saja. Ternyata, Kereta Tirunelveli-Mayilathurai bukanlah yang pertama melakukan perhentian di Vadamadurai. Sebelumnya, ada Jayanthi Janata dan Sengottai Express yang telah terlebih dahulu mencicipi rasanya berhenti di Vadamadurai. Dua layanan tersebut terakhir kali melakukan pemberhentian di Stasiun Vadamadurai pada tahun 1977. Lama tak dijamah membuat Stasiun Vadamadurai kehilangan pesonanya, dan tidak ada layanan yang berhenti di stasiun ini untuk beberapa waktu.

Pilu! Inilah Curhatan Savannah Phillips, Penumpang Pesawat yang di Bully Karena Tubuhnya

Lagi-lagi nama United Airlines kembali melambung dan menjadi topik perbincangan hangat warganet. Tapi tenang dulu, kali ini bukan pihak maskapai yang membuat ulah melainkan salah satu penumpangnya yang kedapatan melontarkan ‘ejekan’ kepada penumpang wanita yang diketahui memiliki postur tubuh ekstra. Tak pelak, wanita yang kebetulan duduk persis di sebelahnya itu sempat menitikkan air mata dan terlibat cekcok kecil dengan si pengumpat. Baca Juga: Berat Badan Dianggap Berlebih, Awak Kabin Ini Ajukan Tuntutan ke Maskapai Dilansir KabarPenumpang.com dari laman news.com.au (17/5/2018), awal cerita bermula ketika seorang penumpang wanita berpostur subur bernama Savannah Phillips hendak mengudara dari Oklahoma menuju Illinois pada Selasa (15/5/2018). Sayangnya, Savannah ditempatkan di bangku tengah dekat pintu darurat, dimana ia bersebelahan (dekat kaca) dengan seorang pria paruh baya yang diperkirakan berusia 60 tahun. Sayangnya umur pria tersebut tidak menunjukkan kedewasaannya dalam bersikap. “Saya dapat melihat ia mengirim pesan kepada seseorang dengan nada yang mengejek saya,” tutur Savannah dalam laman jejaring sosial Facebook miliknya. “Jarak ponselnya mungkin hanya 30 cm saja dari muka saya, dan saya dapat dengan jelas melihatnya mengirim pesan, “saya duduk di samping gundukan lemak yang bau,” tandasnya. Sayangnya lagi, mata Savannah tidak bermasalah dan dapat melihat pesan singkat si pria tersebut dengan jelas, terlebih dengan ukuran huruf yang relatif besar. “Sontak saya menitikkan air mata ketika mengetahui pria tersebut menyebut saya dengan panggilan seperti itu. Kala itu, harapan saya adalah ia tidak mengajak saya berbincang sepatah kata pun, karena saya tidak tahu pasti reaksi apa yang akan saya lakukan. Mungkin menendangnya keluar dari pesawat,” tulis Savannah dalam laman Facebooknya. Kejadian tersebut diperparah dengan informasi dari sang pilot yang mengatakan bahwa pesawat mengalami delay selama kurang lebih 30 menit. Setelah tak cukup kuat menahan emosi di dalam hatinya, Savannah lalu menegur si pria dan, “Anda tidak tahu apa-apa tentang saya, jangan menilai saya hanya dari postur tubuhnya saja,” ucap Savannah yang kebetulan merekam cekcok diantara mereka berdua. Baca Juga: Apa Kabar Fasilitas “Khusus” Bagi Penumpang? Sepuluh menit berlalu setelah sang pilot menginformasikan delay, seorang pria muda yang duduk di belakang mereka berdua menepuk pundak si pengumpat dan berkata, “Kita perlu bicara. Sekarang saatnya kita bertukar bangku,” tutur pria muda tersebut. “Mengapa saya harus bertukar bangku?” tanya si pengumpat kebingungan. “Anda membicarakan wanita ini melalui pesan teks dan saya tidak setuju dengan tindakan yang Anda lakukan,” tandas si pria muda pemberani tersebut. Tanpa berpikir panjang, si pengumpat yang mengatakan dirinya tengah dalam kondisi mabuk ini mengiyakan ajakan penumpang tersebut dan mereka bertukar tempat duduk. Setelah mendengar alasan pria muda tersebut, Savannah tiada henti berterima kasih kepadanya dan mengatakan, “ia akan menjadi pria favorit suami saya.”

