Tuesday, July 16, 2024
HomeAnalisa AngkutanSewa Operasi (Operating Lease), Jadi Tipe Kepemilikan Pesawat Paling Populer

Sewa Operasi (Operating Lease), Jadi Tipe Kepemilikan Pesawat Paling Populer

Setelah pada artikel sebelumnya dikupas tentang keuntungan dan tantangan dari delapan tipe kepemilikan pesawat, maka di artikel kali ini kami kupas satu di antaranya yang dikenal paling populer digunakan oleh banyak layanan penerbangan. Dalam industri penerbangan, tipe kepemilikan yang paling banyak digunakan adalah Sewa Operasi (Operating Lease). Apa yang menjadi alasannya, simak bahasannya pada tulisan ini.

Baca juga: Empat Kali Lipat dari Harga Rata-rata Global, Biaya Leasing Pesawat Bikin Garuda Indonesia Bangkrut

Banyak maskapai penerbangan komersial menggunakan sewa operasi untuk memperoleh pesawat tanpa perlu membayar biaya penuh di muka atau menanggung beban kepemilikan jangka panjang. Keuntungan yang ditawarkan dari sewa operasi seperti maskapai bisa menyesuaikan ukuran armada mereka sesuai dengan permintaan pasar tanpa komitmen jangka panjang. Kemudian dari segi biaya, tidak memerlukan investasi awal yang besar seperti pembelian pesawat langsung.

Sewa operasi memungkinkan maskapai untuk terus memperbarui armada mereka dengan pesawat yang lebih baru dan lebih efisien. Sering kali, kontrak sewa operasi termasuk layanan pemeliharaan dan dukungan dari perusahaan leasing. AerCap, GECAS (GE Capital Aviation Services), dan Air Lease Corporation adalah beberapa perusahaan leasing besar yang menyediakan pesawat untuk maskapai di seluruh dunia.

Di Indonesia, penggunaan sewa operasi juga merupakan tipe kepemilikan yang paling umum digunakan oleh maskapai penerbangan. Maskapai penerbangan Indonesia, seperti banyak maskapai lainnya di seluruh dunia, memilih sewa operasi untuk menghindari biaya awal yang tinggi yang terkait dengan pembelian pesawat baru.

Dengan sewa operasi, maskapai dapat menyesuaikan armada mereka berdasarkan fluktuasi permintaan pasar, terutama mengingat sektor pariwisata yang bisa sangat dinamis di Indonesia. Sewa operasi memungkinkan maskapai untuk memperbarui armada mereka lebih sering, yang penting untuk menjaga efisiensi operasional dan memenuhi standar keselamatan. Banyak kontrak sewa operasi yang termasuk layanan pemeliharaan dan dukungan dari perusahaan leasing, mengurangi beban operasional maskapai.

Meskipun sewa operasi menawarkan fleksibilitas dan biaya awal yang rendah, maskapai penerbangan harus mempertimbangkan kelemahan potensial seperti biaya jangka panjang yang lebih tinggi, ketergantungan pada penyedia leasing, dan keterbatasan dalam modifikasi pesawat.

Dinilai Krusial Bantu Kesuksesan Maskapai, Berikut Daftar 5 Leasing Pesawat Terbesar Di Dunia

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru