Jejak Sejarah Trem Surabaya: Menguak Arsitektur Unik Stasiun Karangpilang yang Sederhana

Bagi pecinta sejarah, tentu berkunjung ke Kota Surabaya banyak sekali menyimpan cerita masa lampau yang sangat melegenda. Terlebih banyak peninggalan bangunan maupun jalur kereta khususnya trem yang ternyata masih menarik untuk dibahas. Ya, banyaknya jalur trem yang menghubungkan beberapa daerah di Kota Surabaya maupun sekitarnya menyimpan cerita yang membuat masyarakat penasaran. Seperti pada bangunan stasiun yang membuat penikmat sejarah jalur trem tentunya ingin berkunjung. Ya, Stasiun Karangpilang ini ternyata masih terlihat hingga kini sebagai stasiun yang melayani jalur trem dari dan ke Wonokromo, Surabaya. Meski bangunannya kecil, namun menyimpan banyak cerita tentang moda transportasi di Surabaya pada masa lalu. Dan yang lebih mengejutkan, meski kondisi saat ini beralih fungsi menjadi warung, tapi area tanahnya masih milik PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI).
Stasiun/Halte Karangpilang yang masih terlihat bangunannya hingga kini dan beralih fungsi menjadi warung makan. (Foto: Dok. Tangkapan Layar Youtube)
Stasiun Karangpilang, atau lebih tepatnya disebut Halte Karangpilang karena ukurannya yang kecil, dibangun pada tahun 1890. Pembangunnya adalah sebuah perusahaan Belanda bernama Oost Java Stoomtram Maatschappij. Dulunya, tempat ini berfungsi sebagai tempat pemberhentian trem uap. Kawasan Karangpilang saat itu masih desa atau berada di pinggiran Surabaya. Trem yang melintas dari Wonokromo-Karangpilang hingga Krian umumnya mengangkut penumpang orang. Sebab di sepanjang jalur ini banyak melewati pasar-pasar. Seperti pasar Wonokromo, Sepanjang dan Krian. Dalam sehari trem ini melintas dua kali, yaitu pagi dan sore hari. Jalur trem yang membentang ke arah selatan ini memang khusus menggunakan trem bertenaga uap. Alasannya. Trem uap ini menghasilkan lebih banyak polusi dibandingkan trem listrik. Jadi, agar asap dan uapnya tidak mencemari pusat Kota Surabaya, jalur trem uap ini sengaja dibuat menuju pinggiran Surabaya. Sayangnya, era trem di Surabaya berakhir. Layanan trem di kota ini resmi berhenti beroperasi pada tahun 1970-an. Ini karena persaingan yang ketat dengan mobil pribadi dan moda transportasi umum lainnya yang semakin berkembang. Akibatnya, banyak stasiun atau halte trem di Surabaya yang kemudian kehilangan jejaknya. Halte Trem Karangpilang ini adalah salah satu dari sedikit yang masih bertahan hingga hari ini. Meski tak lagi melayani trem, bangunan tuanya masih berdiri kokoh dan masih menjadi aset milik PT KAI. Selain itu, ini menunjukkan bahwa secara kepemilikan, stasiun ini masih terkait dengan sejarah perkeretaapian di Indonesia. Berharap stasiun ini masih bisa bertahan di tengah zaman yang semakin modern. Sehingga bangunan tersebut menjadi bagian penting dari sejarah transportasi di Surabaya yang patut dilestarikan.
Sering Mengundang Tanya, Inilah Alasan Trem Dihapuskan di Jakarta

Garuda Indonesia Gandeng WebCargo Perluas Layanan Kargo ke Asia

Garuda Indonesia melalui lini bisnis kargo pada Senin (29/9) mengumumkan kerja sama dengan Freightos Limited, platform layanan kargo global yang berbasis di Spanyol. Melalui kolaborasi ini, Garuda Indonesia resmi bergabung ke dalam WebCargo by Freightos, yang memberi kemudahan bagi perusahaan pengiriman barang untuk melakukan pemesanan layanan kargo Garuda Indonesia secara real-time dan seamless. Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani mengungkapkan, “Kolaborasi dengan WebCargo by Freightos akan memperkuat kinerja kargo Garuda Indonesia khususnya di pasar internasional, sehingga membuka peluang pertumbuhan yang baru maskapai pembawa bendera bangsa ini.” CEO Freightos, Zvi Schreiber menyampaikan, “Asia Tenggara berperan krusial dalam perdagangan global, dan Garuda Indonesia merupakan pemain penting di kawasan ini. Dengan memanfaatkan layanan kargo Garuda Indonesia di WebCargo by Freightos, para forwarders akan mendapatkan akses lebih mudah di rute-rute yang padat.” “Dari ekspor fesyen hingga barang-barang teknologi tinggi, kolaborasi Garuda Indonesia dan Freightos akan membantu perusahaan pengiriman barang untuk memperoleh kapasitas kargo secara efisien, real-time, serta meningkatkan perdagangan global,” jelas Schreiber. Dalam kerja sama ini, Garuda Indonesia akan menawarkan kapasitas kargo secara eksklusif melalui WebCargo by Freightos, khususnya pada rute-rute yang menghubungkan Jakarta dan Denpasar dengan hub global utama, termasuk ke Hong Kong, Jeddah, Shanghai, Singapura, Sydney, Tokyo Haneda dan Tokyo Narita. “Garuda Indonesia yakin bahwa kemitraan strategis dengan WebCargo by Freightos ini akan membuat layanan angkutan kargo kami semakin mudah diakses, sekaligus memberikan pengalaman pemesanan online yang seamless. Melalui penguatan aksesibilitas dan efisiensi layanan kargo secara digital, kami yakin Garuda Indonesia akan terus tumbuh dan memenuhi kebutuhan pengguna jasa,” tutup Wamildan.
Eksplorasi Sektor Kargo, Garuda Indonesia Group Luncurkan “Tauberes”

Paling Nyaman! 4 Rekomendasi Sleeper Bus Mewah Rute Jakarta-Jepara (Fasilitas Sultan)

Sleeper bus kini mulai menjangkau banyak rute di berbagai kota seperti Bali, Yogyakarta, Sumatera dan berbagai kota besar lainnya yang ada di Pulau Jawa. Nah, kali ini, perusahaan otobus (PO) yang memiliki armada sleeper menghadirkan trayek dari Jakarta menuju ke Jepara. Jepara sendiri merupakan kota kelahiran dari Raden Ajeng (RA) Kartini. Nah, berikut ini PO dengan armada sleeper busnya yang melayani trayek Jakarta – Jepara. 1. Shantika PO yang satu ini menggunakan sleeper bus besutan Adiputro dengan bodi Jetbus 5 Dream Coach. Memiliki desain mirip hotel kapsul berjalan yang membuat penumpangnya nyaman untuk merebahkan diri. Disebut seperti hotel kapsul, karena konfigurasi kursi PO Shantika ini bersekat dan memiliki susunan dua tingkat untuk menjaga privasi masing-masing penumpang. Uniknya, seriap kapsul di sleeper bus Shantika dilengkapi dengan televisi, AC, port USB, bantal, selimut, dan juga kudapan. Semua fasilitas dan kenyamanan tersebut bisa kamu nikmati dengan membayar sekitar Rp350 ribu sampai Rp720 ribu saja per orang. Tiketnya pun bisa dibeli secara online melalui aplikasi Shantika Bus maupun situs resminya atau menghubungi agen resmi terdekat di kotamu. 2. Kalingga Jaya Menghadirkan sleeper bus mewah untuk rute Jakarta – Jepara, Kalingga Jaya memiliki bodi dengan nuansa warna puih dan hijau yang elegan. Memiliki bodi modern, konfigurasi kursinya adalah Sultan Class dengan susunan 1-1 yang memiliki total 22 reclining seat yang nyaman. Setiap kabin dilengkapi dengan lampu baca, cup holder, dan WiFi gratis. Fasilitasnya meliputi tempat tidur pribadi dengan bantal dan selimut, AC, port USB, serta hiburan TV LED di setiap kabin. Selain itu, tersedia toilet bersih untuk mendukung kenyamanan penumpang selama perjalanan. Harga tiket sleeper bus Kalingga Jaya untuk rute Jakarta—Jepara ini dibanderol sekitar Rp340 ribu. Tiketnya dapat dibeli secara online melalui platform seperti Traveloka dan RedBus maupun langsung di loket resmi Kalingga Jaya. 3. Berlian Jaya Berlian Jaya juga gak mau kalah dalam menghadirkan sleeper bus mewah untuk rute Jakarta—Jepara. Sleeper bus ini menggunakan bodi Jetbus 5+ Dream Coach dari Karoseri Adiputro. Konfigurasi kursinya disusun bertingkat untuk memberikan privasi lebih bagi penumpang. Sleeper bus ini dibekali dengan berbagai fasilitas di antaranya mencakup toilet, AC, Audio Video on Demand, lampu baca, rak sepatu, port USB, bantal, hingga selimut. Harga tiketnya dibanderol Rp350 ribu per orang. Tiketnya bisa dipesan secara online melalui aplikasi pemesanan tiket bus atau bisa menghubungi agen resminya. Sementara untuk jam keberangkatannya, kamu bisa simak daftar di bawah ini: Pukul 15.30 WIB dari Terminal Kalideres Pukul 15.40 WIB dari BJ Kapuk Muara Pukul 15.45 WIB dari Terminal Grogol Berlian 4. Muji Jaya Muji Jaya menghadirkan sleeper bus nyaman untuk rute Jakarta—Jepara dengan fasilitas premium. Setiap penumpang akan mendapatkan tempat tidur empuk, bantal, dan selimut bersih. Fasilitas tambahan seperti AC, WiFi, dan port USB untuk mengecas gawai. Harga tiket sleeper bus Muji Jaya untuk rute ini berkisar Rp330 ribu—Rp390 ribu per penumpang. Bus ini berangkat setiap hari pada sore hingga malam hari dari berbagai titik di Jakarta. Berikut jam keberangkatan sleeper bus PO Muji Jaya untuk rute Jakarta—Jepara: Pukul 17.00 WIB dari Terminal Lebak Bulus Pukul 17.00 WIB dari Terminal Grogol Pukul 17.45 WIB dari Terminal Kampung Rambutan Pukul 18.30 WIB dari Terminal Pulo Gebang Pukul 18.30 WIB dari Terminal Tanjung Priok
Destinasi Jepara dari Museum, Pantai, Hingga Sentra Kuliner
 

