Operator Kereta di Jepang Fokus Bantu Penumpang yang Gunakan Kursi Roda

0

Operator kereta api di Jepang saat ini tengah mempercepat upaya untuk memudahkan para pengguna kursi roda naik kereta tanpa bantuan petugas. Hal yang dilakukan untuk ini adalah mengurangi langkah vertikal antara lantai dan peron kereta serta celah horizontal antar kereta dengan peron sehingga memudahkan para pengguna kursi roda untuk naik atau turun sendiri.

Baca juga: Mudahkan Penumpang Pengguna Kursi Roda, Operator Kereta Jepang Adopsi Aplikasi di Ponsel

Ini kemudian membuat banyak operator kereta api yang mulai merenovasi secara serius setelah kementerian transportasi menetapkan standar bebas hambatan untuk langkah dan celah. Selain itu juga untuk Paralimpian Tokyo yang belum lama diselenggarakan. Dilansir KabarPenumpang.com dari japantimes.co.jp (23/8/2021), perubahan beberapa sentimeter dapat memungkinkan orang dengan mobilitas terbatas untuk bepergian dengan bebas.

Sehingga para pengguna kursi roda bisa dengan leluasa naik dan turun kereta tanpa bantuan, salah satunya di mana bila ada ketinggian bagian peron dengan pintu gerbong harus diberi ramp tambahan. Nantinya juga akan ada perangkat karet yang harus dipasang untuk mempersempit celah antara kereta api dan platform. Untuk diketahui, Okinawa Urban Monorail Inc. dan Osaka Metro Co. adalah yang pertama mengambil tindakan bebas hambatan semacam itu.

Pada 2018, Kementerian Perhubungan melakukan uji coba yang melibatkan 23 pengguna kursi roda. Setelah menganalisis hasil pengujian, ditetapkan undakan vertikal tiga sentimeter dan celah horizontal tujuh sentimeter sebagai standar bebas hambatan untuk peron lurus dengan rel kereta api beton. Dari 1.290 stasiun dengan peron dan jalur seperti itu di seluruh negeri, stasiun dengan setidaknya satu bagian peron yang memenuhi standar kementerian mencapai 623 pada Oktober 2020.

Pada bulan Juni kemarin, peron jalur Tokaido Shinkansen Central Japan Railway Co. di Stasiun Tokyo diubah untuk memenuhi standar. Satoshi Sato, sekretaris jenderal Majelis Nasional Penyandang Cacat Internasional Jepang, memuji langkah tersebut.

“Orang-orang di kursi roda sekarang dapat naik dan turun kereta tanpa menunggu bantuan dari anggota staf stasiun dan mengubah rencana perjalanan mereka saat naik kereta api,” katanya.

Pada Juni kemarin, Yayasan untuk Mempromosikan Mobilitas Pribadi dan Transportasi Ekologis menambahkan informasi tentang tangga vertikal dan celah horizontal di stasiun-stasiun di seluruh Jepang di situs webnya yang berbagi informasi terkait dengan fungsi bebas hambatan di stasiun kereta api. Pengguna dapat memeriksa ke mana mereka harus pergi untuk naik kereta dari bagian peron yang sesuai dengan standar.

Sekitar musim panas 2020, East Japan Railway Co. mulai mengecat bagian peron berwarna merah muda dan pintu kereta api yang memenuhi standar untuk memudahkan orang menemukan area boarding bebas hambatan. Tokyo Metro Co. dan Tokyu Corp. mengikuti setelah permintaan dari kementerian transportasi.

Baca juga: Kursi Roda Otomatis di Bandara Haneda Bantu Terapkan Jarak Sosial

”Langkah itu memudahkan orang-orang tanpa disabilitas untuk mengetahui di mana area bebas penghalang. Kami ingin mereka memperhatikan orang-orang dengan mobilitas terbatas dan memberikan ruang (untuk orang cacat) di sekitar area bebas hambatan,” kata seorang pejabat kementerian.