Sejak negara-negara yang berada di sekitar Qatar memutuskan hubungan diplomatik karena negara dengan ibukota Doha ini menunjukkan gerak-gerik yang seolah mendukung jaringan ekstremisme, kondisi Qatar kini semakin terpuruk. Salah satunya seperti sejumlah maskapai membatalkan penerbangan dari atau menuju Qatar. Ini merupakan tindak lanjut dari negara-negara seperti Uni Emirat Arab, Saudi Arabia, Bahrain, dan Mesir yang melarang pesawat berlabel Qatar (Qatar Airways) untuk terbang di atas langit mereka.
Baca Juga: Qatar di Blokade Negara-Negara Teluk, Bagaimana Nasib Qatar Airways?KabarPenumpang.com melansir dari thenational.ae (13/6/2017), juru bicara Travelport mengatakan pembatalan penerbangan massal ini berdampak sangat besar bagi Qatar. “Minggu lalu, jumlah net bookings untuk penerbangan dari atau menuju Doha, Qatar mengalami penurunan besar-besaran, hingga minus 23.000,” tuturnya. “Penurunan paling drastis terjadi pada Qatar Airways dari atau menuju ke Arab Saudi, dimana net bookings menyusut dari angka 10.000 menuju minus 100.300, dan UEA (Uni Emirat Arab) yang semula berada di angka 4.700 menuju minus 36.000,” tambahnya.
Sebagian penerbangan Timur Tengah seperti Saudia, Flydubai, Emirates, Air Arabia, dan Etihad terlihat masih seliweran menuju atau keluar dari Doha, namun itu terjadi sebelum keputusan sterilisasi jalur udara dicetuskan. Sebelumnya Etihad Airways, menangguhkan semua penerbangan dari atau menuju ke Doha, Qatar, sejak Selasa (6/6/2017) pagi.
Penerbangan terakhir dari Abu Dhabi di UEA menuju Doha diberangkatkan pukul Selasa (6/6/2017) pukul 02.45 waktu setempat, demikian disampaikan oleh juru bicara Etihad Airways dalam sebuah pernyataan yang dikirim lewat surat elektronik, demikian dilansir dari Reuters.
Baca Juga: Antara Qatar Airways, Irlandia, dan Jamaah Umroh Indonesia
Tentu saja, pembatalan ini menimbulkan banyak permasalahan mengingat hari raya Idul Fitri sebentar lagi akan tiba. Negara-negara tersebut menganut mayoritas agama yang sama. Tentu saja dengan adanya pemutusan hubungan diplomatik ini seolah membawa bencana bagi siapapun yang terlibat di dalamnya. Bukan hanya jalur udara saja yang terkena blokade, melainkan jalur darat pun seperti itu.
Kekurangan pangan kini mulai merambah negara yang tadinya makmur tersebut. Supermarket kini mulai kekurangan pasokan karena adanya blokade tersebut. Tidak hanya itu, para penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket pun sempat dibuat kebingungan dengan adanya blokade ini. Namun kebijakan diturunkan oleh dua maskapai yang notabene turut menjadi sekutu dari Qatar, yaitu Dubai dan Abu Dhabi. Maskapai Emirates milik Dubai dan Etihad milik Abu Dhabi siap untuk melakukan pengembalian dana utuh (refund) kepada para penumpangnya yang sudah memesan tiket dan menawarkan rebooking gratis ke kota-kota alternatif untuk pelanggan yang memesan penerbangan ke dan dari Doha. Keterangan tersebut KabarPenumpang.com lansir dari laman aljazeera.com (5/6/2017).
Setelah 175 tahun, akhirnya ada keluarga Kerajaan Inggris yang resmi naik kereta dalam perjalanan dinas. Dan kali ini yang menumpangi kereta tak lain Ratu Inggris, Elizabeth II, ia melakukan perjalanan dinas menggunakan kereta dari Slough ke Paddington. Dalam perjalanan bersejarah ini, Sang Ratu yang kini berusia 91 tahun, ikut didampingi Sang Suami, Pangeran Philips (96 tahun). Dalam catatan sejarah, pertama kali anggota kerajaan Inggris menggunakan kereta yakni 175 tahun lalu, yang dilakukan Ratu Victoria pada 13 Juni 1842.
Baca juga: Oriental Desert Express, Sensasi Kereta Mewah Pelintas Padang Pasir
Kereta yang ditumpangi Ratu Elizabeth II bukan lagi kereta kuno, melainkan kereta modern bertenaga listrik yang diberi nama Queen Elizabeth II. Meski berwujud kereta komuter modern, nyatanya Kereta ini hanya lebih cepat 11 menit dari kereta api yang dinaiki Ratu Victoria 175 tahun lalu.
Dilansir KabarPenumpang.com dari metro.co.uk (13/6/2017), pembuat kereta Queen Elizabeth II adalah seorang insinyur terkenal Isambard Kingdom Brunel dari Great Western Railway (GWR) yakni Isambard Thomas. Thomas merupakan cucu dari buyut dari Brunel, sempat duduk disebelah Ratu Elizabeth II dalam perjalanannya menggunakan kereta.
