“Jual Tiket Berdiri” di Pesawat, Awak Maskapai Pakistan Diperkerakan

Pesawat jelas berbeda dengan angkot (angkutan kota) yang memperbolehkan penjualan tiket berdiri. Karena alasan keamanan dan juga kenyamanan, serta regulasi internasional dalam dunia penerbangan, ada larangan keras untuk memasukkan penumpang ke dalam kabin tanpa memiliki kursi, yang artinya penumpang masuk ke pesawat tanpa data manifest yang jelas. Namun, ada kabar yang mengejutkan datang dari maskapai penerbangan Pakistan, yakni Pakistan International Airlines (PIA). Dilansir KabarPenumpang.com dari aljazeera.com (26/2/2017) ada tujuh orang penumpang yang terpaksa berdiri selama empat jam penerbangan.Diketahui saat itu PIA PK-743 membawa 416 penumpang dalam penerbangan dari Karachi ke Madinah, Arab Saudi pada 20 Januari 2017 lalu. Padahal kapasitas pesawat ini hanya memiliki kapasitas 406 bangku termasuk tempat duduk lepas. Dari penelusuran, jenis pesawat diketahui adalah Boeing 777 yang termasuk wide body. Baca juga: Gawat! Pilot Ini Tertidur Setelah Lepas Landas Atas kejadian ini, pihak PIA melakukan penyelidikan insiden terkait adanya penumpang yang berdiri pada penerbangan di PIA PK-743 tersebut. Juru Bicara PIA, Danyal Gilani mengatakan, CEO PIA memerintahkan untuk menyelidiki masalah ini secara terinci. Setelah adanya laporan ini, kapten pesawat PIA PK-743 Anwer Adil memberikan pernyataan yang membantah kalau kesalahan ada di pihaknya. Dia mengatakan, tahu ada penumpang tambahan setelah pesawat lepas landas. “Setelah lepas landas, ketika saya keluar dari kokpit, petugas kabin senior memberi tahu saya bahwa ada beberapa orang tambahan yang masuk oleh staf lalu lintas bandara. Saya juga memperhatikan bahwa beberapa di antara mereka adalah orang-orang yang secara kategoris menolak kursi lompatan di loket check-in sebelum penerbangan,” kata Adil. Baca juga: Akibat Tas Obat, Sepasang Suami Istri Diusir dari Pesawat Dia mengatakan, saat pesawat sudah lepas landas, tidak memungkinkan kembali ke bandara lagi, sebab membutuhkan banyak bahan bakar yang tidak akan cukup untuk melanjutkan penerbangan. Akibat kejadian ini, Adil selaku kapten pesawat justru menyalahkan awak kabin senior. Menurutnya, awak kabin seniorlah yang bertanggung jawab untuk memastikan jumlah penumpang, jika ada tambahan awak kabin seharusnya tidak menerimanya. Baca juga: Alami Kendala Teknis, Maskapai JetStar “Panggang” Penumpangnya Dari laporan lainnya, disebutkan penumpang tambahan tersebut memiliki tiket yang bukan dalam bentuk cetakan komputer, melainkan tulisan tangan dan tidak sesuai dengan manifest penerbangan resmi. Sebenarnya, terkait overload atau kepenuhan baik penumpang maupun barang di pesawat sudah diatur dalam buku pedoman keselamatan yang dikeluarkan oleh pihak FAA (Federal Aviation Administration). Pilot harus selalu waspada terhadap konsekuensi overloading. Pesawat yang kelebihan muatan mungkin tidak dapat meninggalkan landasan. Baca juga: Gara-Gara Kebelet Buang Air Kecil, Penumpang Diturunkan dari Pesawat Gilani mengatakan bahwa ia tidak dapat mengkonfirmasi jumlah pejabat yang diperiksa atau berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan penyelidikan tersebut, namun pihak PIA mengatakan bahwa maskapai tersebut akan “menghukum siapapun yang terbukti bersalah”. Dia mengatakan bahwa kejadian overloading pesawat ini adalah yang pertama kali terjadi. Namun, maskapai nasional tersebut sebelumnya pernah dituduh membawa dua penumpang tambahan di toilet pesawat melalui rute domestik. Selama beberapa tahun terakhir, maskapai nasional Pakistan ini telah mengalami kerugian besar, dilaporkan melebihi $3 miliar, mendorong pemerintah untuk membahas pilihan lain untuk memprivatisasi maskapai tersebut, meskipun hal ini mendapat protes dari staf maskapai penerbangan.

