Apa jadinya jika semua petugas stasiun adalah wanita dan tidak ada pria sama sekali? Belum lama ini, pihak kereta api India, mengoperasikan stasiun kereta Gandhinagar Jaipur dengan petugas semuanya wanita.
Baca juga: Perkeretaapian India Siap Tinjau Kebijakan ‘Pay and Use’ Pada Toilet StasiunKabarPenumpang.com merangkum dari laman theindianwire.com (20/2/2018), bahwa di stasiun ini ada 40 orang wanita yang akan mengoperasikan stasiun, baik itu petugas loket, pengawas stasiun, penjaga gerbang, kepala stasiun dan staf lainnya. Manajer Perkeretaapian Divisional Jaipur, Soumya Mathur mengatakan, seluruh aktivitas di stasiun kereta api ini memang ditangani oleh wanita.
“Mereka akan menangani operasional dan lainnya, yang pada dasarnya berarti mengoperasikan panel tempat Anda menyelaraskan trek sesuai dengan rute kereta. Lalu ada operasi komersial seperti penjualan tiket,” ujar Soumya.
Dia menambahkan, petugas wanita ini juga dihadirkan untuk keamanan. Sehingga pihaknya akan meminta polisi wanita berpatroli di platform. Sebenarnya untuk mendukung semua awak wanita, Railway Protection Force (RPF) yang memutuskan untuk mengirim 11 personil polisi wanita ke pos polisi yang terhubung dengan stasiun kereta api.
Stasiun Gandhinagar merupakan jalur utama di antara Jaipur dan Delhi. Diketahui 25 kereta api berhenti di stasiun ini setiap harinya, termasuk kereta pengunjung eksekutif seperti Palace On Wheels dan Maharajas Express. Tak hanya itu, 50 kereta setiap harinya melewati stasiun tersebut termasuk Rajdhani dan Shatabdi. Bila dihitung, pelancong yang melewati stasiun Gandhinagar ini ada tujuh ribu.
Para wanita ini mengaku siap untuk menghadapi tantangan tersebut. Mereka akan bekerja dua shift selama delapan jam per shiftnya.
“Pergerakan kereta adalah pekerjaan saya, kereta api mana yang akan diterima di jalur mana. Semua kereta api penting bagi kita apakah penumpang atau barang. Keamanan begitu banyak orang bergantung pada kita dan barang-barang berharga crore diangkut dengan kereta api, jadi tujuan utama kita adalah untuk memudahkan pergerakan kereta yang aman,” jelas master stasiun Angel Stella saat ia mengibarkan bendera hijau untuk mengizinkan kereta barang yang lewat.
Baca juga:Indian Railways Bakal Gunakan Drone Untuk Tunjang Pelayanan di Berbagai Aspek
Dia mengatakan tidak khawatir dengan pembuat keributan di stasiun. “Tidak masalah, wanita tidak kalah dari siapapun.” Saat ini Gandhinagar merupakan stasiun kedua setelah Matunga di Mumbai yang menjadikan wanita sebagai petugas operasional stasiun.
Untuk sebagian orang, tidak ada kegiatan yang lebih berterima selain tidur selama mereka melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan kereta api. Ya, selain dapat membunuh waktu perjalanan yang lama, tidur juga dinilai dapat mengembalikan stamina. Tapi apa jadinya jika tidur Anda terlalu pulas sehingga menimbulkan dengkuran? Bukan hanya sebatas malu saja, tapi dengkuran ini ternyata sedikit banyaknya mengganggu penumpang lain, lho!
Baca Juga: Di Korea Selatan, Bangunkan Penumpang di KRL Bisa Dapat Kopi Gratis!
Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman ndtv.com (14/2/2018), seorang penumpang yang berada di kereta LTT-Darbhanga Pawan Express terpaksa dihukum oleh penumpang lainnya karena suara dengkuran yang ia keluarkan dianggap sangat mengganggu kenyamanan berkendara mereka.
Adalah Ramchandra, penumpang yang mengeluarkan suara dengkuran keras itu terpaksa terjaga selama perjalanan. Alhasil, Ramchandra dipaksa untuk tidak tidur sekitar lima sampai enam jam perjalanan. Chief Ticket Inspector, Divisi Jabalpur, West Central Railway, Ganesh S Virha mengkonfirmasi kejadian tersebut bahwa benar adanya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Ramchandra tidak tersinggung dengan ‘hukuman’ tersebut dan bahkan mengadukannya ke pihak yang berwajib.
