Jelang Olimpiade Musim Panas, WiFi Gratis Siap Hadir di Kereta Peluru Shinkansen

sumber: cnn

Jika beberapa waktu yang lalu Bandara Internasional Haneda yang ada di Jepang akan membuka 50 slot tambahan – di mana 12 diantaranya akan dilimpahkan ke maskapai penerbangan asal Amerika Serikat guna menunjang perhelatan Olimpiade Musim Panas 2020, kini giliran sektor transportasi darat yang menunjukkan kesiapannya untuk mensukseskan pesta olahraga ini. Dikabarkan Japan Railways Group akan menyediakan layanan WiFi gratis di seluruh jaringan kereta peluru shinkansen tahun 2020 mendatang.

Baca Juga: Jelang Olimpiade Musim Panas 2020, Bandara Haneda Tingkatkan Kapasitas Penerbangan

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman railway-technology.com (25/2/2019), sebanyak 108 stasiun jaringan kereta peluru ini akan dilengkapi dengan layanan WiFi pada tahun 2019 ini, sementara pemasangan sistem WiFi di rolling stock akan mulai diberlakukan sesegera mungkin dan diprediksi rampung pada April 2020. Sebagaimana yang sudah disebutkan di atas, langkah ini merupakan bagian dari persiapan Jepang untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2020 yang jatuh pada 24 Juli hingga 9 Agustus 2020 di Tokyo.

Rencana tersebut juga termasuk menawarkan layanan WiFi gratis untuk wisatawan yang bepergian di Tokyo Metro selama Olimpiade. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi masalah konektivitas internet di atas kereta dan meningkatkan pengalaman penumpang. Sejak tahun 2018 lalu, anggota Japan Railways Group (JR Group) West Japan Railway dan Kyushu Railway sudah mulai menawarkan WiFi gratis di kereta peluru. Sekitar 30% armada di Central Japan Railway, anggota grup perusahaan lain, pun menyediakan internet gratis.

Baca Juga: Sambut Olimpiade 2020, Bandara Jepang Siapkan Kemudahan Bagi Penyandang Disabilitas

Tiga operator kereta api dijadwalkan untuk menyediakan WiFi gratis di semua kereta peluru pada Maret 2020. East Japan Railway, perusahaan terbesar dari JR Group, juga mulai menggunakan sistem WiFi dari tahun fiskal lalu. Rencananya, ini akan selesai pada tahun fiskal 2020.

Untuk menggunakan fasilitas ini, para penumpang di jaringan kereta peluru Shinkansen dapat mengakses internet dengan mendaftarkan diri mereka melalui email atau profil jejaring sosial mereka. Sejak dimulainya layanan kereta peluru ini di tahun 1964 silam, jaringan Shinkansen telah berkembang dari 515,4 km menjadi 2.764,6 km di seluruh Negeri Matahari Terbit.