Ratu Elizabeth II (metro.co.uk)Baca juga: Lokomotif Uap Teranyar Inggris Tembus Kecepatan 161 Km Per Jam
“Saya merasa sangat nyaman, saya tidak merasa canggung. Sungguh menakjubkan betapa menariknya ada seorang Ratu di dalam kereta api ini. Menurut saya perjalanan kereta api adalah cara yang lebih cepat untuk berkeliling, karena menggunakan moda lewat jalan raya sudah terlalu padat untuk sekarang ini. Jelas hal yang berbeda jika Anda adalah raja, Anda tidak duduk di kelas dua, dan antri untuk layanan prasmanan,”ujar Thomas.
Ratu Victoria, pada masa hidupnya adalah penggemar kereta api untuk melakukan perjalanannya. Saat itu Ratu Victoria menulis dalam catatan harian mengenai perjalanannya yang membutuhkan waktu 30 menit ke Paddington dan bergerak tak secepat kereta. “Dengan kereta tidak ada debu dan tidak terkena panas. Sangat menyenangkan dan cepat,” tulis Ratu Victoria dalam catatannya.
Baca juga:Rencana Pengoperasian Kereta Jalur Elizabeth di Inggris, Semuanya Serba Baru Loh!
Saat itu, Ratu Victoria menaiki kereta karena terbujuk rayuan Pangeran Albert, seorang veteran perjalanan kereta api yang terpesona dengan teknologi baru itu. Perjalanannya dimulai pada 13 Juni 1842. Untuk perjalanannya ini, Victoria hanya membutuhkan waktu 19 menit sampai ke Paddington dibandingkan dengan mobil.
Ratu Elizabeth II (metro.co.uk)
Thomas yang juga seorang perancang topografi dari Greenwich mengatakan, Ratu memiliki pengetahuan tentang sejarah kereta api dan tahu jelas tentang buku catatan harian ratu Ratu Victoria tentang perjalananya 175 yang tahun lalu. Sehingga ada alasan yang kuat ia tertarik dengan layanan dari GWR ini.
Baca juga: Java Nacht Express, Layani Jakarta – Surabaya, Inilah Kereta Mewah Pertama di Indonesia
Seorang perempuan bernama Theresa Hines ditemukan meninggal di toilet bagian belakang pesawat Boeing 737 American Airlines dalam penerbangan dari Dallas menuju Minneapolis pada Senin (12/6/2017). Laporan yang dilansir KabarPenumpang.com dari nypost.com (14/6/2017), wanita berusia 48 tahun itu tidak ada dibangkunya saat pramugari melakukan pengecekan beberapa saat sebelum pesawat akan mendarat di Bandara Internasional St Paul, Minneapolis.
Baca juga: Dibawah Pengaruh Narkotika, Penumpang Mabuk Sukses Hadirkan Jet Tempur F-22 Raptor
Saat itu, pramugari melihat satu toilet yang terkunci dari dalam, kemudian pintu toilet diketuk dan memanggil berkali-kali. Sayangnya, dari dalam toilet tidak ada respon apapun. Kemudian, para awak kabin yang bertugas langsung mencba membuka pintu toilet dari luar dan korban ditemukan tidak bergerak. Setelah itu, seorang pramugari mengumumkan lewat pengeras suara di kabin untuk meminta bantuan petugas medis yang mungkin ada dalam pesawat untuk membantu.
Untungnya ada seorang perawat dan seorang dokter yang langsung menjawab panggilan itu. Alat bantu kejut jantung atau Defibrillator digunakan untuk menyadarkan korban, tetapi pertolongan tersebut nyatanya sudah terlambat.
Baca juga: Serba Lebih Ketat, Inilah Tarif Dasar Ekonomi Penerbangan di Negeri Paman SamTheresa Hines. Foto: people.com
Korban saat itu juga dinyatakan tewas dalam pesawat tersebut. Diketahui, korban merupakan seorang wanita asal Carrollton, Texas yang bepergian seorang diri menggunakan American Airlines. Kejadian ini membuat penumpang dalam pesawat kaget dan beberapa diantaranya murka. Sebab, setelah mendarat, petugas layanan medis dalam penerbangan (EMT) langsung ke tempat kejadian dan beberapa penumpang mengklaim petugas melakukan tindakan kasar pada jasad korban.
Korban bukannya ditandu melainkan diseret melalui lorong kabin dan tak ada upaya untuk menutupi korban yang setengah telanjang tersebut.
Baca juga: Tangkal Terorisme, Larangan Bawa Laptop ke Dalam Kabin Dipandang Tak Efektif
“EMT melakukan tindakan tak semestinya,” ujar Endress yang adalah insinyur seismik. Namun, juru bicara bandara St Paul, Pat Hogan mengatakan bahwa korban menggunakan kaus dan celana dalam, serta saat dibawa keluar dari pesawat jasad korban dibawa dengan tandu.