Target Pengoperasian Kereta Bandara Soekarno-Hatta Molor dari Jadwal

Kereta bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang dijadwalkan akan beroperasi Juli 2017 ini molor pengoperasiannya. Kejadian ini membuat Direktur Jenderal Prekeretaapian Kementerian Perhubungan Prasetyo Boeditjahjono belum bisa menjelaskan kapan pastinya kereta bandara akan mulai beroperasi. Baca juga: Terganjal Pembebasan Lahan, Pengoperasian Kereta Bandara Soetta Mundur dari Jadwal “Bulannya saya tidak berani berbicara, seharusnya 2017,” ujar Prasetyo yang dikutip KabarPenumpang.com dari Tempo.co (9/6/2017). Sebelumnya pihak kereta api yang diwakili oleh Humas PT Kereta Api Indonesia Agus Komaruddin mengatakan, kereta bandara akan mulai beroperasi mulai September 2017 ini. Hal ini disebabkan masalah pembebasan tanah yang belum selesai karena banyak masyarakat yang belum berpindah dari tempat tinggalnya walaupun sudah mendapat penggantian rugi dari PT KAI. Baca juga: Kereta Bandara Ditaksir Mampu Tampung 33 Ribu Penumpang Walau sudah adanya pernyataan dari PT KAI, namun Prasetyo menuturkan belum lagi melihat posisi perkembangan pembangunan kereta bandara saat ini. Dirinya hanya bisa memastikan kereta bandara akan tetap beroperasi tahun ini dan yang jelas bukan pada bulan Juli besok. Hal senada terkait dengan perkembangan pembangunan jalur kereta bandara juga di ungkapkan Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro. “Saya tidak tahu sudah berapa persen pembangunan yang dilakukan,” ujar Edi. Baca juga: Parade Kereta Tanpa Awak Siap Sambangi Indonesia Prasetyo menambahkan, mundurnya pengoperasian kereta bandara bukan karena sengketa tanah di Manggarai. “Itu biasa, proseslah. Tak ada kaitannya dengan itu,” ujarnya. Selain itu, Edi menambahkan bahwa kereta bandara sudah bisa beroperasi bulan September mendatang. Hal ini menegaskan pernyataan humas PT KAI Agus Komaruddin beberapa waktu lalu. Menurut Edi, saat ini pihaknya tinggal menunggu penyelesaian kesiapan di Stasiun Manggarai. Baca juga: Ikuti Jejak Changi, Angkasa Pura II Siap Operasikan Skytrain Pada Juni 2017 “Dari awal sudah diprediksi tak mungkin Juli, tapi Juli keretanya datang. Alasan lainnya ada pabrik yang sudah digusur di Manggarai tetapi meminta waktu. Semoga cepat ya,” kata Edi.

