Poimo, Skuter Listrik Tiup dari Jepang

0
skuter listrik Poimo (flipboard.com)

Skuter listrik saat ini semakin dikembangkan baik teknologi maupun bentuknya. Tetapi aturan penggunaan skuter listrik saat ini masih belum jelas. Meski begitu beberapa perusahaan skuter listrik ada yang sudah memikirkan agar bisa membawanya dalam ransel dan tidak merepotkan jika menggunakan transportasi umum.

Baca juga: Sasar Pasar Last-Mile Transport, Hyundai Kembangkan Skuter Listrik yang Bisa Dilipat

Ya, salah satu perusahaan skuter listrik sudah membuat perubahan yakni menghadirkan skuter listrik tiup. Skuter ini cukup ringkas untuk disimpan dalam ransel penumpang dan telah diluncurkan di Jepang. The Poimo, nama skuter listrik tiup ini dikembangkan oleh University of Tokyo.

Dilansir KabarPenumpang.com dari bbc.com (13/5/2020), skuter listrik tiup ini bisa digunakan setelah dikembangkan menggunakan pompa listrik dengan waktu cukup singkat yakni selama satu menit. Uniknya lagi, skuter listrik Poimo memiliki lima komponen padat seperti dua set roda, sebuah motor listrik, baterai dan setang dengan pengontrol nirkabel bisa dilepas.

Sedangkan bahan utamanaya terbuat dari termoplastik poliuretan (TPU) yang sudah digunakan untuk membuat produk seperti tempat tidur udara. Bahkan untuk sebuah skuter listrik, Poimo hanya memiliki bobot 5,5 kg. Namun, para peneliti berharap untuk mengurangi beratnya di prototipe berikutnya.

“Kami percaya bahwa mobilitas tiup kami, yang berbeda dari sistem mobilitas yang ada dan menciptakan hubungan baru dengan orang-orang, akan berguna bagi kota di masa depan,” kata Ryuma Niiyama, bagian dari tim pengembangan di Universitas Tokyo.

Tahun 2018 lalu, perusahaan California Bird meluncurkan layanan percontohan skuter listrik di Taman Olimpiade Queen Elizabeth di London. Sayangnya sampai saat ini skuter listrik masih dilarang di jalan-jalan Inggris.

Namun pelarangan ini bisa berubah bulan depan menyusul adanya tinjauan mendesak atas undang-undang terkait skuter listrik. Ollie Chadwhick, direktur pelaksana pembuat skuter elektronik Electra-Zoom mengatakan bahwa pihaknya telah menulis surat kepada Menteri Transportasi Inggris, Grant Shapps. Ia meminta pemerintah untuk mempercepat undang-undang ini, sehingga orang dapat merevolusi cara mereka bepergian, bersama-sama dengan momen kembali bekerja tanpa risiko menghadapi transportasi umum yang terlalu penuh atau bergantung pada mobil.

“Undang-undang skuter listrik di Inggris harus disahkan tapi denhan hati-hati, menjaga mereka dari trotoar dan dengan hati-hati membatasi kecepatan maksimum dan kekuatan motor listrik mereka,” ujar Chadwhick.

Baca juga: Gogoro Smartscooter, Skuter Listrik Canggih Berbasis Aplikasi Online

“Undang-undang yang berhati-hati dapat dilonggarkan jika ini terbukti benar. Namun, kami tidak dapat melakukan yang sebaliknya dan membatasi e-skuter bertenaga lebih tinggi begitu orang sudah menggunakannya,” tambahnya.

Leave a Reply