Sementara, Ross Feinstein, juru bicara American Airlines tak rela pihaknya dituduh kecolongan. Ia mengatakan, pramugari tidak selalu mengecek seberapa lama penumpang berada di kamar mandi.
Baca juga: Berakibat Fatal, Pintu Pesawat Terbuka (Lepas) Saat Mengudara
“Jika seorang pramugari mengetahui ada penumpang yang berada dalam waktu lama di toilet, tentu mereka akan memeriksanya dan memastikan orang tersebut baik-baik saja,” kata dia.
Pengguna jasa penyebrangan kapal ferry rute Merak – Bakauheni mungkin pernah mendengar istilah buffer zone. Buffer zone merupakan suatu loket yang disediakan oleh PT. ASDP untuk memudahkan para calon pengguna jasa penyebrangan mendapatkan tiket, walaupun pada kenyataannya kehadiran buffer zone tidak menjamin mereka bisa langsung mengarungi ganasnya Selat Sunda. Selain faktor kepadatan kendaraan yang bersaing untuk masuk ke dalam ferry terlebih dahulu, faktor cuaca pun memegang andil dalam penumpukan kendaraan di pelabuhan.
Baca Juga: Pantau Trafik di Area Pelabuhan, PT ASDP Maksimalkan Penggunaan Drone
Buffer Zone yang mulai dioperasikan sejak tahun 2016 kemarin ternyata menuai banyak pujian, pasalnya solusi ini bisa memecah konsentrasi pemudik sehingga penumpukan kendaraan tidak terlalu parah di pelabuhan. Dalam kampanye dan sosialisasi tahun lalu, T ASDP menyebut layanan yang ada dj buffer zone berupa penyediaan E-Ticketing Portable yang beroperasi 24 jam penuh di hari yang ditentukan.
Pada awal kehadirannya, buffer zone hanya tersedia untuk kendaraan yang melintasi jalur tol, yaitu di KM 43 dan 68 Tol Tangerang – Merak. Kepercayaan diri PT ASDP meningkat seiring pujian yang mereka tuai tahun lalu, maka PT ASDP sepakat untuk menambah tiga buffer zone di pulau Jawa pada musim Mudik Lebaran tahun ini, yaitu di Villa Permata Hijau, Polsub Sektor Grogol – Merak, dan hotel Mangku Putra, Merak. Sedangkan untuk buffer zone yang tersedia di pulau Sumatera terletak di Terminal Rajabasa, Masjid Agung Kalianda, dan Rumah Makan Begadang 4.
Dengan adanya penambahan buffer zone di tiga titik di pulau Jawa, maka moda jalur non-tol pun kini bisa membeli tiket pemberangkatan di sana. Buffer zone sendiri menyediakan tiket untuk layanan go-show, dengan tenggat waktu aktif 12 jam setelah pembelian. Berbeda dengan tiket regular yang memiliki tenggat waktu aktif selama 24 jam setelah pembelian, tujuan dari pemangkasan durasi aktif tiket melalui buffer zone adalah untuk mengurangi antrean kendaraan di pelabuhan.
Layanan E-Ticketing Portable di Buffer Zone Rest Area KM43 Tol Jakarta – Merak.Baca Juga: Tarif Naik , ASDP Janjikan Peningkatan Kualitas Layanan di 14 Lintasan
Penumpang bisa mengisi manifest di buffer zone, dan ketika pembelian tiket di sana sudah selesai, mereka hanya tinggal men-scan QR code yang mereka dapatkan saat melakukan transaksi di buffer zone. Sedikit atau banyaknya, pengisian manifest di pelabuhan inilah yang akhirnya membuat antrean semakin meradang. Terbukti, dengan adanya buffer zone, para pengguna jasa penyebrangan dapat menghemat waktu dan tenaga mereka.
Tidak hanya di jalur penyebrangan Merak – Bakauheni, keberadaan buffer zone juga kini bisa dirasakan oleh para pengguna jasa penyebrangan jalur Katapang – Gilimanuk. Dengan konsep yang sama, para pengguna jasa penyebrangan dapat membeli tiket melalui buffer zone yang tersebar di wilayah paling Timur pulau Jawa, diantaranya Istana Gandrung, Jembatan Timbang Watudodol, Pelindo Tanjung Wangi, dan Stasiun KA Banyuwangi Baru. Sedangkan untuk buffer zone yang tersebar di area Pulau Dewata berada di Rumah Makan Soka, Lapangan Desa Melaya, Jembatan Timbang Melaya, dan Lahan Pemda.