Pulau Miangas, Garda Terdepan Yang Eksotis di Utara Indonesia

Jaraknya hanya 77 Km dari Pulau Mindanau, sementara dari kota Manado di Sulawesi Utara, untuk menuju lokasi jaraknya 493 Km. Inilah Miangas, pulau terluar di utara Republik Indonesia yang langsung berbatasan dengan Filipina. Dari aspek waktu tempuh pun, hanya butuh 30 menitan menggunakan speedboat dari Filipina menuju Miangas. Meski secara geografis lebih dekat ke Filipina, Miangas secara admistratif adalah bagian dari kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Baca juga: Mau ke Pulau Komodo? Ada Tiga Pilihan Untuk Anda Miangas terbilang pulau kecil, denhan luas sekitar 3,15 km² dan penduduk 1.000 jiwa. Namun belakangan nama Miangas kembali mendapat sorotan, lantaran konflik pertempuran antara militan pro ISIS dan pasukan Filipina yang tengah berkecapuk di Marawi, Mindanau Selatan. Karena lokasi geografis Sulawesi Utara yang berbatasan dengan Selatan Filipina, beberapa pihak di dalam negeri mengkhawatirkan pelarian militan ISIS menuju Indonesia lewat jalur laut. Tak tinggal diam, TNI/Polri telah meningkatkan operasi surveillance di perbatasan, dan sudah bisa ditebak bahwa Pulau Miangas berperan sebagai ‘pos pantau’ bagi Polri/TNI. Meski bisa disebut terisolir, di Pulau Miangas kini setidaknya sudah berdiri pos militer dari TNI AD dan Korps Marinir TNI AL. Bagi Anda yang berjiwa petualang, menyambangi Pulau Miangas bisa menjadi tantangan tersendiri. Bentang daratannya memang kecil, tapi eksotisme alam pulau ini masih terjaga baik. Tempat paling eksotik di Pulau Miangas adalah Tanjung Wora dimana jika air laut pasang akan terlihat terpisah dari daratan utama. Ditambah dengan lokasi meriam keramat yang menjadi saksi perjuangan nenek moyang orang Miangas melawan orang Sulu. Sayangnya, bila Anda sampai ke tempat ini jangan berharap adanya hotel mewah ataupun penginapan. Sebab, di sini belum ada penginapan dan hotel mewah, sehingga Anda harus mencari rumah warga untuk menumpang tinggal selama berada di pulau yang suhunya lumayan panas ini.
Bandar Udara Miangas
Selain tidak ada penginapan khusus wisatawan, urusan air tawar juga menjadi barang langka, jadi untuk sekedar membeli air mineral ukuran 600 ml, Anda harus merogoh kantong dalam-dalam karena harga yang ditawarkan perbotolnya bisa sampai Rp10 ribu. Meski serba terbatas, berkomunikasi dengan ponsel masih bisa dilakukan dari Miangas, operator seluler Telkomsel sejak tahun 2010 sudah menggelar BTS (Base Transceiver Station) 2G di Miangas, sayangnya sinyal dari Telkomsel masih 2G di Miangas. Ini artinya buat Anda yang gemar instant upload foto-foto di Instagram/Facebook/Path atau aplikasi messaging, maka dengan modal 2G semua itu tidak bisa dilakukan. Sebagai informasi layanan jejaring sosial/foto di aplikasi smartphone mensyaratkan jaringan 3G/4G. Baca juga: Eksplorasi Keindahan Pulau Pahawang dengan Pasir Putihnya Karena dinilai punya peran strategis, dan menjadi roadmap dalam pengembangan wilayah terluar, pada Maret 2017 lalu, maskapai Wings Air baru saja membuka penerbangan dari dan ke bandara perintis di Pulau Miangas. Sayangnya, penerbangan ini pun tak bisa langsung sampai tetapi bila berangkat dari Jakarta tetap harus menuju Manado selama dua jam lamanya. Dari Manado akan menggunakan pesawat Wings Air yang melayani rute Manado – Melonguane – Miangas dan sebaliknya menggunakan pesawat turbo propeller ATR-72 600 buatan Toulouse, Prancis. Adapun rute baru ini hanya melayani penerbangan satu kali dalam seminggu baik dari dan ke Miangas sendiri. Baca juga: ATR-72 600, Pesawat Tercanggih Untuk Penerbangan Perintis Nasional Selain dengan pesawat, Pulau Miangas juga bisa ditempuh dengan jalur laut yakni dengan kapal ferry yang menuju pelabuhan Tahuna. Tiketnya pun tak terbilang murah yakni sekitar Rp200 ribu sekali berangkat. Dengan waktu tempuh 12 jam perjalanan dari Manado menuju Melonguane dan dari Melonguane empat jam lagi untuk sampai ke Pulau Miangas. Perjalanan dengan kapal ini, berbeda dengan pesawat yang hanya seminggu sekali. Dengan kapal, bisa hingga dua sampai tiga kali seminggu tergantung cuaca dan ombak baik dari Manado maupun dari Melonguane. Sebab, bila ombak tinggi, kapal pun tak berani bersandar baik itu kapal logistik maupun kapal penumpang.
Pangkalan TNI AL di Miangas (TNI AL)
Di pulau ini karena sekelilingnya laut hanya ada wisata bahari yang bisa membuat anda terspesona saat menjejakkan kaki. Seperti pantai Merra yang meiliki pasir putih halus yang membentang cukup panjang. Tanjung Panci juga menjadi salah satu lokasi favorit memancing dan Pantai Lawara yang terkenal dengan batu terapungnya.