“Saya membenarkan kejadian tersebut ketika saya tengah menangani gerbong terkait,” tutur Ganesh. “Kereta api memang sedikit mengalami keterlambatan dan ketika saya masuk ke dalam gerbong, beberapa penumpang melaporkan bahwa telah terjadi pertengkaran sengit antara beberapa penumpang, termasuk Ramchandra,” imbuhnya.
Ganesh menyebutkan bahwa Ramchandra sempat dibujuk untuk tidak tidur oleh beberapa penumpang untuk beberapa waktu. Ramchandra yang awalnya tidak mengindahkan bujukan tersebut lama kelamaan mengikuti saran penumpang lain. “Saya lalu berasumsi jika Ramchandra akan melaporkan ‘hukuman’ yang diberlakukan oleh penumpang lainnya kepada pihak yang berwenang, namun ia enggan melakukannya,” lanjut Ganesh. “Masalah ini bisa diselesaikan dengan damai,” tambahnya.
Sejurus sesaat, Ganesh menemukan semua penumpang yang terlibat dalam upaya pencegahan agar Ramchandra tidak tidur selama perjalanan sudah kembali kondusif. “Ketika saya melakukan pengecekan kembali, saya melihat semua penumpang yang terlibat dalam masalah ini sudah bisa berdamai dengan keadaan,” papar Ganesh.
Baca Juga: Pyka, Aplikasi Unik Untuk Penumpang Yang Sering Ketiduran di Kereta
Memang, tidak ada yang bisa memprediksi apakah tidur yang Anda jalani setiap harinya dibumbuni dengan dengkuran apa tidak. Ada baiknya, jika ada rekanan Anda yang memberitahu bahwa tidur Anda mendengkur, konsultasikanlah hal tersebut sesegera mungkin ke dokter.
Maskapai Garuda Indonesia hari ini (21/2/2018) melaksanakan program “Garuda Indonesia Surprise Deal” yang merupakan program mini travel fair yang dilakukan melalui fitur platform digital, khususnya website www.garuda-indonesia.com dan mobile apps. Program mini travel fair tersebut akan berlangsung dari tanggal 21 – 25 Februari 2018 yang bekerjasama dengan mitra bank BUMN nasional sebagai bank partner seperti Bank BNI, Bank BRI, Bank BTN dan Bank Mandiri.
Baca juga: Singapore AirShow 2018 – Garuda Indonesia Gandeng Thales Hadirkan In Flight Entertainment
Direktur Marketing dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati mengungkapkan,”Program Garuda Indonesia Surprise Deal memberikan potongan harga hingga 15 persen yang berlaku secara umum dan tambahan potongan hingga Rp2.500.000 yang diberikan secara khusus kepada nasabah Bank BNI, Bank BRI, Bank BTN dan Bank Mandiri”.
“Transaksi digital terutama dalam pembelian tiket pesawat Garuda Indonesia secara daring terus meningkat dari tahun ke tahun. Ke depannya Garuda Indonesia akan mengedepankan pangsa pasar melalui penjualan secara digital,” kata Nina. Ia juga menambahkan, pelaksanaan “Garuda Indonesia Surprise Deal” juga merupakan salah satu bentuk dukungan Garuda Indonesia untuk mencapai target kunjungan wisata dan sejalan dengan program prioritas Kementerian Pariwisata yaitu “digital tourism” dalam mempromosikan pariwisata Indonesia.
“Penyelenggaran program ini juga sekaligus menjadi strategi perusahaan dalam memperkuat penetrasi pasar digital dimana hingga kuartal 3 – 2017 kemarin kami berhasil membukukan peningkatan transaksi digital hingga 7,2 persen dengan capaian transaksi sebesar US$186,5 juta. Adapun pada tahun 2018 ini kami menargetkan peningkatan pertumbuhan pasar digital hingga mencapai 8,30 persen dengan capaian target transaksi sebesar US$242,4 juta”, tutup Nina dalam siaran pers.
Garuda Indonesia Surprise Deal juga memberikan keuntungan lainnya, yaitu berupa kemudahan pembayaran dengan cicilan 0 persen, bonus point rewards, dan cashback 25 persen ekstra bagasi (khusus transaksi yang melalui mobile app Garuda Indonesia).
