Salahkan Kopilot, Pilot Senior Tidur Saat Menerbangkan Boeing 747

Pilot tidur saat terbangkan pesawat (The Mirror)

Seorang pilot senior yang telah berpengalaman terbang hampir 20 tahun diketahui tertidur di kokpit saat pesawat tengah mengudara. Kejadian tidur pilot ini di-videokan selama 30 detik oleh kopilot yang tengah menerbangkan pesawat tersebut bersamanya.

Baca juga: Cegah Pilot Tertidur Saat Mengudara, Asosiasi Pilot Inggris Ajukan Proposal “Tes Kelelahan”

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman khaleejtimes.com (23/2/2019), pilot tidur tengah menerbangkan pesawat China Airlines Boeing 747. Pilot yang bernama Weng Jiaqi tersebut sudah terbang ke Tokyo, Okinawa, Seoul dan Hong Kong.

Karena kelakuannya yang tidur tersebut, pilot ini mau tak mau harus menerima hukuman yang setimpal. Sebab dirinya dituduhkan mengabaikan prosedur keselamatan penerbangan. Padahal pilot yang tidur ini diketahui juga sebagai seorang instruktur yang bertanggung jawab atas simulasi di pusat pelatihan penerbangang China Airlines.

“Dalam hal ini, pilot itu sendiri secara sukarela melaporkan perilakunya yang tidak pantas di kokpit ke China Airlines,” ujar pernyataan dari China Airlines.

Pilot itu juga menyarankan maskapai agar kopilot yang merekam dan mengunggah video tidurnya tersebut juga mendapat hukuman. Hal ini karena kopilot bukannya membangunkan tetapi malah merekam video itu.

“Kelelahan tidak terhindarkan. Tetapi sebagai perwira senior, pilot seharusnya memberikan contoh yang baik untuk bawahannya. Jika pilot benar-benar terlalu lelah, dia seharusnya memberi tahu anggota kru dan meminta mereka mengamati kondisinya,” ujar seorang pilot China Airlines.

Diketahui, video ini muncul beberapa hari setelah pilot maskapai China Airlines mengakhiri pemogokan tujuh hari yang belum pernah terjadi sebelumya atas masalah kelelahan pilot dan jam kerja yang panjang. Maskapai yang berpusat di Bandara Internasional Taoyuan tersebut menanggapi bahwa insiden pilot tidur ini direkam sebelum pemogokan terjadi.

Biro Penerbangan Sipil Taiwan menyatakan bahwa jika pilot telah terbang selama lebih dari 12 jam, mereka harus diberikan setidaknya 24 jam libur. Pemogokan tujuh hari yang belum pernah terjadi sebelumnya secara resmi berakhir Kamis lalu setelah maskapai dan Persatuan Pilot Taoyuan menandatangani perjanjian yang membahas keluhan tentang pekerjaan yang berlebihan dan kelelahan pilot setelah empat putaran negosiasi.

Baca juga: Viral! Pilot United Airlines Tidur di First Class dengan Seragam Ditanggalkan

Mereka juga mencapai konsensus tentang pelatihan dan promosi kopilot transparan, serta penggantian manajer maskapai yang bertanggung jawab atas hubungan kerja. Sekitar 70 persen dari 1300 pilot kapal induk milik serikat pekerja. Pemogokan itu memengaruhi sekitar 200 penerbangan dan 25.000 penumpang.