Ada Penampakan UFO di Dekat Kereta, Laporan Wanita ini Disangsikan

Seorang penumpang wanita yang tengah berada di dalam kereta memberi kesaksian bahwa dirinya melihat enam buah benda besar yang bersinar di langit. Kereta yang ia tumpangi tersebut tengah melintasi Apache County di Gurun Arizona, sebagaimana dilansir KabarPenumpang.com dari laman express.co.uk, Senin (12/6/2017). Saksi mata mengatakan, ia melihat enam benda bertingkat dua melayang di udara sembari mengeluarkan kilauan cahaya, seperti sebuah Unidentified Flying Object (UFO). Anak dari wanita itu lalu melaporkan kejadian yang baru saja dialami oleh Ibunya ke Mutual UFO Network (MUFON) yang berbasis di Amerika Serikat, sebuah organisasi besar di dunia yang melakukan penelitian dan inverstigasi pada UFO. Dalam laporannya, ia mengatakan bahwa sang Ibu baru saja melihat penampakan seperti sebuah UFO ketika tengah melintasi Gurun Arizona saat hendak bertolak ke Texas. Baca juga: Apa Itu Kotak Hitam Atau Black Box? “Ia tidak bisa tidur karena guncangan yang terjadi di kereta. Tidak sengaja ia melihat enam buah benda melayang yang bersinar di luar jendela,” begitu lapornya. Lebih lanjut, anak dari wanita itu menceritakan bahwa ibunya melihat enam benda aneh tersebut melayang berdampingan. “Jaraknya pun tidak terlalu jauh, sehingga ia bisa melihat benda tersebut memiliki dua tingkat. Ia juga mengatakan bahwa benda tersebut mengeluarkan cahaya yang amat terang dari bagian bawahnya,” tambah sang anak yang identitasnya dirahasiakan tersebut.
Foto UFO di Arizona. Sumber: express.co.uk
Merasa hal aneh yang ia lihat tersebut butuh bukti otentik, maka ia langung mencoba mengabadikan benda yang diduga UFO itu dengan menggunakan kamera HP, dan ia berhasil mengambil beberapa foto. “Saya sendiri telah meihatnya secara langsung dan hanya bisa menganalisis mereka adalah makhluk luar angkasa. Ibu saya adalah orang skeptik, sehingga ia bisa membuktikan keberadaan UFO dengan mata kepalanya sendiri,” Baca juga: Suksesor Concorde ini Tetap Dihantui Bayangan Kelam Pendahulunya “Dia nampak sangat bersemangat  untuk membagikan ceritanya. Saya tahu Ibu bukan tipe orang yang suka membesar-besarkan sesuatu atau bahkan mencari perhatian khalayak,” tegas sang anak yang tidak ingin Ibunya dituduh penyebar kebohongan tersebut. Laporan tersebut dilayangkan oleh pihak saksi kepada MUFON disertakan tiga foto yang diambil dari kamera HP. Director of Communication MUFON, Roger Marsh mengatakan agar masyarakat tidak terpancing terlebih dahulu sebelum analisis investigasi terhadap barang bukti yang diterima rampung. “Foto yang dicantumkan saksi menunjukkan enam benda aneh tersebut berbentuk seperti cakram yang jaraknya kurang dari 100 kaki dari lokasi ia mengambil foto,” tutur Roger. “Harap diingat bahwa kebanyakan penampakan UFO dapat dijelaskan sebagai sesuatu yang alami atau buatan manusia,” tambahnya. Kini, pihak MUFON masih menyelidiki kasus yang terjadi pada bulan April 2017 silam. Sedangkan keterangan lain diperoleh dari Scott Brando, seorang pengelola situs debunking ufootinterest.org, percaya bahwa foto tersebut hanyalah sebuah lensflare, atau cahaya yang tercecer dalam sistem lensa optik yang umumnya muncul akibat mekanisme pembentukan citra yang tidak diinginkan, misalnya akibat pantulan internal, maupun materi lensa yang kurang homogen.

Bermasalah di Mesin, Airbus A330 China Eastern Terpaksa Return to Base

Sebuah pesawat jet terpaksa mendarat kembali setelah mengalami masalah pada bagian mesinnya, Minggu (11/6/2017) di Sydney, Australia. Maskapai China Eastern mengatakan awak pesawat melihat kerusakan pada saluran masuk udara di mesin kiri tak lama setelah lepas landas pada Minggu malam, sekitar pukul 20.30 waktu setempat. Akibat kejadian tersebut, sang kapten memutuskan untuk kembali  mendarat. Faktanya, maskapai China Eastern menggunakan pesawat A330 dari Airbus dimana pesawat tersebut memiliki dua mesin. Sebagaimana KabarPenumpang.com wartakan dari laman nbcnews.com, Senin (12/6/2017), penumpang mengaku mendengar suara yang cukup bising, dan mencium bau seperti ada yang terbakar. Tak lama berselang, kru lalu memindahkan seluruh penumpang ke sebelah kiri pesawat yang akan bertolak menuju Shanghai, Cina tersebut. Penumpang ini mengatakan awak kabin langsung turun tangan dengan menenangkan seluruh penumpang dan menyuruh mereka untuk mengencangkan sabuk pengaman. Baca juga: Bird Strike! Masih Jadi Momok Menakutkan dalam Dunia Penerbangan “Kami sangat panik karena kami tidak tahu apa yang terjadi,” tuturnya kepada media setempat. Ternyata keputusan sang pilot untuk mendaratkan pesawatnya kembali berbuah manis. Insiden tersebut tidak memakan korban luka maupun korban jiwa. Keterangan tersebut diperoleh dari General Manager China Eastern Airlines, Kathy Zhang. Keterangan berbeda didapatkan dari seorang ahli penerbangan di University of New South Wales, Profesor Jason Middleton. Darinya diperoleh penjelasan mesin pesawat dengan nomor penerbangan MU736 mengalami kerusakan yang akhirnya merobek baling-baling utama mesin kompresor. “Ketika pesawat mengalami kerusakan, Anda terkadang bingung kerusakan ada di titik mana, bisa saja dari baut yang kendor,” ujarnya.
Sumber: Twitter
Sementara itu, juru bicara Rolls-Royce, yang juga memproduksi mesin pesawat seri Trent 700 mengatakan pihaknya sudah mendengar kabar mengenai kerusakan produknya yang hampir saja menghilangkan nyawa para penumpang serta awak pesawat China Eastern Airlines. “Kami mengetahui kejadian tersebut dan akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti pelanggan dan mitra yang relevan guna menyelidiki penyebab dari masalah ini,” ujarnya dalam sebuah statemen. Biro Keselamatan Transportasi Australia mengkonfirmasikan bahwa pihaknya sedang menyelidiki insiden tersebut. Akibat dari kejadian ini, cungkup baling-baling pesawat sebelah kanan berlubang dengan ukuran yang cukup besar.