Jadi Penumpang Tunggal di Penerbangan Garuda Indonesia, Sosok Pengusaha Asal Palu Menjadi Viral

Baru-baru ini viral sebuah video dimana seorang pria menjadi satu-satunya penumpang di dalam pesawat Garuda Indonesia jenis Boeing 737-800. Penumpang yang diketahui bernama Habib Abdullah Idrus Alhabsy, merupakan seorang pengusaha asal kota Palu, Sulawesi Tengah. Baca juga: Pengamat: Pilot TNI AU Butuh Waktu Transisi Untuk Menerbangkan Pesawat Garuda Indonesia KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, ternyata kejadian ini bukanlah pertamakalinya dirasakan pria yang akrab di panggil Dolah Palu ini. Dari rekaman tersebut dia mengatakan juga pernah menggunakan DC-10 dalam kondisi sendirian seperti sekarang. Banyak yang mengatakan, dirinya tersinggung karena diturunkan di Makassar dan akhirnya mencarter pesawat dari Makassar ke Palu. Akibat adanya pernyataan carter, Vice President PT PT Garuda Indonesia Wilayah Kalimantan Sulawesi mengatakan, tidak ada pencarteran melainkan pesawat tersebut adalah berjadwal atau reguler. Dia menjelaskan, kemungkinan pesawat yang ditumpangi Dolah Palu merupakan pesawat yang mengalami keterlambatan dan penumpang ditransfer ke pesawat yang lebih awal. Padahal cerita yang sebenarnya adalah Dolah Palu tertinggal pesawat yang berangkat langsung ke Jakarta dari Palu. Dirinya datang setelah pesawat baru selesai boarding, karena dia pemegang kartu platinum Garuda Frequent Flyer akhirnya dirinya mendapat prioritas untuk ikut penerbangan Garuda. Ground crew Garuda Indonesia di Palu kemudian diikutkan penerbangan lanjutan dan pesawat tersebut lebih dahulu transit di Makassar dan penumpang dari Palu turun, tetapi Dolah Palu tak ingin turun dan memaksa tetap di dalam pesawat. Hal ini membuat pilot dan kopilot akhirnya mengiyakan Dolah Palu terbang bersama mereka meski sendirian tanpa penumpang lain dan hanya dengan pilot, kopilot serta enam orang awak kabin dalam pesawat berisi 156 penumpang tersebut. Dia mengatakan, video dirinya dalam penerbangan tersebut diunggah oleh seorang teman yang sudah meminta izin terlebih dahulu sebelum mempostingnya ke akun media sosial. Namun, sayangnya, hingga hari ini, dari pihak PT garuda Indonesia pusat tak memberikan tanggapan apapun saat KabarPenumpang.com mencoba untuk menghubungi. Garuda Indonesia melayani penerbangan langsung Jakarta–Palu setiap harinya dengan jadwal keberangkatan dari Jakarta (GA 622) pukul 18.10 WIB dan tiba di Palu pada pukul 21.55 WITA, kemudian kembali terbang dari Palu keesokan harinya (GA 623) pada pukul 07.20 WITA dan tiba di Jakarta pada pukul 08.50 WIB. Penerbangan langsung Jakarta – Palu tersebut dilayani dengan menggunakan pesawat jenis B737-800NG dengan kapasitas kursi sebanyak 156 penumpang dengan konfigurasi 12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi. Baca juga: Menko Maritim Turun Tangan, Rencana Mogok Pilot dan Karyawan Garuda Indonesia Pun Batal Sementara itu, penerbangan ke Palu melalui Makassar juga dilayani setiap harinya menggunakan pesawat B737-800NG dengan jadwal keberangkatan dari Jakarta (GA 642) pukul 07.15 WIB dan tiba di Makassar pada pukul 10.45 WITA, dan akan berangkat dari Makassar menuju Palu (GA 608) pukul 13.55 WITA dan tiba di Palu pada pukul 15.10 WITA. Ini kemudian terbang kembali dari Palu menuju Makassar (GA 609) pukul 15.55 WITA dan tiba di Makassar pada pukul 17.10 WITA kemudian akan berangkat dari Makassar ke Jakarta (GA 613) pada pukul 19.50 WITA dan tiba di Jakarta pada pukul 21.10 WIB.