Baca Juga: Sambut Angkutan Lebaran, Per 1 Juni 2017 PT ASDP Jual Tiket Online via Gadget
Untuk musim mudik 2017, PT ASDP melakukan terobosan baru dimana para pemudik bisa membeli tiket melalui online. Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP, Christine Hutabarat mengatakan para pemudik kini bisa memesan tiket kapanpun dan dimanapun mereka mau. “Pembelian tiket terjadwal dan secara online, jadi saudara-saudara kita yang hendak mudik bisa mengetahui kapan mereka harus berangkat,” tuturnya saat Press Conference yang diadakan oleh PT ASDP, Selasa (13/6/2017) kemarin sore.
Berarti, dengan adanya tiga metode pembelian tiket, PT ASDP mengharapkan para pemudik tidak lagi harus menghabiskan waktu dan tenaga mereka untuk mengantri di area pelabuhan. “Kehadiran sistem-sistem tersebut diharapkan dapat menjadi pemecah konsentrasi pemudik,” tutup Christine.
Sebagai moda darat berbasis massa yang memiliki jalur sendiri, maka tidak heran jika kereta api memiliki estimasi waktu perjalanan yang teorinya mampu tepat waktu, kecuali ada masalah sepanjang perjalanan. Jalur mandiri yang dapat dipastikan tidak akan bersenggolan dengan moda lain membuat kereta api menjadi pilihan banyak orang ketika mereka tengah dikejar oleh waktu, ditambah lagi dengan ongkosnya yang bisa dibilang ekonomis. Tiap kali kereta hendak memotong jalur moda lain, maka peranan orang ini menjadi vital karena tugasnya adalah mengatur lalu lintas di perlintasan kereta api.
Baca Juga: Jalur Perlintasan KA, Masih Jadi Momok Menakutkan
Penjaga Jalan Lintasan (PJL) dituntut untuk selalu waspada dan cekatan untuk menurunkan palang pintu dan menyalakan buzzer setiap kali kereta hendak lewat. Untuk jalur-jalur ramai, biasanya digunakan sistem shift untuk menjaga perlintasan tersebut. Namun untuk perlintasan kecil seperti di daerah pelosok, maka palang perlintasan tersebut ditutup jika petugas sudah selesai menjalankan tugasnya dan kembali dibuka pada keesokan harinya. Para PJL ini dipekerjakan oleh Dinas Perhubungan sesuai dengan region masing-masing. Dan untuk PJL di perlintasan kecil, biasanya mereka mengais rupiah dari belas kasih orang-orang yang melintasi jalur tersebut.
Walaupun kelihatannya tugas seorang PJL tidaklah rumit, namun sekali mereka teledor, maka tidak menutup kemungkinan akan ada nyawa yang melayang dan bisa jadi mereka dipaksa mendekap dibalik jeruji besi. Sebagaimana KabarPenumpang.com wartakan dari Kompas.com (14/3/2017), seorang PJL dari perlintasan Jalan Pramuka Raya, Jakarta Timur, Ahmad Fauzi mengatakan seorang PJL harus bisa memprediksi dari arah mana kereta akan datang. Hal tersebut kemudian menjadi penting mengingat kemungkinan mesin penginformasi datangnya kereta tidak berjalan dengan semestinya. Jika mesin penginformasi tersebut rusak, para PJL mesti berinisiatif untuk menyetop kendaraan bermotor agar tidak melintas terlebih dahulu.
Baca Juga: Hadapi Perlintasan KA, Jangan Panik Tetap Waspada!
Dalam menjalani tugasnya, Fauzi pun turut menjelaskan apa-apa saja yang mesti dilakukan ketika kereta hendak melintas. Para petugas PJL akan menerima laporan dari pos sebelumnya yang menginformasikan bahwa ada kereta yang baru saja melewati pos tersebut. Sekiranya jarak kereta dengan perlintasan sudah menyentuh angka 500m hingga 1 km, maka buzzer akan otomatis menyala dan saatnya para PJL untuk menurunkan palang pintu perlintasan.
“Di relnya ada sambungan. Kalau roda kereta lewat, nanti bunyi. Dari sana (pos) sudah lewat, telepon dulu ke mari. Yang dikabarin nama kereta yang lewat,” tutur Fauzi. Setelah kereta melintas, maka para PJL wajib untuk melaporkan hal yang sama seperti pos sebelumnya, yaitu menginformasikan kepada pos selanjutnya. Tidak lupa, para PJL harus kembali mematikan buzzer dan menaikkan palang pintu. Ternyata, tidak semudah yang dibayangkan ya tugas seorang PJL, dimana ia bertanggung jawab untuk memastikan jalur kereta steril apabila si ular besi hendak melintas.
Sumber: detik.com
Namun, pemandangan berbeda terihat dari perlintasan kereta api yang berada di desa-desa. Tidak ada buzzer, tidak ada pengingat dari pos sebelumnya, dan tidak ada palang pintu yang layak seperti di kota. Namun tanggung jawab mereka sama besarnya seperti para PJL yang berada di kota-kota besar, dan dengan upah yang ala kadarnya. Untuk para PJL di daerah-daerah terpencil, mereka harus tetap fokus dan lebih peka terhadap suara kereta api, karena tidak adanya sensor otomatis yang memberitahu kapan kereta akan lewat.