Yang Sebaiknya Diketahui dari Tol Cipali dan Brexit

Guna mempersingkat waktu tempuh dalam perjalanan  musik, pilihan melewati Tol Cipali atau Cikopo – Palimanan dengan panjang 116 km menjadi prioritas bagi banyak warga yang ingin menuju ke arah Jawa Tengah. Tol ini menghubungkan daerah Cikopo, Purwakarta, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat. Jika ditelisik lebih dalam, sejatinya tol Cipali merupakan perpanjangan dari tol Jakarta – Cikampek dan juga menjadi bagian dari tol Trans Jawa yang menghubungkan Merak, Banten hingga Banyuwangi, Jawa Timur. Dengan adanya tol ini memperpendek perjalanan sejauh 40 km dan di prediksi mampu memotong waktu tempun satu setengah hingga dua jam dibandingkan bila melewati jalur Pantura, Jawa Barat. Bila dihitung dari Jakarta, tol Cipali memiliki panjang dan berhenti di kilometer 189. Pembangunan tol Cipali ini dimulai dengan ground breaking atau peletakan batu pertama oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto pada 8 Desember 2011 lalu yang kemudian diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Juni 2015. Baca juga: Pacu Konektivitas Infrastruktur, Jokowi Minta Pelayanan di Pelabuhan Bakauheni Ditingkatkan Jalan tol Cipali berada di atas lahan seluas 1080,69 hektar dan memiliki delapan tempat peristirahatan, tujuh simpang susun dan tujuh tempat pertukaran antara lain di Cikopo, Kalijati, Subang, Cikedung, Kertajati, Sumberjaya dan Palimanan. Sayangnya pada hari ke 10 setelah diresmikan, di tol ini sudah terjadi 30 kali kecelakaan yang mengakibatkan banyak orang meninggal dan luka-luka.
Jalan tol Cipali waktu sebelum pembukaan (Tempo)
Adanya kecelakaan yang terjadi lebih banyak karena adanya human error, pasalnya desain jalan tol ini cenderung lurus dan sangat panjang, sehingga pengemudi banyak yang mengantuk saat mengemudi di jalur tol ini. Penyebab lain kecelakaan, pada saat itu disebut-sebut jalur tol ini kurang memiliki penerangan jalan. Tak hanya tol Cipali, Tol Pejagan – Pemalang yang berakihir di Brebes exit atau biasa disebut Brexit juga menjadi salah satu ikon mudik tahun lalu. Brexit menjadi ikon lantaran pintu keluar tol ini pernah membuat imbas macet parah. Tol yang terbentang sepanjang 57,5 km ini adalah perpaanjangan dari tol Kanci – Pejagan yang menghubungkan Pejagan, Brebes dengan kabupaten Brebes. Jalur ini sendiri diresmikan oleh Presiden Joko Widodo tahun lalu tepatnya 16 Juni 2016. Tol ini dibangun dengan investasi sebesar Rp4,8 triliun. Baca juga: Hadapi Tol dan Penerbangan LCC, PT KAI Rancang Layanan “Door to Door Services” Tol ini juga merupakan jalur Trans Jawa. Pada Juli 2016 lalu, tepatnya 1 Juli terjadi kemacetan luar biasa di pintu keluar tol Brebes Timur pada masa mudik lebaran. Pada kejadian ini diketaahui kendaraan bermotor berhenti hingga 20 jam di ujung jalan tol. Akibat kemacetan, sebanyak 12 pengguna kendaraan bermotor meninggal lantaran kelelahan berat. Kemacetan di ruas tol Pejagan-Brebes Timur ‎menuju arah Tegal disebabkan tiga faktor utama, yaitu ribuan kendaraan yang melintas di jalan tol Pejagan-Brebes Timur tidak mampu ditampung jalan arteri, banyak pemudik yang menyerobot antrean lajur menuju SPBU, dan petugas di lapangan terlambat melakukan pengalihan arus sehingga lalu lintas macet total dan sulit diurai karena banyak pemudik berhenti di pinggir jalan karena kelelahan menghadapi kemacetan. Kedua jalur tol ini baik Cipali maupun Brexit pastinya akan tetap digunakan pada arus mudik tahun 2017 ini. Namun, hingga kini belum terlihat jelas tol Trans Jawa ini akan seperti apa saat nanti lebaran.