Horee! Shinkansen Hello Kitty Mengular 30 Juni Mendatang

Masih ingatkah Anda tentang salah satu rencana operator kereta Jepang, West Japan Railway Co. Ltd untuk menghadirkan kereta bertema Hello Kitty? Ya, kereta tematik lucu nan menggemaskan ini dikabarkan siap menyapa warga Jepang dalam waktu dekat ini. Kendati jumlah armada yang diluncurkan untuk layanan ini bisa dibilang tidak terlalu banyak, namun antusias warga Jepang dalam penantiannya tidaklah bisa dibendung. Baca Juga: Menggemaskan! West Japan Railway Akan Operasikan Shinkansen Bertema Hello Kitty Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, secara resmi West Japan Railway Co. Ltd mengumumkan bahwa kereta ini akan mulai beroperasi pada 30 Juni 2018 mendatang. Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, nantinya eksetrior dan interior kereta ini akan mengadopsi tema kartun kucing menggemaskan yang menjadi andalan home production Sanrio ini. Layaknya kereta tematik lainnya seperti Pokemon with You Train, nantinya layanan bullet train Shinkansen ini akan dipenuhi oleh pernak-pernik Hello Kitty, mulai dari badan kereta yang didominasi oleh warna putih pink – ciri khas Hello Kitty – lengkap dengan gambaran si kucing berpita yang menggemaskan ini. Pun dengan bagian dalamnya, dimana di salah satu gerbong yang dinamai Kawaii! Room menyediakan photo booth dengan Hello Kitty yang didandani layaknya seorang petugas kereta. Tidak berhenti sampai di situ, semua kelengkapan kereta yang terdapat di gerbong penumpang pun akan didandani dengan gaya Hello Kitty, mulai dari sandaran tangan, jendela, lantai, hingga sandaran lehernya pun akan bernuansa seragam. Sementara di gerbong lainnya yang diberi nama Hello! Plaza, Anda tidak akan menemui kelengkapan gerbong seperti bangku atau kompartemen atas, melainkan ruang pameran dan booth souvenir Hello Kitty. Di sini juga nantinya akan menjual beragam kerajinan khusus bernuansa lokal. Ditujukan untuk merevitalisasi komunitas regional di Jepang bagian barat, nantinya kereta ini akan mengular dari Shin-O saka menuju Fukuoka dengan total 12 stasiun yang dilintasinya. Agar nuansa Hello Kitty-nya lebih kental, pihak West Japan Railway Co. Ltd pun akan mengganti jingle yang biasa dengan soundtrack Hello Kitty dengan ciri khas suara si kucing yang centil. Baca Juga: “Pokemon with You Train,” Kereta Tematik Pelipur Duka Anak-Anak Korban Gempa Jepang Sebagai informasi tambahan, kereta ini hanya melayani satu kali perjalanan PP, dimana kereta akan berangkat dari Shin-Osaka pada pukul 06.40 waktu setempat, dan akan kembali dari Fukuoka pada pukul 11.29 waktu setempat. Dengan merogoh kocek sebesar US$174 atau sekitar Rp2,4 juta per orang, Anda sudah bisa mengabadikan salah satu momen bersejarah di dunia perkeretaapian Jepang. Apakah Anda tertarik untuk menjajalnya?

RegioJet asal Ceko Terbuai Keandalan Lokomotif TRAXX Milik Bombardier

Perusahaan kereta api asal Republik Ceko yang juga merupakan anak perusahaan dari Student Agency, RegioJet baru saja menambahkan satu armada baru yang akan memperkuat fondasi perusahaan yang berbasis di Brno tersebut. Adalah Lokomotif TRAXX buatan Bombardier, Kanada yang kini menghiasi sistem perkeretaapian reguler di Republik Ceko dan Slovakia. Sebagai barang Bombardier pertama yang beroperasi di jalur, nantinya lokomotif ini akan melayani perjalanan antarkota. Baca Juga: Rilis Lokomotif Listrik Baru, Bombardier Langsung Teken Kontrak Bersama Mercitalia Rail Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman globalrailwayreview.com (17/5/2018), lokomotif multi-sistem RegioJet ini akan melayani setiap perjalanan yang berangkat dari Stasiun Utama Praha. Setelah memulai pengoperasian domestiknya beberapa hari ke belakang, laporan perusahaan menyebutkan bahwa kereta nantinya akan mengular ke Brno, Bratislava, Slovakia, dan Wina di Austria. Adapun kepala si ular besi berwarna kuning yang dilabeli Lokomotif Bombardier TRAXX MS2 ini mampu melesat hingga kecepatan 160km/jam. Tidak hanya lokomotifnya saja yang baru, dua buah rangkaian RegioJet Astra yang datang beberapa hari berselang pun digalang-galang siap menjadi pasangan dari lokomotif anyar tersebut. Kelengkapan dari rangkaian gerbong ini pun bisa dibilang cukup futuristik. Terbukti dengan hadirnya layar sentuh dan open space interiors yang ditujukan untuk media hiburan penumpang tersemat di setiap bangkunya. Rencananya, kombinasi dua barang anyar ini dapat mulai mengular di tahun 2018. Sudah barang tentu, sejumlah uji coba telah terlebih dahulu dilakukan oleh pihak penyedia armada (Bombardier) dan juga RegioJet sebagai konsumen agar pengoperasiannya kelak dapat berjalan dengan lancar. “Selain kecepatan, Lokomotif TRAXX ini terkenal akan keandalannya yang tinggi,” tutur salah satu juru bicara dari RegioJet, Martin Žarnovický. “Pun dengan stabilitasnya di rel, tidak perlu diragukan lagi,” tambahnya. Baca Juga: Joseph Armand Bombardier – Ketika Minat, Bakat, dan Kegigihan Membuahkan Hasil Manis “Layanan dengan menggunakan kereta baru ini sendiri dijadwalkan akan diluncurkan pada bulan September mendatang, dengan jadwal keberangkatan setiap hari dari Bratislava (berangkat pukul 08:45 dari Praha, dan 17:21 dari Praha kembali ke Bratislava),” ujar Martin. “Kami berusaha meningkatkan jumlah koneksi antara dua kota besar ini menjadi empat kali dalam sehari,” tandasnya.