Baca juga: Garuda Pertahankan Predikat Bintang Lima Skytrax
Seluruh penawaran di atas dapat diperoleh dengan memasukkan kode promo “SURPRISE” pada online channel Garuda Indonesia dan transaksi pembayaran menggunakan salah satu kartu dari ke-4 Bank BUMN sebagai mitra resmi Garuda Indonesia. Berbagai penawaran menarik program Garuda Indonesia Surprise Deal tersebut dapat pada diakses melalui url link bit.ly/surprisedeal dengan memasukkan kode promo “SURPRISE” ketika melakukan pemesanan dan pembelian tiket Garuda Indonesia.
Ada perbedaan yang mendasar antara liburan di musim dingin dan liburan musim panas. Untuk liburan musim panas, berkah cuaca cerah dan hangatnya sinar matahari bisa Anda rasakan di sepanjang hari. Tapi perlu dicatat, menikmati liburan musim panas juga membawa konsekuensi tersendiri, terlebih bila liburan musim panas Anda di daerah yang punya karakter panas esktrem.
Baca juga: Mau Berlibur ke Istanbul? Baca Dulu Beberapa Tips Berikut Ini!
Dengan hawa panas yang ekstra, otomatis tubuh lebih cepat mengeluarkan keringat. Umumnya kerigat memang tidak berbau, tapi jika melekat di kulit selama beberapa jam dapat menimbulkan masalah yang namanya bau badan. Bau badan terjadi karena kegiatan bakteri-bakteri yang hidup secara alamiah di permukaan kulit. Bakteri-bakteri itu cepat berkembang biak ketika keringat muncul. Kelenjar keringat diproduksi oleh kelenjar apokrin.
KabarPenumpang.com merangkum dari laman gulfnews.com (20/2/2018), ada beberapa tips yang bisa dilakukan pelancong untuk menghilangkan bau badan saat berada di lokasi yang punya panas ekstra, seperti pantai dan wilayah gurun. Simak beberapa tips dibawah ini.
1. Mandi setiap hari
Jika Anda sebagai pelancong yang jarang mandi atau bisa dikatakan mandi sehari satu kali. Ubah kebiasaan tersebut, sebab dengan mandi saat akan berangkat berjalan-jalan dan mandi sebelum beristirahat menjauhkan Anda dari bau badan. Saat mandi, bersihkan tubuh Anda menggunakan spons dan sabun, gosok semua lipatan di belakang telinga, leher dan punggung. Jangan lupakan bagian yang sering berkeringat seperti ketiak dan kaki. Gunakan selalu handuk yang kering dan jangan yang lembab. Sebab handuk lembab dapat menambah bakteri dan meninggalkan bau tidak sedap di kulit Anda.
2. Parfum atau body lotion
Selesai mandi gunakan body lotion untuk mencegah kulit dehidrasi karena panasnya cuaca di UEA. Selain untuk mencegah kulit kering dan dehidrasi, body lotion juga membantu membuat tubuh lebih segar dan wangi. Jika menggunakan parfum, semprot di titik nadi untuk harum yang lebih lama sedikit dari biasanya.
3. Deodoran
Deodoran bisa digunakan untuk membantu menghilangkan bau badan. Baiknya oleskan deodoran di ketiak ketika tubuh benar-benar sudah kering. Gunakan setengah jam sebelum Anda keluar rumah dan jika memiliki keringat yang cukup banyak.
4. Perhatikan makanan yang dimakan
Makanan yang dimakan bisa berpengaruh ke bau badan Anda. Jika makan bawang maka tubuh akan mengeluarkan bau yang sama dengan bawang. Minuman dan daging juga berpengaruh pada bau badan Anda. Perubahan bau badan tidak akan terlalu tercium oleh Anda tetapi teman atau orang didekat Anda bisa menciumnya. Aroma tidak enak dari tubuh Anda bisa berlangsung selama 24 sampai 48 jam. Baiknya makanan yang dimakan harus seimbang dan sertakan sayur, ikan dan protein yang cukup dalam makanan. Tidak lupa juga konsumsi buah-buahan untuk menyegarkan tubuh.