NEVS Rilis Mobil dengan Pengubah Interior Melalui Kedipan Mata

National Electric Vehicle Sweden (NEVS) telah membeli aset Saab pada tahun 2002 lalu untuk menunjukkan visinya tentang perjalanan penumpang dengan menggunakan CES Asia. Mobil yang memiliki mobilitas khusus ini bukan hanya kendaraan yang bisa menjemput dan menurunkan Anda secara otomatis, melainkan kendaraan ini bisa mengubah interior dalam mobil sesuai keinginan Anda. Baca juga: Cina Luncurkan ART, Kereta Otonom Tanpa Rel Untuk Kota Kecil Dilansir KabarPenumpang.com dari newatlas.com, dalam mobil ini Anda bisa menikmati perjalanan hanya dengan kedipan mata dan bisa menikmati hal yang menakjubkan dimana tema suasana bisa terganti secara otomatis. Ini membawa Anda seperti melakukan teleportasi dari tempat satu ke tempat lainnya, padahal hanya berada di dalam mobil, pasalnya mobil otonom ini memberikan Anda waktu relaksasi. Dengan konsep InMotion NEVS, Anda bisa mengeksplorasi kenyamanan duduk seperti di rumah atau tempat kerja Anda. Uniknya mobil ini hanya memiliki satu pintu, saat dibuka sensasinya seperti Anda masuk ke dalam sebuah gua dengan pintu yang terangkat ke atas seperti sayap kupu-kupu terangkat sebelah. Sebenarnya ini mobil cantik untuk mengendarai kota, melainkan tentang interior dan letak tempat duduk fleksibel tergantung pengguna.
NEVS InMotion Concept 14 newatlas.com
Metode sosial yang digunakan adalah tata letak self-driving vis-à-vis yang lebih tradisional dengan memfasilitasi percakapan dengan pengendara lain. Selain itu sistem pencahayaan dan perangkat lainnya di dalam mobil otomatis bisa dikendalikan melalui sebuah aplikasi yang bisa menjaga kejernihan interior pencahayaan. Baca juga: Olli, Bus Autonomous yang Bisa Diajak Bicara NEVS mengajak para pengguna untuk merasa seperti menaiki mobil pribadi karena mengandalkan armada yang berjalan sendiri dengan bahan bakar listrik. Mobil otomatis ini hadir dalam berbagai model dan ukuran dan InMoion 9-3 berada di level lima, dimana bisa berkoordinasi dari mobil ke mobil yang mempermudahkan mobilitas. Dalam menggunakan mobil otomatis ini, waktu perjalanan Anda sangat menyenangkan dimana suasana bisa diubah sesuka hati pengguna dan Anda merasa sampai tempat tujuan lebih cepat dari biasanya. Sistem mobilitas yang sempurna dan berjalan mulus itu tetap menjadi fantasi untuk saat ini. Dalam program ini, NEVS menggunakan armada sedang listrik 9-3 saat peluncuran di Tianjin, Cina. NEVS menjanjikan serangkaian teknologi, termasuk WiFi dalam kendaraan, pengelolaan baterai via smartphone, filter udara pada kabin, dan pembaruan perangkat lunak over-the-air. Mobil ini juga dilengkapi sistem kunci smartphone digital, portal manajemen armada dan kontrol kendaraan cerdas. NEVS akan membangun 9-3 di Cina, sementara waktu peluncuran direncanakan pada tahun 2018. Selanjutnya NEVS akan mempersiapkan seri crossover 9-3X.