Mengantuk memang menjadi salah satu faktor tingginya kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh human error. Untuk beberapa mobil modern keluaran terbaru, kini sudah dilengkapi dengan sistem yang menggunakan sensor seperti kamera built-in untuk mendeteksi pengemudi yang sudah mulai mengantuk. Namun bagaimana jika mobil yang Anda gunakan merupakan mobil tua yang tidak memiliki sensor semacam itu?
Tidak perlu cemas, Prof. Cheung Yiu-Ming dari Hong Kong Bapist University bersama timnya telah mengembangkan sebuah sistem berbasis smartphone yang dapat melakukan pekerjaan yang sama seperti sensor pendeteksi rasa kantuk tersebut. Anda diwajibkan untuk menyimpan smartphone Anda di dashboard, sehingga kamera depan dapat memantau wajah Anda saat berkendara. Dampak positif dari penemuan ini adalah Prof. Cheung Yiu-Ming yang berhasil menyabet dua hadiah utama, salah satunya dalam pagelaran International Exhibition of Inventions of Geneva ke-45 yang diadakan pada April 2017 kemarin. Agar sistem tersebut tidak diambil alih oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab, maka tim mengajukan permohonan hak cipta untuk sistem tersebut.
Baca juga: Lakukan Napping, Tidur 20 Menit Untuk Kembali Segar Dalam Berkendara
Cara kerja dari sistem ini adalah dengan cara mendeteksi perubahan yang terjadi pada kelopak mata serta posisi kepala. Perubahan mikro yang dilakukan tanpa kita sadari terkadang menunjukkan bahwa kita sedang merasa kelelahan hingga mengantuk. Bila sistem menangkap sinyal yang mengindikasikan bahwa kita sedang mengantuk, maka alarm akan berbunyi untuk mengingatkan sang pengemudi yang mengantuk tersebut. Alarm tersebut hanya bisa dimatikan dengan memasukkan kode atau melalui perintah suara. Selama kode tersebut salah, atau sang pengemudi masih belum menyadari bahwa alarm tersebut menyala, maka suara bising yang dikeluarkan oleh sistem tersebut akan terus menyala.
Menurut sang kepala peneliti, teknologi ini tidak memerlukan perangkat keras peripheral atau perangkat yang harus dihubungkan ke komputer selain telepon itu sendiri, harganya yang bisa dibilang terjangkau, serta mudah digunakan. Dirasa sistem seperti ini sangat penting bagi para pengemudi, lalu mendorong para ilmuwan di Dartmouth University menciptakan sistem dengan fungsi yang sama, bernama CarSafe.
Baca juga: PT Angkasa Pura II Mudahkan Parkir Inap dengan Aplikasi “Parkir Inap Angkasa Pura II”
Dilansir KabarPenumpang.com dari ien.com, Senin (12/6/2017) Prof. Cheung Yiu-Ming mengatakan sistem baru ini dianggap sangat cocok untuk semua jenis pengemudi. “Namun lebih diutamakan bagi para pengemudi professional dan pengemudi yang sudah mengendarai kendaraannya berjam-jam lamanya,” tutur Prof. Cheung Yiu-Ming. Dengan adanya sistem baru seperti ini, diharapkan angka kecelakaan yang disebabkan oleh human error bisa diminimalisir. Ada baiknya, jika Anda mulai mengantuk, menepilah sejenak untuk beristirahat. Usahakan untuk tidak meminum minuman berkafein, karena itu hanya menunda rasa kantuk Anda, bukan menghilangkannya.
Mediterranean Shipping Cruises (MSC), perusahaan pelayaran yang melayani armada kapal pesiar, baru-baru ini memberikan beberapa rincian untuk kelas kapal pesiar terbarunya yang nantinya akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Ada empat kapal pesiar MSC yang akan dibangun di STX Perancis mulai tahun 2022 sanpai 2026. Diantara kapal yang disebut sebagai terbesar bakal memiliki 2.760 kamar serta dapat mengangkut 6.850 penumpang.
Baca juga: 12 Kapal Pesiar dengan Kolam Renang Mewah
Dilansir KabarPenumpang.com dari traveller.com.au (10/6/2017), kapal pesiar lansiran MSC nantinya akan nemumbangkan gelar kapal pesiar terbesar, yang sampai saat ini disandang Royal Caribbean’s Harmony of the Seas yang mampu mengangkut 6.780 penumpang. Berat kotor kelas kapal pesiar baru milik MSC diperkirakan sekitar 181 ribu ton dan lebih kecil dari kapal Oasis Royal yang memiliki berat kotor 185.170 ton.