5. Bau mulut
Yang satu ini masalah paling menyebalkan dan bisa membuat orang lain menjauh dari Anda. Memang tidak berbahaya tetapi bau mulut sama tidak enaknya dengan bau badan. Biasanya penyebab bau mulut sendiri dikarenakan makanan tertentu, gigi berlubang, rokok atau asam lambung yang sedang naik. Kurang minum juga bisa menyebabkan bau mulut apalagi jika berada di negara yang sedang musim panas. Baiknya sikat gigi dan bersihkan lidah Anda jangan lupa juga cukup minum air putih. Karena 80 persen bakteri mulut berada di lidah.
6. Ganti pakaian tiap hari
Jangan menggunakan pakaian yang sama selama dua hari. Ini bisa membuat tubuh bau karena bakteri yang bersarang di pakaian. Jadi baiknya ganti pakaian dalam, kaus kaki, bahkan baju yang Anda gunakan setiap hari. Tetapi jika ingin menggunakannya dua kali baiknya jemur pakaian Anda dan jangan diletakkan di dalam lemari.
7. Kaki bau
Jangan salah, kaki Anda juga bisa bau. Apalagi jika seharian tertutup kaus kaki dan sepatu. Kelenjar keringat di bagian kaki juga akan bekereja dan mengeluarkan kerigat. Ini membuat lembab dan bakteri penyebab kaki bau menyerang. Agar tak bau kaki, baiknya bebaskan kaki Anda dari sepatu dan kaus kaki yang menutupi. Biarkan kaki memiliki ruang untuk beristirahat. Bila selesai mandi juga jangan lupa keringkan sela-sela jari kaki.
Baca juga: Tips Kemas Barang Saat Melancong dengan Koper Kecil8. Pakai shampo
Cuaca panas, bukan hanya membuat tubuh dan kaki yang berkeringat. Tapi bagian mahkota kepala alias rambut juga ikut berkeringat dan bakteri yang menempael bisa menyebabkan bau apek di rambut. Anda sebenarnya tidak perlu keramas tiap hari, tetapi jika kulit kepala sudah mulai berminyak dan rambut lepek, segera cuci dan bersihkan agar kembali segar. Bisa gunakan parfum tapi jangan langsung kerambut melainkan ke sikat atau sisir.
Kelakuan manusia makin lama kian tak masuk akal, termasuk baru-baru ini yang menghebohkan adalah ulah seorang penumpang Ural Airlines. Penumpang perempuan tersebut tertangkap dalam sebuah video dimana dirinya sedang mengeringkan celana dalam di pendingin udara tepat diatas tempat duduknya.
Baca juga: Akibat Bau Kentut, Pesawat Transavia Lakukan Pendaratan Darurat di Wina
Saat itu diketahui dalam video yang viral di media sosial, penumpang tersebut sedang berada dalam penerbangan dari Antalya, Turki menuju ke Moskow, Rusia. KabarPenumpang.com melansir dari laman ladbible.com (20/2/2018), perempuan tersebut mengangkat celana dalam keatas kepalanya agar terkena angin dari hembusan udara pendingin (AC) selama kurang lebih 20 menit.
Sayangnya, penumpang pesawat lain yang melihat kejadian itu sama sekali tidak menggubris ataupun menegur perempuan tersebut justru malahan mereka mem-videokan kelakuan perempuan itu. Saksi mata yang melihat kejadian mengatakan, perempuan tersebut tampak tak malu saat menggoyang-goyangkan celana dalam di bawah lubang pendingin tersebut.
Karena dianggap menarik, penumpang lain juga hanya bisa terkejut saat melihat teknik mengeringkan celana dalam perempuan tersebut. “Semua orang amat terkejut melihat pemandangan itu tetapi mereka memilih diam tak berkomentar,” ujar salah seorang penumpang.
Beberapa penumpang lainnya menduga perempuan tersebut merupakan seorang ibu yang mengeringkan celana dalam milik anaknya yang basah terkena air di dalam pesawat. “Celana itu bukan milik orang dewasa, itu milik anak-anak,” komentar seorang warganet yang melihat video tersebut.
Warganet lainnya mengatakan, perempuan tersebut sangat bodoh dan sedihnya separuh penduduk negeri ini sama seperti perempuan itu. Kelakuan ini mengingatkan pada seorang penumpang pesawat yang tidak malu melepaskan celananya.