Raih Kemenangan Untuk Negara, Paralimpian Justru Dinistakan di Kereta

Sudah sepantasnya seorang atlet yang memenangkan perlombaan internasional mendapat penghargaan dan perhatian dari pemerintah, terlebih bagi seorang paralimpian (atlet penyandang disabilitas) India Suvarna Raj yang merasakan ketidaknyamanan di kereta. Dilansir KabarPenumpang.com dari ndtv.com (12/6/2017), Raj terpaksa tidur di lantai Garib Rath Express karena tempat tidur di gerbong terlalu tinggi untuknya yang menggunakan kursi roda. Baca juga: Atasi Lonjakan Penumpang Kereta di Musim Libur, India Siapkan Skema Vikalp Kejadian ini terjadi satu hari setelah Raj memenangkan pertandingan tenis dan membawa pulang medali untuk negaranya. Raj saat itu merasakan seperti di tolak untuk tidur di tempat yang nyaman dalam kereta padahal dirinya telah meminta berulang kali agar mendapat kenyamanan. Atas kejadian ini, Menteri Perkeretaapian Suresh Prabu langsung memerintahkan penyelidikan atas perlakuan yang diterima Suvarna. “Saat itu saya meminta bertukar pada penumpang lainnya agar saya bisa mendapatkan tempat tidur yang lebih rendah. Tetapi mereka menolak secara terang-terangan,” ujar Raj.
Survana saat menunjukkan tempat tidurnya di atas (www.ndtv.com)
Tak hanya itu, saat diwawancarai kantor berita ANI, Raj mengatakan dirinya ingin sekali bertemu dengan Menteri Perkeretaapian Suresh Prabu. “Saya ingin bertemu dengan Menteri Suresh Prabu dan menceritakan kepadanya tentang masalah yang harus saya dan penyandang disabibilitas alami saat bepergian dengan kereta api,” tegasnya. Baca juga: Karena Sapi Dianggap Suci, Penumpang Rela Turun dari Kereta Setelah itu, kantor berita ANI men-tweet kepada Menteri Suresh Prabu terkait masalah yang dihadapi oleh Raj dan dijawab langsung oleh Suresh melalui akun pribadinya. “Telah memeritahkan penyelidikan dalam masalah ini. Kami serius memastikan kelancaran perjalanan untuk Divyang. Sebagai tanggapan Ms Raj saya tidak ingin penyelidikan apapun. Saya ingin solusi yang permanen dan jelas untuk penyandang disabilitas,” tulis Prabu. Diketahui, Suvarna Raj sudah menjadi seorang paralimpian selama 12 tahun mewakili India di pertandingan Tenis. Baru-baru ini, Raj memenangkan dua medali di Thailand Para Table Tennis Open tahun 2013. Tak hanya itu kini, Survana juga mewakili partai Yogendra Yadav Swaraj India dalam pemilihan kota baru. Baca juga: India Hadirkan Kereta Kubah Kaca Untuk Tarik Wisatawan Selain kejadian yang diterima Raj, otoritas perkeretaapian India juga terlibat dalam kontroversi lainnya dimana beberapa bulan lalu, pengadilan tinggi Bombay menginstruksikan kereta api untuk memberi kompensasi kepada seorang wanita disabilitas yang tidak memiliki kaki saat naik kereta. Keluhan lainnya juga pernah terjadi di maskapai penerbangan. Tahun lalu, Mahkamah Agung memerintahkan maskapai domestik SpiceJet untuk membayar kompensasi Rs10 lakh kepada seorang aktivis Jeeja Ghosh yang menderita celebral palsy dan diturunkan dari pesawat empat tahun lalu.

Jelang Musim Panas, AS Perketat Prosedur Keamanan di Bandara

Proses masuk ke Negeri Paman Sam pada Musim panas ini (21 Juni – 22 September) nampaknya bakal bertambah lama, lantaran otoritas bandara internasional di Amerika Serikat (AS) telah mengumumkan untuk memperketat prosedur keamanan. Dilansir KabarPenumpang.com dari cnbc.com (11/6/2017), dari beberapa survei yang dilakukan kepada para wisatawan didapat hasil bahwa 68 persen merasa puas dengan pemeriksaan pada keamanan bandara. Persentase ini naik sekitar tiga persen dari survei ahun lalu yang hanya memberikan hasil 65 persen. Baru-baru ini The Transportation Security Administration (TSA) akan melakukan pengujian keamanan baru untuk melihat isi barang yang dibawa penumpang lebih detail pada sepuluh bandara. Baca juga: Angkasa Pura I Perketat Prosedur Keamanan di 13 Bandara Dengan kebijakan baru ini memang akan membuat para penumpang yang barangnya diperiksa akan sedikit lebih lama, artinya waktu tunggi di bandara bisa lebih panjang. Dalam perubahan ini, nantinya penumpang dipastikan akan mengeluarkan lebih banyak barang dari barang bawaannya saat memasuki security check. Salah seorang konsultan penerbangan dan juga presiden Boyd Group Internasional, Mike Boyd mengatakan dirinya tidak masalah dengan memisahkan barang-barang yang akan dibawa. Menurutnya ini akan memudahkan petugas pemeriksa di bandara dalam memeriksa barang-barang penumpang. Saat ini, bandara-bandara yang akan dilakukan uji coba oleh TSA untuk keamanan yakni Los Angeles, Phoenix, Las Vegas, Boston, Detroit, Fort Lauderdale dan Puerto Rico. Adapun barang-barang yang akan diperiksa dalam perjalanan ini selain laptop, ada tablet, dan perangkat elektronik lainnya. Baca juga: Tangkal Terorisme, Larangan Bawa Laptop ke Dalam Kabin Dipandang Tak Efektif “Secara keseluruhan ini adalah langkah positif. Namun yang menjadi pertanyaan mengapa harus diumumkan nama-nama bandara tersebut? Mengapa tidak mengirim memo ke Al Qaeda saat Anda melakukannya?” kata Boyd. Boyd mengatakan kepada CNBC bahwa pengungkapan publik tidak diperlukan, dan bahkan bisa menjadi kontraproduktif. “Katakan saja kita akan memiliki keamanan yang lebih tinggi di beberapa tempat jadi Anda mungkin harus memisahkan beberapa barang Anda dan menjaga agar barang elektronik Anda tetap terpisah. Itu hal yang sangat mudah dilakukan, tapi untuk mengatakan bahwa kita akan melakukannya di Los Angeles untuk teroris, itu adalah tempat yang baik untuk dihindari,” katanya. Penyesuaian pada prosedur ini dilakukan setelah adanya larangan penggunaan laptop di dalam kabin pesawat terbang dari beberapa bandara di Timur Tengah. Minggu lalu, Homeland Security mengatakan sedang mempertimbangkan untuk memperluas larangan tersebut ke 71 bandara. Baca juga: Laptop Anda Diperiksa di Bandara? Jangan Keburu Panik! Nantinya bila terjadi pada penerbangan domestik, Boyd berujar bisa mengubah transportasi udara menjadi saluran komunikasi. Menurut Boyd, dirinya masih membutuhkan laptop dalam perjalanannya. Dia menambahkan, bila laptop diambil maka akan ada penurunan penumpang pada perjalanan domestik. Boyd mengatakan, pada musim panas ini, maskapai Amerika baru-baru ini memproyeksikan penerbangan akan meningkat empat persen. “Perbedaan di musim panas adalah perpaduan antara pelancong, lebih banyak anak dan lebih banyak kereta bayi,” katanya.