Rincian kapal pesiar baru MSC ini di sebarkan saat berlangsungnya upacara di galangan kapal St Nazaira, Perancis. Sebab kapal pesiar ini mengambil alih kepemilikan kapal terbarunya yakni MSC Meraviglia yang mampu mengangkut 4.500 penumpang dengan berat 152 ribu ton. Setelah diluncurkan nanti, kapal ini akan berangkat menuju Miami tahun 2019 mendatang setelah melayani Eropa selama dua tahun pertama pelayarannya.
Baca juga: Ini 15 Lokasi Persinggahan Favorit Kapal Pesiar
“Seperti yang kami nyatakan MSC Meraviglia, sebuah kapal baru yang menandai dimulainya tahap berikutnya dari pertumbuhan kami, dengan senang hati kami mengkonfirmasi komponen kunci lain dari rencana investasi 10 tahun di World Class. Kapal baru ini akan memperluas kemitraan kami dengan STX France sampai 2026, dengan sampai tujuh kapal inovatif yang akan dibangun pada periode ini,” ujar Ketua Eksekutif Pelaksana MSC Pierfrancesco Vago.
Pertarungan kapal pesiar saat ini yang diperdebatkan adalah Royal Symphony of the Seas Royan Caribbean yang ke empat di Oasis dan akan memulai debutnya pada April 2018 mendatang. Kapal ini memiliki berat kotor 230 ribu ton dan memiliki kabin lebih banyak daripada tipe Harmony. Hal ini berarti memberitahukan bahwa kapal ini akan memiliki kapasitas yang lebih besar meski belum diumumkan secara langsung.
Baca juga: Ini Dia! Delapan Terminal Kapal Pesiar Termewah di Dunia
Kapal pesiar MSC yang nantinya bakal menjadi yang terbesar di dunia, dibuat dengan panjang 330 meter, lebar 47 meter dengan desain lekukan Y yang membuat kapal ini terlihat lebih unik dan memiliki banyak kabin di balkonnya. Dirancang dengan desain busur berbentuk G, kapal ini juga diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan dan stabilitas tamu pada gelombang laut. Kabin pada kapal ini sendiri berbentuk persegi ditambah dengan kolam renang kaca.
kapal terbesar MSC yang masih dalam wujud konsep ini bagian buritannya akan memiliki dek lebih rendah dengan model balkon terbuka dan mengelilingi sisi kapal dan mirip dengan Oasis Royal. Nantinya semua kapal pesiar ini akan menggunakan bahan bakar gas alam cair hasil dari fosil.
Baca juga: Garap Wisata Bahari, Pelni Canangkan Layanan Kapal Pesiar
“MSC Cruises telah memilih untuk mempercayai kemampuan kita untuk mendukung pertumbuhan dan ekspansi mereka. Dengan rencana pembangunan empat unit kapal pesiar, maka jumlah kapal pesiar MSC yang dibangun oleh kami anak mencapai 20 unit,” kata CEO STX Prancis Laurent Castaing.
Meraviglia merupakan kapal ke 12 dengan kontrak dua kelas kapal dunia dan pada jalur baru ini akan ada 11 kapal yang akan dibuat sampai tahun 2026 mendatang. Meraviglia adalah kapal pertama yang menggunakan kemitraan dengan Cirque du Soleil, mengusung tempat yang dirancang khusus untuk dua pertunjukan unik. Fitur penting lainnya termasuk ruang berkumpul untuk keluarga termasuk taman hiburan dan taman air, balkon dalam ruangan sepanjang 315 kaki dengan langit lampu LED dan tiga kapal MSC Yacht Club yang lebih besar.
Selasa, 13 Juni 2017 menjadi hari kelabu bagi dunia perkeretaapian, pasalnya Walahar Express baru saja menjadi korban tabrakan minibus di jalur kereta Pasar Senen yang mengakibatkan gerbongnya terbakar. Yang menyedihkan, gerbong AC yang terbakar nampak masih baru. Kereta ini merupakan kereta ekonomi jarak jauh yang di operasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 1. Dulunya Walahar Express merupakan kereta Lokal atau Patas Purwakarta atau juga disebut kereta Odong-Odong yang melayani penumpang hanya sampai stasiun Cikampek.
Baca juga: Rute KA Bogor – Sukabumi – Cianjur, Masih Eksis Meski Terlupakan
Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, Walahar Express memiliki rute Tanjung Priok – Purwakarta (PP). Kereta ini merupakan kereta lokal kelas ekonomi yang memiliki tarif paling murah yakni Rp6 ribu sekali jalannya. Walahar Express sendiri memiliki jalan lintasan yang hampir lurus di wilayah Kabupaten Karawang hingga Bekasi.
Awalnya kereta ini berangkat dari stasiun Jakarta Kota, kemudian pada Februari 2017 lalu kereta ini dialihkan ke stasiun Tanjung Priok bersamaan dengan Jatiluhur Express. Dimana Jatiluhur Express saat ini sudah disatukan dengan Walahar Express yang melayani perjalanan Tanjung Priok – Purwakarta serta kereta api Lokal Cikampek yang melayani rute Tanjung Priok – Cikampek.