Penumpang pria tersebut melepas sepatu dan celana panjangnya hingga menyisakan celana pendek atau boxer saja, kemudian menaikkan kakinya ke atas dinding kabin. Bahkan pria tersebut tidak segan dan malu terhadap penumpang yang berada di sebelahnya.
Baca juga: Tanpa Rasa Malu, Penumpang Ini Lepas Celana di Dalam Kabin Pesawat
Penumpang lain yang ada disebelahnya tidak bisa melewati pria tersebut saat hendak ke toilet dan memanggil awak kabin. Kemudian awak kabin meminta agar kaki pria tersebut di turunkan. Tetapi saat menurunkan kaki dia hanya menunduk selama 40 detik dan kemudian menaikkan kakinya kembali.
Lama tak tersiar kabar, Hyperloop Transportation Technologies (HTT) kini hadir bukan dengan pemberitaan uji coba skala penuh atau perkembangan fisik lainnya. Perusahaan penyedia jasa yang mengeksekusi ide brilian dari entrepreneur kelas kakap, Elon Musk ini lebih mengutamakan peninjauan dari berbagai aspeknya sehingga ketika pembangunannya, tidak menemukan masalah yang terkait regulasi.
Baca Juga: Hyperloop One Ganti Nama Setelah Virgin Group Tanam Saham
Berbeda dengan salah satu pesaing utamanya, Hyperloop One yang diketahui telah melakukan uji coba skala penuh di Gurun Nevada pada bulan Maret 2017 kemarin. Perusahaan yang berganti nama menjadi Virgin Hyperloop One setelah Virgin Group menanamkan sahamnya ini mampu meluncurkan armadanya hingga kecepatan 112 km per jam dalam uji coba tersebut. Tak ayal, banyak warganet yang percaya bahwa perkembangan Virgin Hyperloop One berada di atas angina.
Di sisi lain, HTT masih berkecimpung dengan studi kelayakan yang mereka lakukan di berbagai negara, seperti Slowakia, Abu Dhabi, Perancis, India, Korea Selatan, dan Indonesia. KabarPenumpang.com melansir dari laman newatlas.com (16/2/2018), kabar terbaru menyebutkan bahwa startup HTT ini baru saja menandatangani sebuah kesepakatan kerja sama dengan pemerintah daerah untuk mulai menyelidiki sistem transportasi antar negara dengan menggunakan tabung pertama di Amerika. Tabung ini nantinya akan menghubungkan Cleveland dan Chicago.
Dalam kerja sama ini, HTT bersinergi dengan Northern Ohio Areawide Coordinating Agency (NOACA) dan Illinois Department of Transportation (IDOT). Ketiga pihak ini telah mengidentifikasikan jalur-jalur potensial yang mampu dilewati oleh Hyperloop di masa yang akan datang. Salah satu yang paling potensial adalah memangkas estimasi perjalanan antara Cleveland dan Chicago menjadi hanya setengah jam saja. Padahal, jika ditempuh melalui jalur darat, perjalanan antar dua kota ini memakan waktu perjalanan 5 jam 30 menit.
Baca Juga: Uji Coba Perdana, Hyperloop One Sukses Meluncur 112 Km Per Jam
Seperti yang sudah diketahui bersama, Hyperloop merupakan salah satu solusi transportasi yang menggunakan media tabung sebagai jalur mereka. Digalang-galang, moda transportasi yang menggunakan daya levitasi ini mampu melesat hingga kecepatan 1000 km per jam. Dengan kecepatan yang hampir menyaingi kecepatan pesawat Concorde ini, para penumpang bisa berkendara dari London menuju Edinburgh hanya dalam waktu 45 menit saja. Padahal, jarak yang membelah di antara dua kota beda negara ini mencapai 6670km!
Ada banyak ragam cara yang ditempuh oleh pihak penyedia jasa layanan transportasi guna meningkatkan pengalaman para penumpangnya. Jika di dunia aviasi dalam negeri, maskapai Citilink erat kaitannya dengan lontaran pantun yang dibawakan oleh awak kabin, lain halnya dengan perkeretaapian Jepang, Tokyo Metro Co.