Kochi Ekimae Kanko Hadirkan Sleeper Bus Paling Aman di Jepang

Jepang menjadi salah satu contoh negara di Asia dengan transportasi massalnya. Bahkan standar pelayanannya seperti ketepatan waktu, kebersihan armada, hingga penyediaan fasilitas yang nyaman pun tenar di berbagai negara. Hal ini kemudian perlahan mulai ditiru banyak negara meski tidak 100 persen sama. Dilansir dari kyodonews.com, baru-baru ini operator bus Kochi Ekimae Kanko mulai mempersiapkan diri untuk melaunching armada sleeper mereka. Berdiri 75 tahun silam atau tepatnya 1950, Kochi Ekimae Kanko yang bermarkas di Kochi, Pulau Shikoku, Jepang ini akan menghadirkan fasilitas tempat tidur untuk rute antar kota pada perjalanan malam. Kochi Ekimae Kanko akan menghadirkan bus dengan tempat tidur pada November 2025 mendatang. Adanya armada sleeper atau yang disebut lie-flat ini atas saran dari para pengguna setianya. Para penumpang ini kerap kali mengeluh perjalanan jauh yang melelahkan sehingga membutuhkan tempat tidur yang layak selama perjalanan mereka. Sehingga akhirnya, Kochi Ekimae Kanko merealisasikannya pada armada mereka. Awal perjalanannya di rute pertama yang akan mendapat pelayanan ini adalah dari kochi menuju Tokyo yang berjarak sekitar 786 km. Perjalanan tersebut akan ditempuh dalam Waktu 12-13 jam. Format ‘sleeper’ yang disediakan bertingkat, saat uji coba Agustus lalu masing-masing akan dikenai tarif 12 ribu Yen atau sekitar Rp1,3 jutaan untuk kompartemen atas. Sedangkan tarif untuk kompartemen bawahnya adalah 10 ribu Yen, setara Rp1,1 jutaan. Setiap tempat tidur itu panjangnya 180 centimeter, dan lebarnya 49 centimeter. Setiap kompartemen tidur ini dilengkapi tirai serta rel khusu pada dipan untuk faktor keamanan penumpang. Untuk diketahui, ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh operator bus Jepang. Tetapi kompartemen khusus yang ada saat ini belum memenuhi standar keamanan kendaraan di Jepang. Pihak Kochi Ekimae Kanko menyebutkan bahwa regulasi yang diberlakukan di Jepang sebenarnya mengarah pada disediakaannya jok yang bisa direbahkan. Bukan memperbolehkan tempat tidur atau ‘sleeper’. Ketentuan itu diriset oleh perusahaan ini selama sepuluh tahun hingga kemudian menemukan bentuk jok yang bisa dibuat datar secara penuh itu.
Nikmati “ReBorn” – Sensasi Sleeping Pod di Bus Malam Jepang