Hyperloop One Pamerkan Sembilan Rute Andalannya

Sebagai salah satu moda transportasi masa depan yang tengah menggodok segala sesuatunya hingga siap dioperasikan, Hyperloop One kini baru saja menambahkan sembilan rute potensialnya di Benua Biru, diantaranya, Estonia ke Finlandia, Spanyol ke Maroko, Corsica ke Sardinia, Belanda, Polandia, Skotlandia sampai Wales, Liverpool ke Glasgow, dan London ke Edinburgh. Baca Juga: Hyperloop, Tawarkan Kecepatan Supersonic Untuk Transportasi Indonesia Diharapkan, dengan sembilan rute tersebut dapat membantu mobilitas para penggunanya sehingga mereka dapat bepergian dengan waktu yang sangat singkat, mengingat kendaraan ini digalang-galang dapat menempuh kecepatan di atas 1000km per jam. Salah satu rute yang menarik perhatian adalah Helsinki menuju Tallin di Estonia, karena moda kapsul super cepat ini akan meluncur di bawah Laut Baltik. Seperti yang sudah diketahui bersama, Hyperloop merupakan salah satu rancangan moda masa depan yang akan menghubungkan dua titik tanpa transit dan dengan kecepaan yang fantastis. Berbeda dengan Hyperloop yang juga tengah dikembangkan oleh Elon Musk, Hyperloop One diusung-usung sebagai moda yang pengoperasiannya lebih sederhana ketimbang Hyperloop. Senada dengan Hyperloop, Hyperloop One juga menggunakan media tabung  sebagai lintasan dari moda tersebut. Penumpang akan masuk ke dalam sebuah kapsul kargo yang akan membawa penumpangnya melesat dengan kecepatan 620 mph atau setara dengan 1000km per jam. Kapsul penumpang tersebut akan dilontarkan oleh alat yang memiliki fungsi seperti ketapel, namun menggunakan tenaga elektromagnetik. Terdapat juga kompresor udara pada bagian depan kapsul penumpang yang berfungsi untuk mengurangi tekanan udara di depan dan akan mengalirkannya ke belakang. Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, Hyperloop One telah mempertegas keseriusannya dalam pengadaan kendaraan masa depan itu dengan memperkenalkan cara kerja dari Hyperloop One yang secara operasionalnya hampir serupa dengan kereta, namun di setiap jalurnya hanya memiiki dua stasiun, stasiun awal dan akhir. Baca Juga: Minggu Ini, Hyperloop Agendakan Uji Coba Jalur Pada awalnya, Hyperloop akan melakukan uji coba pertamanya di fasilitas uji perusahaan di sebelah utara Las Vegas pada pertengahan tahun 2016 lalu, namun karena berbagai halangan, akhirnya uji coba tersebut terpaksa diundur hingga enam bulan lamanya. “Hyperloop One adalah satu-satunya perusahaan di dunia yang telah membangun jalur uji sistem Hyperloop yang berfungsi penuh,” kata pendiri dan Presiden Teknikisi Hyperloop One, Josh Giegel sebagaimana dikutip KabarPenumpang.com dari newatlas.com, Selasa (6/6/2017). “Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, tim kami yang terdiri dari hampir 200 insinyur, teknisi dan perakit mengembangkan teknologi kami dan mengubah hamparan padang pasir di A.S. menjadi jalur uji coba yang membuktikan bahwa kami dapat membangun sistem Hyperloop di manapun di dunia. Kami menantikan untuk menampilkan teknologi kami dan percaya bahwa Eropa adalah wilayah yang tepat untuk dijadikan target pemasangan sistem Hyperloop pertama di dunia,” tukasnya.