Baca Juga: Tingkatkan Keselamatan, Jepang Luncurkan Pemindai QR Code di Peron Kereta Bawah Tanah
Diwartakan KabarPenumpang.com dari laman japantimes.co.jp (25/1/2018), layanan rapid transit system terkemuka dari Negeri Sakura ini memulai eksperimen pemutaran lagu klasik di sebagian gerbong yang mereka operasikan. Tidak lain dan tidak bukan, tujuan dari pemutaran lagu ini adalah untuk meningkatkan pengalaman penumpang yang berkendara menggunakan Tokyo Metro Co. Adapun waktu uji coba ini dimulai sejak Senin (29/1/2018) kemarin.
Mengingat statusnya yang masih percobaan, maka tidak semua penumpang yang menggunakan layanan kereta bawah tanah ini dapat merasakan alunan musik klasik yang diputar oleh pihak operator. Alunan musik klasik ini hanya akan diputar di kereta seri 13000 yang baru diperkenalkan di Hibiya Line. “Kereta-kereta tersebut akan menghubungkan Naka – Meguro dan Kita – Senju,” tutur salah satu petugas Tokyo Metro Co.
Tidak semua jenis musik klasik akan diputar di kereta seri 13000 yang mulai beroperasi sejak Maret 2017 ini, pihak operator telah melakukan penyaringan terlebih dahulu guna memaksimalkan playlist dalam layanan tersebut. Tidak bisa dipungkiri, kereta seri 13000 ini memang terkenal memiliki sistem stereo yang ciamik.
Jika diperhatikan, hadirnya uji coba pemutaran musik klasik ini didasari oleh sebuah ketidaksengajaan. “Secara tidak sengaja konduktor kereta menyetel beberapa musik klasik melalui pengeras suara yang biasanya digunakan untuk menginformasikan sesuatu kepada para penumpang,” ujar juru bicara Metro Tokyo Co, Takahiro Yamaguchi. “Walaupun ini murni karena unsur ketidaksengajaan, namun respon penumpang yang mendengar lantunan musik tersebut sangatlah positif di media sosial, dan tidak sedikit dari mereka yang menikmatinya,” imbuhnya.
Baca Juga: “Pokemon with You Train,” Kereta Tematik Pelipur Duka Anak-Anak Korban Gempa Jepang
Berlandaskan pada antusias penumpang terhadap ketidaksengajaan tersebut, pihak operator lalu memutuskan untuk menguji coba pemutaran musik klasik ini. Tidak diketahui secara pasti kapan uji coba ini akan berakhir, namun menurut laman resmi Metro Tokyo Co, pemutaran musik di gerbong kereta ini merupakan yang pertama dalam sejarah perkeretaapian Jepang.
Terbang dan duduk disebelah bayi bukanlah masalah besar, bahkan sebagian orang senang jika ada bayi atau anak-anak di sebelah mereka. Tetapi banyak juga yang tidak menyukainya karena dianggap anak-anak dan bayi di anggap mengganggu, apalagi ketika mereka menangis.
Baca juga: Ingin Bawa Anak Naik Pesawat? Perhatikan Beberapa Poin Penting Ini
Belum lama ini, seorang penumpang mengeluh harus duduk disebelah ibu dan bayinya dalam penerbangan Delta Airlines dari bandara Jhon F Kenedy menuju Syaracuse. Perempuan paruh baya tersebut tidak hanya mengeluh tetapi juga mengancam awak kabin sebelum pesawat lepas landas.
KabarPenumpang.com melansir dari laman thesun.co.uk (14/2/2018), seorang ibu muda Marissa Rundell bepergian dengan bayinya, Mason yang berusia delapan bulan. Saat itu Marissa, bayinya dan seorang perempuan paruh baya duduk dibarisan yang sama di belakang pesawat.
Marissa Rundell dan purtany Mason (The Sun)
Kemudian, penumpang tersebut tiba-tiba marah dan berkata kasar serta mengeluhkan posisi duduknya yang berada di barisan belakang. Marissa mengatakan, perempuan yang ada disebelahnya adalah orang terakhir yang naik ke pesawat.
“Saya berada di barisan kedua dari belakang di pesawat, perempuan itu kembali kebelakang dan membanting tasnya. Dia berkata, ini sangat bodoh. Ini menyebalkan harus duduk di bagian belakang pesawat,” ujar Marissa menirukan ucapan perempuan tersebut.