Perkuat Bandara Subang Sebagai Hub, Batik Air Malaysia Membuka Sembilan Rute Baru

Batik Air Malaysia akan memperkuat jangkauan regionalnya dengan membuka sembilan rute baru pada 8 Desember 2025. Ini merupakan ekspansi penting yang menggarisbawahi ambisi maskapai untuk meningkatkan konektivitas di seluruh Malaysia dan Asia Tenggara. Batik Air menyatakan bahwa ekspansi ini mencakup rute-rute baru dari Bandara Sultan Abdul Aziz Shah, Subang (SZB), ke Singapura, Jakarta, Langkawi, dan Johor Bahru. “Ekspansi ini juga menggarisbawahi dukungan Batik Air terhadap Rencana Regenerasi Bandara Subang yang digagas pemerintah, yang berkontribusi pada visinya untuk memposisikan Subang sebagai hub regional yang dinamis,” demikian pernyataan maskapai pada hari Sabtu, seraya menambahkan bahwa SZB akan menjadi hub utama dalam operasionalnya. Pada saat yang sama, Penang akan mengambil peran yang lebih strategis dalam jaringan Batik Air dengan layanan baru ke Singapura, Medan, Kuching, dan Kota Kinabalu, memposisikan Bandara Internasional Penang sebagai penghubung utama yang menghubungkan kawasan tersebut dengan Sabah dan Sarawak serta negara-negara tetangga. Bandara Sultan Azlan Shah di Ipoh juga akan ditambahkan ke jaringan maskapai melalui penerbangan langsung baru ke Singapura, ungkapnya. Ditambahkan bahwa mulai November 2025, semua maskapai Lion Group, termasuk Batik Air, akan beroperasi dari Terminal 4 Bandara Changi, menawarkan fasilitas yang lebih baik dan koneksi yang lebih lancar bagi penumpang. CEO Batik Air, Datuk Chandran Rama Muthy, mengatakan ekspansi ini mencerminkan perencanaan yang matang dan visi yang jelas untuk penerbangan regional, dengan strategi maskapai yang berfokus pada menghubungkan kota-kota sekunder, memperkuat kehadirannya di ASEAN, dan membangun koridor perjalanan untuk mempromosikan pariwisata, perdagangan, dan pembangunan ekonomi. Dengan berinvestasi di Subang dan Penang sebagai hub dan memanfaatkan Singapura sebagai sumber penting wisatawan mancanegara, kami juga mendukung persiapan Visit Malaysia 2026, memastikan lebih banyak wisatawan dapat menjelajahi Malaysia dengan lebih mudah,” ujarnya. Chandran menambahkan bahwa peluncuran ini akan membuka peluang baru bagi wisatawan, bisnis, dan komunitas, dengan rute-rute yang mencerminkan pendekatan strategis Batik Air dalam menghubungkan hub domestik utama dengan destinasi internasional terpilih yang melayani wisatawan Malaysia. Sembilan layanan baru ini menunjukkan komitmen maskapai untuk memberikan lebih banyak pilihan, kenyamanan, dan perjalanan yang lancar, serta menetapkan tolok ukur baru untuk konektivitas regional,” tambahnya.
Transit di Kuala Lumpur, Batik Air Buka Penerbangan Jakarta/Bali ke Kochi/Mumbai (India)

Fungsi Ganda! Kenapa Palang Pintu Perlintasan Kereta Wajib Punya Dua Bel/Lonceng?

