Punya Tarif Paling Murah Diantara Kereta Perintis, KA Cut Meutia Dapat Subsidi Rp18,8 Miliar

0

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan melakukan penandatanganan kontrak kereta perintis dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Adanya penandatangan tersebut membuat PT KAI akhirnya resmi mengelola lima kereta perintis yang ada di Indonesia.

Baca juga: Lagi di Aceh? Jangan Lupa Naik Kereta Diesel ‘Perintis’ Cut Meutia

Kelima kereta ini mendapat subsidi sekitar Rp159 miliar. Salah satu kereta perintis yang mendapat alokasi subsidi yakni kereta api Cut Meutia. KA Cut Meutia sendiri merupakan kereta perintis yang ada di Aceh dan mengular dari Stasiun Krueng Mane menuju ke Bungkaih dan berakhir di Krueng Geukueh.

KA ini masuk dalam Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara dan Aceh. KA Cut Meutia ini mendapat alokasi dana subsidi sekitar Rp18,8 miliar. Dikatakan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri bahwa KA yang beroperasi di Aceh ini memiliki tarif paling murah diantara yang lain yakni seribu rupiah sekali jalan.

“Namanya perintis ya kita masih murah sekali ada yang seribu rupiah itu di Aceh. Penetapan tarifnya sendiri bergam dengan mempertimbangkan ability to pay (ATP) dan willingness to pay (WTP). Tarif ini kita evaluasi terus setiap tahun,” kata Zulfikri.

Diketahui, KA Cut MEutia sendri mulai uji coba pada 1 Desember 2013 lalu dan sempat beroperasi pada Juli 2014. Kemudian pada 3 November 2016, KA perintis Aceh tersebut mulai beroperasi kembali dan rangkaiannya diistirahatkan di Depo Bungkaih setelah digunakan.

KA ini namanya diambil dari pahlawan wanita asal Aceh yakni Cut Nyak Meutia. Beroperasi dengan jarak 11,3 km dan mampu mengangkut 132 penumpang dengan menempuh waktu 32 menit dari Stasiun Krueng Mane ke Stasiun Krueng Geukueh.

KA ini juga hanya dibolehkan melaju dengan kecepatan maksimal 40 km per jam. Rangkaian KA Cut Meutia dilayani dengan kereta diesel Indonesia (KRDI) buatan PT INKA.

Baca juga: Terobsesi Jakarta, Banda Aceh Rencanakan Bangun MRT

Menurut Gapeka tahun 2017, KA Cut Meutia berangkat dari Stasiun Krueng Geukueh sebanyak empat kali yakni pukul 08.27 WIB, 10.05 WIB, 15.24 WIb dan 17.05 WIB. Sedangkan yang berangkat daru Kureng Mane hanya tiga kali yakni pukul 09.15 WIB, 16.15 WIB dan 17.55 WIB.

Leave a Reply