Marissa sempat menegur perempuan tersebut agar tidak berkata kasar karena ada bayi di dekatnya. Tetapi bukannya berhenti, perempuan tersebut memaki dan mendorong Marissa. Melihat kejadian itu, seorang pramugari bernama Tabitha mendekat dan menenangkan perempuan paruh baya itu. Tabitha kemudian bertanya apa keluhan perempuan tersebut sehingga marah-marah dan mendorong penumpang lain.
Ternyata, penumpang tersebut mengaku tidak mau duduk disebelah bayi karena tak ingin privasinya terganggu dengan suara tangis, meskipun bayi itu tidak menangis sama sekali. Perempuan tersebut kemudian keluar dari tempat duduknya dan meminta maskapai untuk memberikan kursi baru, tetapi pramugari memintanya kembali duduk di kursinya.
Karena diminta kembali duduk di kursinya, perempuan tersebut semakin marah. Kemudian Tabitha menawarkan tempat duduk di penerbangan berikutnya tetapi ditolak dan membanting barang bawaannya di kursi.
Tak hanya itu, perempuan yang tak diketahui namanya tersebut bahkan mengancam Tabitha akan kehilangan pekerjaannya. Karena tidak terpengaruh ucapan perempuan tersebut, pramugari itu mengatakan agar perempuan tersebut keluar dari pesawat tetapi ditolaknya.
Penumpang tersebut kemudian meminta maaf dan mencoba berbicara baik-baik dengan Tabitha agar tidak dikeluarkan dari pesawat tetapi tak digubris. Tabitha kemudian memanggil petugas dan menjelaskan hal yang terjadi saat itu. “Maaf saya benar-benar stres,” ujar perempuan tersebut ketika diminta turun dari pesawat.
Baca juga: Gara-Gara Kebelet Buang Air Kecil, Penumpang Diturunkan dari Pesawat
Meskipun drama minta maaf setelah di minta turun oleh petugas tak digubris, tetapi akhirnya petugas berhasil menurunkannya dari pesawat.
“10 menit kemudian dia kembali dan mengambil barang-barangnya dan bersumpah mereka semua akan menyesal mengusirnya dari pesawat,” kata Marissa.
Marissa mengaku puas dengan penanganan Delta Airlines atas situasi itu. Dia juga kagum pada Tabitha yang meminta maaf kepada semua penumpang sebelum pesawat lepass landas.
Hawa panas, berjejalan, dan minimnya ruang gerak ketika Anda berada di moda transportasi berbasis massal seperti kereta api tidak jarang memaksa Anda untuk menghirup aroma tidak sedap yang berasal dari penumpang lain. Tentunya hal seperti ini membuat perjalanan Anda kurang nyaman, bukan? Terlebih jika ‘wewangian’ tersebut terus setia menemani perjalanan Anda hingga tujuan. Atau mungkin, si penyebar aroma tidak sedap tersebut adalah Anda?
Baca Juga: Akibat Bau Kentut, Pesawat Transavia Lakukan Pendaratan Darurat di Wina
Tidak melulu dari bau badan, bahkan salah satu kasus yang sedang hangat menjadi perbincangan publik dunia adalah ketika maskapai Transavia Airlines terpaksa melakukan pendaratan darurat di Vienna Airport, Austria pada awal Februari 2018 kemarin. Hal tersebut terjadi lantaran salah satu penumpangnya enggan untuk berhenti buang gas. Dinilai mengganggu kenyamanan penumpang lainnya dalam penerbangan itu, alhasil penumpang terkait diturunkan.
Nah, untuk meminimalisir menyebarnya bebauan tidak sedap tersebut, Daisuke Koda yang bekerja untuk Konica-Minolta mengembangkan sebuah alat yang dapat mendeteksi aroma tidak sedap. Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman abc.net.au (26/8/2017), KunKun, begitulah nama dari alat ini, akan memberikan penilaian terhadap bau yang ia deteksi.
Dengan ukurannya yang tidak lebih besar dari smartphone dan berbentuk seperti sebuah radio transistor, Anda cukup mendekatkan KunKun ke objek yang dinilai menyebarkan aroma tidak sedap. Tunggulah sekitar 20 detik, hingga alat ini akan memaparkan tingkat kebauan dari si objek tersebut. “Kami ingin menciptakan budaya dimana Anda akan mendapatkan citra positif karena tidak memiliki bau badan,” tutur Daisuke Koda.