Genta kereta api. Ya, benda yang digunakan sebagai alat komunikasi ini memang sangat penting apalagi bagi petugas yang berjaga di pintu perlintasan. Genta yang merupakan istilah semboyan yang memberikan peringatan kepada penjaga perlintasan untuk mengaktifkan palang pintu atau mengambil tindakan lain yang diperlukan sebelum kereta melintas. Alat ini sudah turun temurun sejak ada pada masa kolonial Belanda. Bahkan dari dulu hingga kini, alat tersebut sangat terbantu untuk komunikasi yang dikirimkan dari stasiun terdekat dengan pos perlintasan. Bunyinya yang khas dengan memantulkan antar besi/baja yang nyaring terdengar bahkan hingga jarak yang cukup jauh. Itulah mengapa petugas perlintasan sangat peka dengan khas bunyi dari genta tersebut. Biasanya, di setiap pos perlintasan genta yang dimiliki hanya satu buah saja. Itu karena jalur kereta api yang melewati perlintasan tersebut hanya dua arah saja. Namun, perlintasan yang satu ini ternyata memiliki dua buah genta yang memiliki fungsi yang sama. Seperti halnya di perlintasan kawasan Bangil, Jawa Timur. Pos perlintasan bernomor 101 ini ternyata memiliki keunikan tersendiri untuk alat komunikasi yang amat penting tersebut. Ya, pos perlintasan yang memiliki dua buah genta ini ternyata dekat dengan jalur percabangan. Jalur kereta api (KA) ganda tersebut memiliki rute yang berbeda, yakni mengarah ke Malang dan ke Ketapang (Banyuwangi). Tak heran, saat kereta akan melintas, masing-masing genta ini berbunyi sesuai dengan arah kereta api yang akan lewat. Uniknya, disaat genta pos perlintasan lainnya sudah menggunakan sistem elektrik, di pos perlintasan 101 ini masih aktif menggunakan secara manual.
Dua buah genta yang dimiliki pos perlintasan nomor 101 berada di kawasan Bangil.
Era modernisasi memang sudah banyak yang tergantikan dengan secara elektrik, namun PT Kereta Apu Indonesia Persero (KAI) maaih memanfaatkan benda-benda yang bersejarah tersebut tetap dipertahankan dan masih berfungsi secara baik hingga kini. Tak hanya genta yang telah ada sejak zaman kolonial Belanda, namun beberapa alat komunikasi lainnya yang masih berfungsi baik, seperti sinyal dan wesel mekanik.
Genta JPL Si Penanda KA Akan Melintas, Kini Makin Jarang Terlihat

‘SkyDeck’ Windspeed Technologies: Rasakan Sensasi Adrenalin di Ketinggian Kabin Kaca Pesawat Jet

Sebuah perusahaan teknik kedirgantaraan swasta yang berbasis di Everett, Washington, Amerika Serikat, Windspeed Technologies, telah merancang sebuah pod kaca dengan sepasang kursi di dalamnya yang dapat dipasang pada pesawat komersial untuk memberikan penumpang pemandangan 360 derajat selama penerbangan. Desainnya masih dalam tahap konsep, tetapi berkat visual AI yang cantik, kita dapat melihat sekilas cara terbaik untuk terbang. Tentu saja, ada beberapa tantangan teknis dalam desain ini, seperti ruang yang akan dibutuhkan serta perkiraan hambatan yang akan ditimbulkannya pada kecepatan dan efisiensi bahan bakar pesawat. ‘SkyDeck‘ adalah sistem yang dipatenkan yang dirancang untuk memberikan “pemandangan yang menakjubkan dari lingkungan eksternal pesawat saat dalam penerbangan, dari lokasi semi-eksternal yang aman”. Rencananya adalah untuk meningkatkan standarnya, dalam hal hiburan dalam penerbangan bagi pemilik pesawat VIP dan industri penerbangan pada umumnya. SkyDeck dapat dipasang di berbagai jenis pesawat, mulai dari jet komersial besar hingga jet pribadi yang lebih kecil. Pilihan hiburan dalam penerbangan tidak banyak berubah selama bertahun-tahun, dengan ide baru ini dimaksudkan untuk “menciptakan produk yang akan memberikan tingkat hiburan yang lebih tinggi untuk mengurangi kebosanan yang terkait dengan perjalanan jauh”. Kekhawatiran awal Windspeed Technologies adalah bahwa kinerja ekor pesawat mungkin terhambat oleh gelembung, tetapi menurut studi terbaru, penggunaan kanopi berbentuk tetesan air mata dapat mengurangi risiko ini. Selain itu, karena SkyDeck biasanya diposisikan di bagian belakang pesawat, peningkatan penggunaan bahan bakar akibat hambatan tambahan akan minimal atau bahkan tidak ada sama sekali. Dek pandang dirancang untuk menahan semua kondisi penerbangan standar, termasuk tabrakan burung, dan kanopinya terbuat dari bahan yang serupa dengan bahan yang digunakan untuk membangun kanopi jet tempur supersonik. Dan jika Anda khawatir akan terbakar karena terlalu dekat dengan matahari, sebuah kanopi khusus Lapisan pelindung UV memastikan Anda tidak akan mendapatkan kulit cokelat tingkat tiga.

