Sistem Pengisian Nirkabel Kereta Korea Selatan Masuk Babak Penetapan Standar Internasional

0
Sumber dari Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi. Foto: Aju Business Daily

Berkembangnya sistem pengisian nirkabel kereta api saat ini mulai di kembangkan oleh Korea Selatan. Karena hal ini menarik, kemudian para ahli melakukan pertemuan online untuk menetapkan standar internasional sistem pengisian nirkabel kereta api Korea Selatan.

Baca juga: Layani Kendaraan Listrik, Momentum Dynamics Rilis Halte Berdaya 200 Kilowatt Nirkabel

Diskusi itu difokuskan pada metode kumparan yang sangat penting dalam pengisian nirkabel. Dilansir KabarPenumpang.com dari ajudaily.com (10/5/2021), dalam diskusi tersebut Negeri Ginseng mengusulkan menggunakan metode kumparan oval.

Untuk diketahui, pertemuan pada 7 Mei lalu, melibatkan sekitar 30 pakar dari berbagai negara seperti Prancis, Italia, Jerman, Cina, Jepang dan Korea Selatan. Para pakar ini tergabung dalam grup TC9 ahG 29 di International Electrotechnical Commission (IEC), yang menyiapkan dan menerbitkan standar internasional untuk elektroteknologi, menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi.

Grup ad-hoc IEC menangani interoperabilitas dan keamanan sistem transfer daya nirkabel dinamis – dynamic wireless power transfer (WPT) untuk perkeretaapian.

“Sangat berarti bahwa diskusi internasional telah dimulai dengan sungguh-sungguh mengenai standar internasional terkait dengan interoperabilitas dan keamanan sistem transfer daya nirkabel kereta api yang diusulkan oleh Korea Selatan,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Pengisian tanpa kabel menggunakan gelombang magnet. Sehinga tidak ada risiko sengatan listrik, dan WPT dapat mengurangi biaya konstruksi terowongan dan pembentukan debu halus. Dimungkinkan untuk secara bebas memilih lokasi stasiun dan menambah panjang rute dan waktu penggunaan baterai, serta mengurangi waktu tunggu untuk pengisian daya.

“Korea Selatan diharapkan untuk memimpin teknologi WPT perkeretaapian dan meletakkan dasar untuk keasyikan di pasar luar negeri melalui penetapan standar internasional,” kata Kang Hee-up, seorang pejabat di biro kebijakan keselamatan perkeretaapian kementerian.

Baca juga: Prototipe Maglev Hasilkan Daya dengan Teknologi yang Sama dengan Ponsel Pintar

Efisiensi transfer daya erat kaitannya dengan kumparan primer dan sekunder, ukurannya, bahan serta jaraknya. Pemilihan dan posisi yang tepat dari kumparan transmisi dan penerima memiliki pengaruh besar pada efisiensi transmisi daya. Korea Selatan telah meningkatkan upaya untuk menetapkan beberapa standar internasional untuk sistem pengisian daya yang memungkinkan transmisi daya nirkabel saat kendaraan listrik berhenti atau berjalan.