Mengingat Jepang merupakan salah satu negara yang menjadikan bau badan sebagai sumber dari masalah besar, maka tidak heran ketika karyawan di Konica-Minolta ini mengembangkan KunKun yang diharapkan dapat menjadi solusi masalah tersebut. “Di Jepang, ada yang namanya smell harassment, dimana orang yang memiliki aroma tubuh kurang sedap akan mendapatkan ‘perlakuan khusus’ ketika berada di tempat umum,” lanjutnya.
Baca Juga: Halau Rusa di Jalur Kereta, Peneliti Jepang Pasang Klakson Suara Anjing Melolong di Lokomotif
Jika menilik masa depan dari KunKun, maka alat pendeteksi bau ini bisa digunakan di banyak industri, sebut saja transportasi. Demi menunjang perjalanan yang nyaman, para operator layanan bisa terlebih dahulu menyaring penumpang yang memiliki bau badan sebelum mereka diperbolehkan untuk masuk ke dalam moda bersangkutan.
Sebagai aktivitas biologis, kentut alias buang angin dalam sebuah perjalanan sangatlah lumrah, apalagi jika dalam sebuah penerbangan. Biasanya seorang penumpang pesawat kentut dikarenakan perut kembung, masuk angin, atau karena sebab suhu kabin yang dingin.
Baca juga: Tips Sopan Buang Angin Selama Perjalanan, Intinya Harus Tetap “Dicicil”
Sebenarnya, sebuah pesawat terbang memiliki sistem ventilasi yang dirancang untuk menyerap bau di bagian bawah kursi penumpang. Hal ini untuk menghindari para penumpang dapat terhindar dari wabah angin dari para penumpang. Namun baru-baru ini dalam sebuah penerbangan dari Dubai menuju Amsterdam, terpaksa mendarat di Wina, Austria. KabarPenumpang.com melansir dari laman metro.co.uk (17/2/2018), bahwa maskapai berbiaya rendah Transavia terpaksa mendarat karena terjadi perkelahian antara penumpang yang dipicu seorang laki-laki yang tak berhenti kentut.
Kedua penumpang tersebut merasa terganggu dengan seorang pria lanjut usia yang tidak berhenti kentut di dekat mereka. Hingga akhirnya terjadi adu argumen diantara ketiganya. Keributan tersebut justru semakin menjadi saat seorang awak kabin berusaha untuk mendamaikan serta melerai ketiganya. Tak hanya itu, pilot penerbangan juga sudah memberi peringatan kepada penumpang yang memicu keributan tapi tidak diindahkan sehingga penerbangan tersebut dialihkan ke Wina.
Sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Wina, para petugas kepolisan langsung masuk kedalam kabin dengan membawa anjing pelacak. Dari insiden ini ada empat orang yang dikawal keluar pesawat oleh pihak kepolisian.
Keempat orang itu yakni dua pria Belanda yang berseteru dengan penumpang lansia dan dua orang kakak beradik asal Belanda keturunan Maroko. Namun, salah seorang dari mereka yang di angkut keluar, Nora Lachab mengaku bingung dirinya diturunkan secara paksa.
“Hal yang aneh adalah kami harus meninggalkan pesawat di saat kami tidak kenal orang-orang itu sama sekali. Kami kebetulan saja berada di barisan yang sama, tetapi tidak melakukan apapun untuk membenarkan perilaku awak kabin Transavia,” ujar Nora.
Sayangnya, pernyataan Nora tersebut dibantah oleh juru bicara maskapai Transavia yang mengatakan perempuan keturunan Maroko tersebut bersama saudaranya melontarkan kata-kata tidak pantas kepada penumpang lain serta memiliki perilaku yang buruk. Juru bicara Kepolisian Wina mengonfirmasi bahwa seorang penumpang mengalami masuk angin sehingga tidak bisa menahan untuk kentut.
Baca juga: Kentut di Tempat Umum Ternyata Ada Aturannya!
Karena kejadian ini, keempat orang tersebut tidak bisa melanjutkan penerbangan ke Amsterdam dan dilarang menggunakan Transavia sehingga harus mencari penerbangan alternatif lain dari Wina ke Amsterdam. Kejadian yang terjadi pada Senin (12/2/2018) ini terekam oleh seorang penumpang bernama Alfred Dekker dan menggunggah ke akun Twitter miliknya.