Tas Besar Berisi Uang Iringi Penemuan Bangkai Kapal Pere Marquette 18 Setelah 110 Tahun

0
Kapal Pere Marquette 18 saat berada di Waukegan, Lake County, Illinois, Amerika Serikat. Foto: Jerry Eliason & Ken Merryman

Sejak kapal L.R. Doty yang tenggelam di Danau Michigan (Lake Michigan) pada bulan Oktober 1898 ditemukan Juni 2010 lalu, para pemburu bangkai kapal, termasuk juga para arkeolog bawah laut, cukup giat mencari bangkai kapal lainnya di The Great Lakes (danau-danau besar di perbatasan Amerika Serikat-Kanada). Dari 500-an bangkai kapal di danau tersebut, kapal Pere Marquette 18 jadi yang paling menarik dicari oleh para pemburu.

Baca juga: 1 September 1985, Bangkai Kapal Titanic Ditemukan, Banyak Barang Masih Utuh

Kapal Pere Marquette 18 diketahui karam dan tenggelam pada 9 September 1910 silam di Lake Michigan, saat menuju Milwaukee, Wiscounsin, dari Ludington, Michigan. Kapal tersebut diketahui tenggelam beserta 29 gerbong kereta api dan 62 orang di dalamnya, termasuk penumpang, awak kapal, dan beberapa penumpang gelap.

Kapal tersebut diburu karena ramai diberitakan menyimpan banyak uang dalam jumlah besar. Saat itu, salah satu penumpang tajir disebut tengah membawa uang sekitar beberapa kantong besar dan sempat dibagi-bagikan sebelum tenggelam. Lama kelamaan, diketahui, orang tersebut ialah seorang petugas yang membawa uang untuk pembelian sebuah kapal pesiar. Selama ratusan tahun, keberadaan harta karun tersebut menjadi daya tarik utama pencarian kapal Pere Marquette 18.

Bangkai kapal Pere Marquette 18. Foto: Jerry Eliason & Ken Merryman

Setelah menunggu hampir 110 tahun, misteri kapal dengan panjang 103 meter ini akhirnya terkuak. Merryman dan Eliason, adalah orang yang mengungkap misteri tersebut setelah berhasil menemukan bangkai Kapal Pere Marquette 18 ini, di kedalaman sekitar 152 meter, 40 km dari garis pantai Sheboygan, Wisconsin, Amerika Serikat (AS).

Seperti dilansir mlive.com, penemuan bangkai kapal Pere Marquette 18 itu bermula dari laporan Life Saving Service (sejenis penjaga pantai di AS) terkait lokasi terakhir kapal tersebut. Dengan bantuan tim peneliti silsilah Ancestry Sisters di Chicago, Eliason dan Merryman akhirnya berhasil mendeteksi sonar dari kapal Pere Marquette 18.

Setelah titik awal ditemukan, butuh waktu setidaknya sebulan untuk mengirim kamera video canggih guna mengkonfirmasi bangkai kapal di bawah. Benar saja, dari rekaman video jauh di dasar danau, kapal Pere Marquette 18 yang sudah ratusan tahun tenggelam dipenuhi dengan kerang quagga invasif, dikelilingi puing-puing bagian kapal.

Sebagaimana penjelasan di atas, hal pertama yang dicari saat kapal ditemukan adalah keberadaan tas besar berisi uang. Sayangnya, kamera tersebut tak menemukan tas yang dimaksud. Kendati demikian, setidaknya, temuan kapal itu sudah mampu menjawab keberadaan misterius tas yang selama ini kerap disebut-sebut oleh media lokal dan mendorong banyak peneliti untuk menjadi yang pertama menemukan harta karun Kapal Pere Marquette 18.

Bangkai kapal Pere Marquette 18. Foto: Jerry Eliason & Ken Merryman

Penyebab tenggelamnya kapal Pere Marquette 18 sejauh ini masih simpang siur. Dari berbagai versi, kuat diduga kapal tenggelam akibat kebocoran pada lambungnya. Saat air mulai memenuhi kapal, awak kapal dibantu penumpang coba mengurangi beban kapal dengan mendorong gerbong seberat satu ton, namun semuanya sia-sia.

Baca juga: Setelah Lebih dari Satu Abad, Gunung Es yang Bikin Kapal Titanic Tenggelam Akhirnya Terungkap!

“Bayangkan keputusasaan orang-orang itu, mendorong gerbong kereta seberat satu ton dari belakang kapal dengan tangan – karena tahu itu mungkin satu-satunya cara mereka tidak hanya bisa menyelamatkan kapal, tapi juga nyawa mereka,” kata sejarawan maritim Marquette yang juga penulis buku Steel on the Bottom, Fred Stonehouse.

Selanjutnya, ia juga mengapresiasi temuan kapal tersebut dengan menyebut temuan yang luar biasa, mengingat Danau Michigan menyimpan begitu banyak misteri sampai bisa menenggelamkan ratusan kapal.

Leave a Reply