Punya Bangunan Baru, Stasiun Cisauk Kini Tampil Modern Bak Airport

0
Stasiun Cisauk modern dengan fasilitas lengkap. Foto: Kompas.com

Stasiun Cisauk yang terletak di Tangerang, Banten saat ini hadir dengan wajah baru. Di mana, bangunannya diubah menjadi lebih modern dengan bagian depannya bak sebuah bandara serta punya fasilitas yang ramah untuk penyandang disabilitas.

Baca juga: Stasiun Kotawinangun, Cagar Budaya yang Masih Setia Melayani Penumpang

Stasiun ini terletak diketinggian +33 mdpl dan masuk dalam daerah operasional (Daop) 1 Jakarta. KabarPenumpang.com merangkum berbagai lama sumber, Stasiun Cisauk saat ini merupakan bangunan baru yang letaknya di sisi selatan peron stasiun sehingga jalur 1 berada di sisi selatan.

Stasiun Cisauk bangunan lama yang kini jadi cagar budaya. FOto: Heritage KAI

Jalur 1 sendiri adalah sepur lurus arah Tanah Abang dan jalur 2 sepur lurus menuju ke Rangkas Bitung. Dengan bangunan baru ini stasiun sudah bertaraf internasional dengan gaya arsitektur minimalis futuristik.

Selain memudahkan penyandang disabilitas dan lansia, stasiun juga dilengkapi dengan ruang khusus ibu menyusui, toilet hingga skywalk untuk menyeberangi rel serta memiliki lift dan eskalator. Bangunan baru Stasiun Cisauk mulai beroperasi sejak 1 Februari 2019.

Memiliki dua lantai, dengan di lantai dua terdapat gate masuk yang berjajar untuk penumpang men-tap tiket masuk atau keluar stasiun. Di lantai dua ini juga skywalk sepanjang 450 meter dibuat untuk menghubungkan langsung Intermoda BSD City.

Setiap sisi jembatan penghubung dilapisi dengan kaca tebal di sisi kanan dan kirinya. Stasiun ini juga mengalami perubahan penomoran jalur, dengan jalur 1 kini kembali berada di sisi utara stasiun.

Stasiun Cisauk dengan bangunan lama adalah peninggalan Staatsspoorwegen dan dinonaktifkan. Sehingga tidak lagi digunakan sebagai tempat keberangkatan atau kedatangan penumpang dan ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur PT Kerta APi Indonesia (KAI).

Baca juga: Stasiun Palmerah, Dulu Bernama Paal Merah yang Berarti Patok Merah

Stasiun Cisauk dibangun oleh kolonial Belanda pada 1899. Usianya sudah lebih 100 tahun. Bangunan stasiun kala itu sangat khas dan klasik dengan jendela model kupu tarung, sedangkan pada sisi luar dengan model krepyak. Serta di bagian dalamnya model kaca susun vertikal berbingkai kayu.