KLB Parade Livery Kereta dari Masa ke Masa Sukses Menorehkan Dua Rekor Sekaligus

Minggu, 28 September 2025 merupakan hari dinanti bagi masyarakat khususnya wilayah Surabaya dan sekitarnya. Ya, selain perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) masyarakat penggemar kereta api turut meramaikan acara yang sangat spesial. Sebuah terobosan baru dalam menyambut HUT KAI ke-80 tahun ini ada rangkaian acara yang tentunya tak akan ketinggalan. Sebanyak 11 kereta yang dijalankan sebagai Kereta Luar Biasa (KLB) yang merupakan rangkaian kereta api dengan livery dari masa ke masa, yakni mulai dari livery Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA), Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) dan KAI. Acara ini paling dinanti dan ditunggu-tunggu bagi pecinta kereta api. Mereka pun tak segan-segan untuk hadir ke Surabaya hanya ingin mengabadikan momen setahun sekali tersebut. Perjalanan KLB Livery Kereta ini berjalan dari Stasiun Surabaya Gubeng melintasi rute menuju Stasiun Sidoarjo yang berhenti sebentar untuk memastikan jalur selanjutnya aman. Setelah dari Stasiun Sidoarjo, rangkaian kereta melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Tulangan. Di Stasiun tersebut ternyata diselenggarakan acara seremonial yang turut hadir jajaran pejabat dari PT KAI serta komunitas kereta api yang mengikuti kegiatan. Pecahkan Rekor Muri 2025 Dalam momentum bersejarah ini, KAI Daop 8 Surabaya sukses menorehkan dua rekor sekaligus, yaitu Parade Kereta dengan Jenis Livery Terbanyak serta Fashion Show Pakaian Adat Pertama di Atas Kereta. Kegiatan ini menjadi wujud penghargaan atas perjalanan panjang perkeretaapian nasional tersebut. Sebagai bagian dari pemecahan rekor, sebanyak 30 peserta fashion show tampil memukau memperagakan pakaian adat dari seluruh provinsi Indonesia di atas kereta yang tengah melaju. Peragaan busana ini diiringi musik akustik yang menghadirkan suasana hangat, semarak, sekaligus tak terlupakan. Momentum ini resmi tercatat sebagai fashion show pertama di Indonesia yang digelar di atas kereta, memadukan pesona budaya Nusantara dengan modernitas transportasi perkeretaapian. MURI juga secara resmi menyerahkan dua piagam penghargaan di Stasiun Tulangan, yakni Parade Kereta Api dengan Jenis Livery Terbanyak dan Peragaan Busana Adat Nusantara Pertama di Perjalanan Kereta. Capaian ini membuktikan bahwa KAI bukan sekadar penyedia transportasi, melainkan pionir yang menghubungkan sejarah, budaya, dan masyarakat melalui inovasi yang berkesan. Nuansa historis semakin kuat dengan kehadiran dua lokomotif klasik penarik parade, yakni CC2018348 (merah-biru, era 1991–2008) dan CC2030203 (putih bergaris biru, era 1995–2011). Tak hanya bernostalgia, parade ini juga menampilkan inovasi terbaru karya Balai Yasa Surabaya Gubeng, yakni Kereta Petani. Dengan memadukan nilai sejarah, budaya, dan inovasi, KAI Daop 8 Surabaya menghadirkan perayaan yang tidak hanya memecahkan rekor, tetapi juga menorehkan jejak mendalam dalam perjalanan 80 tahun perkeretaapian nasional. Lebih dari sekadar sarana transportasi, kereta api telah menjadi saksi perjalanan bangsa, menyimpan jutaan kisah di setiap keberangkatan dan kedatangan.
Halte Gebang: Saksi Bisu Tempat Singgah Presiden Soekarno Saat Gunakan Kereta Api

Tips Liburan Mewah Hemat Budget Disaat yang Tepat

Impian menikmati pesawat dengan kelas bisnis maskapai terkenal ataupun menginap di hotel bintang lima bisa jadi impian banyak orang untuk menikmati liburan mereka. Selain menikmati kemewahan, kenyamanan yang dirasakan pun pastinya berbeda dengan menginap di penginapan biasa atau bepergian dengan kelas ekonom. Namun, nyatanya kemewahan ini tak sepenuhnya mewah, ternyata untuk menikmatinya pun ada beberapa cara yang bisa dilakukan tanpa harus merogoh kocek yang dalam loh. Penasaran bagaimana caranya? KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber beberapa tips menikmati kemewahan ketika berlibur. 1. Destinasi anti mainstrem Percayalah pilihan tempat berlibur yang anti mainstream lebih menahan budget Anda. Kalau mau ke pantai, sebenarnya tak perlu jauh-jauh ke Bali, ke Kepulauan Seribu juga bisa jadi pilihan. Banyak resort bintang lima di sini dengan panati dengan pasir putih dan air biru yang cantik. 2. Penginapan baru bintang lima Sebelum bepergian cari dulu tempat meninap dekat destinasi yang Anda kunjungi. Siapa tahu ada penginapan baru yang bisa jadi pilihan dengan kemewahan seperti keinginan Anda. Biasanya penginapan baru dan berbintang ini memiliki promo yang cukup banyak dan tarif kamar per malamnya bisa lebih murah. Bahkan fasilitasnya pun seakan baru Anda yang mencobanya sehingga keuntungan yang di dapat pun lebih banyak. 3. Pilih tanggal libur Ini salah satu kunci liburan dengan bisnis class ataupun hotel bintang lima. Yang jelas jangan pernah memilih high season atau Waktu libur Panjang. Ini sudah pasti semua Harga naik baik tiket maupun hotel tempat Anda menginap. Pilih hari biasa atau low season. Percayalah, ini pilihan yang sangat tepat. Sebab, Harga bisa lebih murah setengahnya bila dibandingkan high season. Bayangkan menikmati segala kemewahan dengan tidak merogoh kocek yang dalam. 4. Pergi rombongan Saat pergi berlibur sendiri, otomatis Anda harus membayar seluruh akomodasi. Alhasil, pengeluaran pun akan lebih banyak. Jadi, coba bandingkan jika Anda liburan bersama teman-teman atau keluarga karena Anda bisa membayar penginapan dan transportasi selama di destinasi wisata secara patungan. 5. Manfaatkan cicilan tiket pesawat Salah satu pengeluaran terbesar saat liburan biasanya berasal dari transportasi. Anda bisa berhemat jika aktif mencari promo tiket. Meski begitu, kemunculan promo tentu tak bisa di perkirakan. Belum lagi, jika tabungan belum terkumpul saat periode promo berlangsung.
Ini Tips Bagi Pelancong yang Baru Pertama Kunjungi Singapura
 

