Pesawat Kepresidenan RI Bercat Biru Langit, Inilah Alasannya

Sumber: istimewa

Tidak setiap negara lho mempunyai pesawat kepresidenan, dan Indonesia beruntung menjadi salah satu negara yang sudah mempunyai pesawat kepresidenan. Nah, pesawat kepresidenan Indonesia sendiri menggunakan pesawat jenis Boeing 737-800NG yang sudah mulai dirakit dan dimodifikasi sejak tahun 2011 lalu. Pesawat kepresidenan RI ini dibuat dari varian Boeing Business Jet 2.

Baca Juga: [Foto] Intip Mewahnya ‘Istana Terbang’ Presiden Rusia, Vladimir Putin

Sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, pesawat ini sendiri rampung pada tahun 2014 dan pertama kali mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma pada 10 April 2014. Pesawat dengan tanda panggil Indonesia One dan berkode registrasi RI-001 ini dimiliki oleh Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Nah, mungkin sebagian dari Anda bingung, “Mengapa pesawat kepresidenan RI didominasi oleh warna biru langit? Mengapa tidak warna merah putih seperti bendera Indonesia?”

Jawabannya adalah terkait masalah keamanan penerbangan. Mantan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengungkapkan warna biru sebagai bentuk penyamaran dari ancaman. Karena alasan keamanan, lanjutnya, maka pesawat itu diberikan warna biru, yang tidak dimiliki pesawat penerbangan komersial lain. Ditambah fakta lain, pesawat kepresidenan RI ini dioperasikan oleh TNI Angkatan Udara, dan untuk masalah perawatan, pesawat kepresidenan ini sendiri diserahkan kepada Garuda Maintenance Facility (GMF).

Pada awalnya, pesawat kepresidenan Indonesia ini menggunakan pesawat Ilyushin Il-18 yang merupakan pemberian dari Pemerintah Uni Soviet pada jaman kepemimpinan Presiden Ir. Soekarno. Kala itu, pesawat berjuluk Dolok Martimbang ini ditempatkan di Skuadron Udara 17 TNI Angkatan Udara. Selain Il-18, adapun pesawat kepresidenan lain pada masa kepemimpinan “Putra Sang Fajar” ini ada Lockheed JetStar, dan sejumlah helikopter seperti Hiller 360, Sikorsky S-61, Sikorsky S-58, dan Mil Mi-4.

Selepas era kepemimpinan Presiden Ir. Soekarno, sejumlah nama-nama besar juga pernah mengantarkan Presiden untuk kunjungannya, seperti DC-10, MD-11, Boeing 737 Classic, dan Airbus A300 pada era Presiden Soeharto. Kebanyakan, pesawat kepresidenan RI ini memiliki dua jenis, satu yang digunakan untuk penerbangan dalam negeri, sedangkan satunya lagi untuk penerbangan ke luar negeri.

Lalu untuk harga pesawat kepresidenan yang sekarang, dibanderol dengan harga Rp820 miliar. Pesawat Boeing 737-800 ini sendiri mampu mengangkut hingga maksimal 67 staf kepresidenan dan bisa mengudara hingga 12 jam lamanya.

Layaknya di negara lain, pesawat kepresidenan RI ini dilengkapi dengan ruang rapat VVIP berkapasitas 4 orang, kamar kenegaraan (State Room) VVIP berisikan ruang tidur mewah yang dapat menampung 2 orang, 12 kursi eksekutif, dan 44 kursi staf.

Baca Juga: Jejak Boeing 707 di Indonesia: Pernah Dioperasikan 4 Maskapai Hingga Jadi Pesawat Kepresidenan

Pesawat yang menggunakan jenis mesin CFM56-7 ini mampu menembus kecepatan jelajah maksimum hingga Mach 0,785, dengan jangkauan jelajah maksimum mencapai 4.620 Nm atau yang setara dengan 8.556km.

Jika menilik segi keamanannya, pesawat kepresidenan RI dilengkapi dengan perangkat anti serangan rudal dan sensor pendeteksi panas. Jika suatu saat ada rudal yang mengarah ke si pesawat, maka pesawat ini bisa langsung mendeteksinya dan lalu menghindar.