Walahar Express terbakar (Istimewa)
Walahar Express sering disebut dengan kereta diesel (KRD), padahal sudah tidak lagi sebagai kereta diesel dan diganti menjadi kereta ekonomi biasa dengan kode K3. Rangkaian kereta Walahar ini dimulai dengan sebuah lokomotif diesel, gerbong K3 digunakan untuk gerbong tujuh hingga sembilan, terdiri dari sebuah gerbong makan dan gerbong barang.
Baca juga: Cikubang, Jembatan Kereta Terpanjang di Indonesia
Kereta yang dulunya merupakan Patas Purwakarta ini lahir pada awal tahun 1970-an. Saat itu adalah masa-masa indah Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) yang kini dikenal dengan PT KAI, dimana kereta api dikategorikan menjadi kereta cepat. Kereta Walahar Express atau Patas Purwakarta ini menggunakan lokomotif diesel hidrolik yang menjadi unggulan PJKA, namu seiring waktu digantikan dengan diesel elektrik.
Gerbong Walahar Express ini menggunakan kereta ekonomi buatan tahun 1964, 1965, 1966, 1978 hingga 1985 dan terkadang juga gerbongnya meminjam dari kereta api Gaya Baru Malam Selatan.
Baca juga: Cirahong, Jembatan Double Deck Satu-Satunya di Indonesia
Sebenarnya pemindahan jalur yang dulunya Jakarta Kota sekarang dari Tanjung Priok ini dikarenakan meningkatnya penumpang yang menggunakan moda transportasi kereta listrik (KRL) dari stasiun Jakarta Kota yang juga melayani pemberangkatan kereta api jarak jauh dan kereta lokal. Apalagi pada akhir pekan, pengguna kereta di stasiun tersebut sangat padat, sehingga jalur Wlahar Express tujuan Tanjung Priok – Purwakarta dan Tanjung Priok – Cikampek dipindah.
Seorang wanita asal Michigan menuduh dan menggugat maskapai Delta Airlines senilai US$10 juta setelah membiarkan penyimpangan seksual terjadi di penerbangan tersebut, yaitu tidak memberikan tindakan tegas kepada salah satu penumpangnya yang melakukan pelecehan seksual selama perjalanan. Berdasarkan lansiran KabarPenumpang.com dari patch.com, Selasa (13/6/2017), dokumen pelaporan tersebut tengah ditelaah oleh Pengadilan Negeri Wayne County di Detroit, Jumat lalu.
Baca Juga: Mantan Presiden Ini Salami Penumpang Delta, Ada Apa?
Rhonda Costigan, seorang pramusaji di Garden City, tengah melakukan penerbangan dari Myrtle Beach menuju Detroit bersama seorang putrinya setelah mereka mengikuti kompetisi cheerleaders pada 27 Juli 2016. Tak lama berselang, seorang pria paruh baya bernama Christopher Finkley menghampiri Rhonda dan mulai melancarkan aksinya. Ia mulai meraba-raba bagian paha Rhonda dengan alibi, “saya sangat suka dengan kulit putih,” Rhonda yang duduk di dekat jendela seakan terperangkap dan tidak bisa berbuat banyak.
Walaupun sudah memperingatkan berkali-kali untuk menghentikan aksinya, namun Christopher tidak mengindahkan permintaan tersebut. Kuasa hukum dari Rhonda Costigan, Gerald Acker mengatakan pria mesum tersebut tengah berada dalam kondisi terpengaruh minuman beralkohol saat peristiwa itu tejadi. Lagi, bukannya berhenti ketika diperingatkan untuk menjauhkan tangannya dari bagian kaki atas Rhonda, namun Christopher semakin menjadi-jadi dengan memasukkan tangannya ke dalam rok yang Rhonda kenakan.
Baca Juga: Atasi Dampak Kebisingan di Bandara, Bombardier Rilis Jet C Series
Rhonda mengaku kecewa dengan pihak Delta Airlines yang seolah membiarkan pelecehan tersebut terjadi, dan itulah yang menjadi salah satu dasar penggugatan tersebut. “Seolah mengijinkan penumpang yang melakukan penyimpangan seksual berkeliaran bebas di pesawat,” tutur Rhonda. Christopher sempat meninggalkan Rhonda sejenak untuk pergi ke toilet. Tak berselang lama, ia kembali ke tempat duduk asalnya di kelas utama, dan mulai masturbasi.
Kepada FBI, Finkley mengaku selalu memasukkan tangannya ke dalam celana dan mulai memijat kemaluannya. Akibat perbuatannya, Finkley terpaksa mendekap dibalik jeruji besi selama kurang lebih satu minggu. Tentu hukuman tersebut tidaklah setimpal dengan perlakuan yang sudah diterima si korban. Pihak Delta pun sudah meminta maaf atas kelalaiannya tersebut, dan mencoba untuk menawarkan penerbangan sejauh 2500 mil sebagai bentuk permintaan maaf. Penawaran tersebut dilayangkan pihak Delta 10 minggu setelah kejadian memalukan tersebut terjadi.
