Tabrak Ikan Paus, Kapal Ferry di Jepang Alami Kerusakan dan Ciderai Puluhan Penumpang

Sumber: BBC.com

Sebuah kapal ferry di Jepang dikabarkan mengalami kecelakaan, dimana kapal tersebut diwartakan telah menabrak seekor ikan paus. Kejadian yang terjadi di Laut Jepang ini sendiri terjadi pada Sabtu (9/3/2019) kemarin. Akibat kejadian ini, sebanyak 87 penumpang mengalami cidera – lima di antaranya mengalami cidera serius. Tidak hanya melukai penumpang, insiden ini juga membuat kapal ferry tersebut mengalami kerusakan pada bagian lambungnya.

Baca Juga: Mati Mesin di Tengah Laut, Kapal Ferry India Diselamatkan Tugboats

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman bbc.com (9/3/2019), kapal ferry ini diduga menabrak ikan paus ketika tengah berlayar dari pelabuhan Niigata ke pulau Sado di laut Jepang. Dikabarkan, ikan paus jenis bungkuklah yang menyebabkan insiden ini – dan memang disinyalir di sekitar lokasi kejadian merupakan habitat dari salah satu mamalia laut terbesar ini. Wajar saja jika tabrakan tersebut meninggalkan celah sepanjang 15 cm di lambung kapal.

Praduga ini dibenarkan oleh seorang pakar kelautan yang mengatakan dampak tabrakan itu merupakan hasil tabrakan antara kapal dan ikan paus.

Adapun kapal ferry tersebut tengah mengangkut sebanyak 121 penumpang dan empat awak kabin. Kejadian ini sendiri diprediksi terjadi sekitar pukul 12.15 waktu setempat. Semua penumpang yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapat penanganan pertama. Sementara itu, pihak penjaga pantai mengatakan lima orang yang mengalami cidera serius masih berada tetap dalam kondisi sadar.

“Tenggorokan saya mengenai kursi di depan saya,” ujar seorang penumpang di dalam kapal ferry tersebut.

“Sementara orang-orang yang ada di sekeliling saya mengerang kesakitan,” tandasnya.

Baca Juga: Eks Kapal Ferry Penumpang di Inggris Bertransformasi Menjadi Party Boat

Tidak hanya meninggalkan celah sepanjang 15 cm saja di lambung kapal, namun tabrakan dengan paus bungkuk ini menyebabkan salah satu sayap hidrofoil di kapal yang mampu melakukan perjalanan hingga 80 km per jam ini rusak.

Perusahaan Kapal Sado, yang mengoperasikan ferry Ginga (yang menabrak ikan paus bungkuk), mengatakan pihaknya berhasil mencapai tujuan walaupun mengalami keterlambatan sekitar satu jam dari jadwal semula.