Pastikan Keamanan Penumpang, Drone 5G Patroli di Jalur Kereta Cepat Beijing-Shanghai

0
Tiga UAV yang dilengkapi dengan peralatan presisi tinggi berpatroli di sekitar Jembatan Sungai Kuning Jinan untuk memeriksa struktur bajanya (globaltimes.cn)

Tiga drone copter yang dilengkapi dengan sensor berpresisi tinggi berpatroli di sekitar jembatan kereta api untuk memeriksa struktur baja. Ketiganya berpatroli saat kereta berkecepatan tinggi dari Beijing menuju Shanghai melaju melintasi Jembatan Sungai Kuning Jinan, Provinsi Shandong, Cina Timur.

Baca juga: Ulang Tahun Ke-9, Inilah Cerita Kereta Api Berkecepatan Tinggi Beijing-Shanghai

KabarPenumpang.com melansir globaltimes.cn (24/6/2021), ini adalah pertama kali inspeksi jalur kereta api menggunakan drone otonom yang didukung oleh teknologi 5G dan Sistem Satelit Navigasi BeiDou (BDS). Sebagai jalur kereta api berkecepatan tinggi terbesar dan tersibuk di Cina, jalur kereta Beijing-Shanghai telah mengadopsi banyak langkah teknologi tinggi modern untuk memastikan keselamatan penumpang.

Yang Huaizhi, direktur departemen keamanan peralatan di Beijing-Shanghai High-Speed ​​Railway Co mengatakan, sistem itu terdiri dari platform pendaratan tetap atau bergerak, drone, berbagai instrumen deteksi khusus dan kontrol otomatis, serta sistem back end yang cerdas. Foto, video, dan data deteksi lainnya yang diambil oleh drone secara otomatis dan dikirim kembali ke pusat kendali.

Nantinya di pusat kendali, perangkat lunak akan bekerja menggunakan analisis cerdas untuk memeriksa perubahan pada foto, video, dan data lainnya dan akan mengidentifikasi perubahan abnormal. Selanjutnya secara otomatis sistem akan mengeluarkan peringatan risiko. Selama sepuluh tahun terakhir sejak dibuka, kereta api berkecepatan tinggi Beijing-Shanghai telah mengangkut lebih dari 1,35 miliar penumpang dengan aman.

Dengan total jarak tempuh lebih dari 1,58 miliar kilometer, setara dengan hampir 40 ribu kali mengelilingi khatulistiwa. Untuk kereta api berkecepatan tinggi dengan kepadatan operasi yang sangat tinggi, seperti kereta api berkecepatan tinggi Beijing-Shanghai, pekerja manusia hanya memiliki empat jam untuk inspeksi online dari pukul 00.30 hingga 04.30 pagi.

Ini karena waktu yang terbatas mengingat jumlah pekerjaan harus mereka lakukan. Sementara karena ketinggiannya, juga sulit untuk diselidiki dan dilakukan inspeksi skala besar. Tetapi sistem baru telah datang untuk menyelamatkan mereka. Sistem berteknologi tinggi yang baru, atas dasar keselamatan penerbangan, mencapai inspeksi 24 jam setelah hampir dua tahun pengembangan dan pengujian.

Baca juga: Cina Buat Jalur Uji Coba Kereta Maglev Berkecepatan 1.000 Km Per Jam

Drone ini dapat melayang untuk menyesuaikan sudut dan zoom untuk pemotretan posisi dan pemotretan ulang yang akurat, akurasinya dapat mencapai tingkat sentimeter atau bahkan milimeter. Huaizhi mengatakan, yang lainnya adalah drone sayap tetap, dan digunakan untuk berpatroli di area yang luas. Drone sayap tetap dapat terbang lebih tinggi, bergerak lebih cepat dan mencakup area yang luas.