Pengacara Rhonda lalu menegaskan tidak mengambil tawaran tersebut guna memberikan efek jera kepada pihak maskapai untuk lebih membenahi diri dalam hal pengamanan.
Grab Malaysia kini tengah dirundung masalah setelah salah satu pengemudinya dicurigai memperkosa penumpang. Sontak, pemberitaan ini menjadi ramai di media Malaysia terlebih setelah pihak kepolisian menerima laporan dari korban yang mengaku diperkosa oleh sang pengemudi pada hari Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 waktu setempat di daerah Seri Kembangan, Selangor. Menanggapi laporan tersebut, polisi langsung menciduk pelaku, enam hari setelah menerima laporan.
Baca Juga: Uber Punya Fitur Peringkat Untuk Pengguna dari Pengemudi
Berdasarkan data yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman techcrunch.com, Senin (12/6/2017) kemarin, pihak kepolisian menyebutkan korban tidak melakukan perlawanan akibat tengah dalam kondisi mabuk. Pengemudi tersebut merupakan bagian dari layanan mobil pribadi GrabCar, yang sebanding dengan Uber X (layanan antar-jemput menggunakan mobil dengan tarif lebih terjangkau). Masih dari sumber yang sama, pihak Grab mengkonfirmasi telah menghapus pengemudi berusia 30 tahun tersebut dari pekerjaannya. Lebih lanjut, pihak Grab bekerja sama dengan kepolisian setempat akan memberikan dukungan kepada korban dan keluarganya.
Melihat ke belakang, tepatnya pada 5 Desember 2014 silam, seorang pengemudi Uber di India terpaksa diperkarakan oleh pihak yang berwenang setelah dirinya memperkosa penumpangnya. Kejadian berawal ketika seorang wanita yang bekerja dibidang keuangan baru saja menyelesaikan makan malamnya di sebuah restoran. Karena kelelahan, wanita berusia 26 tahun tersebut lalu terlelap dan alangkah kagetnya ketika tersadar dari tidurnya, ia berada di bagian terpencil dari kota. Menurut pemeriksaan medis, wanita tersebut mengalami pemerkosaan ketika sedang tertidur. Tak lama berselang dari pembeberan fakta medis tersebut, pihak kepolisian berhasil menggiring seorang yang dicurigai sebagai pelaku ke kantor polisi.
Belum lagi dari dalam negeri, tidak sedikit kasus pelecehan seksual yang diterima oleh para penumpang. Walaupun tidak semuanya secara fisik, namun pelecehan seksual melalui perantara virtual pun cukup memberikan tamparan kepada para korbannya sehingga mereka terkesan kapok untuk menggunakan jasa antar-jemput berbasis aplikasi tersebut. Seorang pelajar SMP berusia 12 tahun merupakan salah satu korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum pengemudi taksi online. Kejadian ini terjadi pada pertengahan bulan Mei 2017 kemarin.
Baca Juga: Uber Menghilang di Kota Malang
Ia mendapatkan beberapa pesan melalui Whatsapp dari sang pengemudi yang mencoba untuk menggoda dan menanyakan hal-hal di luar batas. Ternyata, sebelum berpisah dengan korbannya pun si pengemudi sudah mulai menanyakan pertanyaan-pertanyaan tidak senonoh. Korban yang masih di bawah umur tersebut lalu ketakutan hingga trauma untuk menaiki jasa transportasi online kembali. Keluarga yang kebingungan karena salah satu anggotanya dilecehkan lalu melaporkan tindakan tersebut kepada kantor Uber, namun tanggapan Uber tidak memberikan solusi yang signifikan. Sepakat, akhirnya keluarga menghubungi polisi dan tidak membutuhkan waktu lama untuk mencokok pengemudi cabul tersebut untuk diinterogasi.
Banyaknya kasus pelecehan yang terjadi di moda transportasi online membuat para petinggi murka karena dengan adanya pengemudi mesum seperti itu, maka pendapatan mereka semakin menurun karena kurangnya minat masyarakat untuk menggunakan jasa tersebut. Selain itu, banyak driver Uber memang disinyalir bermasalah karena proses seleksi tidak begitu ketat. Tapi belakangan pihak Uber mengklaim akan lebih selektif dalam perekrutan supir atau pengemudi yang mereka pekerjakan. Mungkin ini merupakan cerita kecil dari banyak kasus pelecehan yang terjadi di luar sana.
Diberbagai negara taksi Uber sedang mengalami kontroversi karena tidak mengantongi izin operasi. Banyak pengemudi Uber memang disinyalir bermasalah karena proses penerimaan tidak begitu ketat. Tapi belakangan pihak Uber mengklaim akan lebih selektif dalam pengrekrutan supir atau pengemudi yang mereka pekerjakan.