Destinasi Jepara dari Museum, Pantai, Hingga Sentra Kuliner

Jepara dikenal sebagai kota kelahiran Raden Ajeng (RA) Kartini. Tetapi, Jepara juga dikenal dengan destinasi Pulau Karimunjawa yang sering dikunjungi oleh para pelancong baik dalam negeri maupun luar negeri. Namun, ternyata masih banyak destinasi yang bisa dikunjungi di daerah yang satu ini bersama dengan keluarga. Bukan hanya destinasi pantai, tetapi wisata kota pun ada di Jepara, Jawa Tengah. KabarPenumpang.com merangkum ada beberapa destinasi yang bisa dikunjungi Ketika berlibur di Jepara. Berikut destinasi wisata tersebut. 1. Museum RA Kartini Berada di utara alun-alun Jepara, museum RA Kartini merupakan objek wisata sejara dan edukasi. Terdiri dari tiga gdung yang berbentuk huruf K, T, dan N yang merupakan singakatan ari Kartini. Museum ini menyimpan peninggalan RA Kartini dan sang kakak Sosrto Kartono serta benda-benda kuno yang ditemukan di Kabupaten Sejarah. Gedung K berisi koleksi peninggalan RA Kartini baik benda atau foto semasa hidupnya. Juga ada peninggalan Sosrto Karto di kaki gedung K. Sedangkan gedung T berisi tulang ikan raksasa Bernama Ikan Joko Tua yang merupakan milik Paus Gajah, yakni ikan paus yang memiliki belali dan di temukan di perairan Kepulauan Karimunjawa. Selain itu juga terdapat hasil kerajinan Jepara yang terkenal seperti Tenun ikat Troso, anyaman bambu dan rotan. 2. Pantai Kartini Pantai Kartini merupakan objek wisata yang terletak di Desa Bulu, Jepara, Jawa Tengah. Pantai ini terletak 2,5 km arah barat dari pendopo Kantor Bupati Jepara. Kawasan Pantai Kartini memiliki luas lahan 3,5 ha. Pantai ini dapat dijadikan sebagai jalur transportasi laut menuju objek wisata Taman laut Nasional Karimunjawa dan Pulau Panjang. Pantai Kartini memiliki budaya tradisional yang disebut Lomban. Lomban merupakan acara budaya masyarakat Jepara yang berlangsung pada tanggal 8 Syawal atau seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. Pantai Kartini disebut juga “pemandian”, karena masyarakat pernah menggunakan pantai kartini sebagai pemandian yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit rematik, dan gatal-gatal. 3. Jepara Ourland Park Jepara Ourland Park atau biasa disebut dengan JOP adalah merupakan wisata bahari terbesar dan terlengkap di Jawa Tengah. Wisata ini yang diresmikan pada tanggal 10 April 2016 dengan mengusung tema Eropa dan Timur Tengah. Jepara Ourland Park memiliki 36 seluncuran air yang berdiri di atas lahan seluas 11 hektar dan berkapasitas hingga 20.000 pengunjung. JOP menyediakan pemandangan khusus saat sore hari. Pengunjung bisa menikmati sunset dengan suasana yang sejuk dan rindang. Wisata ini terletak di Pantai Mororejo, RT.04 RW. 02, Mororejo, Mloggo, Jepara,Jawa Tengah. JOP buka setiap hari pukul sembilan pagi hingga tiga sore. Harga tiket pada hari Senin-Jumat adalah Rp35.000 sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu adalah Rp50 ribu. 4. Kandang Rusa Pemda Jepara Kandang Rusa Pemda Jepara adalah salah satu taman di Jepara, Jawa Tengah. Kandang Rusa ini beralamat di Panggang I, Panggang, Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kandang ini buka setiap hari selama 24 jam. 5. Bukit Bejagan Duplak Tempur Bukit Bejagan terletak di Duplak, Tempur, Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Wisata ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00. Bukit Bejagan yang berada di kaki Pegunungan Muria ini, memiliki keindahan alam yang sangat asri. Pengunjung bisa melihat panorama yang indah dengan melihat hijaunya pegunungan yang berjejer sebagai background untuk berfoto. Hamparan laut luas Jepara juga bisa dilihat dari Bukit Bejagan dengan udara yang sejuk. Wisatawan juga bisa langsung mencoba kopi khas Tempur yang menjadi andalan warga sekitar. Pengunjung yang datang hanya dikenakan tarif parkir yaitu Rp5 ribu untuk satu kendaraan. 6. Alun-Alun 1 Jepara Alun-alun 1 Jepara adalah pusat kota Jepara yang memiliki sebidang tanah yang luas dengan bangunan-bangunan fungsional di sekelilingnya. Alun-alun ini tertetak di sekitar Masjid Agung Jepara, Museum Kartini, Pendapa Jepara, Kantor Bupati Jepara, dan KODIM 0719 Jepara. Alun-Alun 1 Jepara berfungsi untuk kegiatan upacara-upacara religius, adat, dan pemerintahan. Alun-alun Jepara berlokasi di Kelurahan Kauman, Kecamatan Jepara kabupaten Jepara. Terdapat berbagai wahana dan fasilitas yang terdapat di Alun-alun Jepara. Berikut adalah wahana dan Fasilitas yang terdapat di Alun-alun Jepara. 7. SCJ Sentra Kuliner Jepara SCJ merupakan salah satu pusat kuliner di Jepara. Wisata ini beralamat di Jobokuto II, Jobokuto, Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Pusat kuliner ini menyediakan berbagai makanan khusus anak-anak hingga orang dewasa. Selain itu ada berbagai destinasi pantai atau kuliner lainnya yang bisa dikunjungi di Jepara.
“Pelabuhan Hijau”, Kurangi Emisi Melalui Mangrove