Teka-Teki Pesawat Dilarang Terbang di Atas Antartika, Ternyata Gegara Hal Ini

0
Pesawat komersial berjadwal tidak boleh melintasi Benua Antartika. Hanya pesawat charter dan pesawat untuk penelitian yang boleh terbang melintasi benua tersebut. Foto: Tangkapan layar Instagram @antarcticaflights

Kenapa pesawat komersial berjadwal dilarang terbang atau melintas Benua Antartika? Pertanyaan tersebut sering kali dijumpai saat membahas berbagai misteri dari benua yang meliputi Kutub Selatan Bumi ini.

Baca juga: Ini Dia Jawaban Kenapa Pesawat Dilarang Melintas di Atas Ka’bah!

Sebagian kalangan mengaitkan, tidak melintasnya pesawat di atas benua yang hampir seluruhnya terletak di Lingkar Antarktika dan dikelilingi oleh Samudera Pasifik, Samudera Atlantik, dan Samudera Hindia ini dengan Admiral Byrd. Admiral Byrd adalah seorang penjelajah dari Amerika Serikat yang terkenal karena penjelajahannya pada benua Antartika dan lautan Arktik.

Pada saat melakoni ekspedisi di Benua Antartika menggunakan pesawat Fokker F-VII, ia mengaku melihat daratan lain sebesar Amerika Serikat, yang tak pernah dikunjungi manusia. Bagi penganut teori konspirasi Bumi Datar, Benua Antartika menyimpan sisi lain bumi yang tak diketahui dan tak boleh diakses oleh publik.

Terlepas dari itu, teka-teki larangan pesawat komersial berjadwal melintas masih terus membuat penasaran dunia. Namun, pendapat dari Leo Moran, tutor bahasa Inggris ini mungkin bisa sedikit menjawab teka-teki tersebut.

Dikutip dari express.co.uk, Moran mengatakan, “Selama Pemerintahan Reagan (Presiden AS ke-33 dengan masa jabatan mulai 20 Januari 1981 – 20 Januari 1989), Administrator FAA, J. Lynn Helms, memutuskan bahwa pesawat-pesawat yang terbang harus berjarak sekitar 1 jam penerbangan dari bandara terdekat jika terjadi keadaan darurat, sehingga pesawat bisa mendarat.”

Aturan tersebut kondang dikenal dengan sebutan “60-minute rule” atau dikenal juga Extended Range Operation Two-Engine Airplanes (ETOPS). Saat itu, ETOPS mengatur bahwa pesawat twin-jet hanya diizinkan terbang separuh dari kemampuannya. Itu berarti, sekalipun memiliki dua mesin, ketika beroperasi pesawat hanya dihitung sebagai satu mesin.

Akan tetapi, saat ini, pesawat sudah mampu mengudara selama berjam-jam lamanya sekalipun hanya dengan satu mesin. Airbus A330-900, misalnya, berhasil terbang 4 jam 45 menit dengan satu mesin saat meraih sertifikasi ETOPS. Faktanya, maskapai yang menggunakan pesawat tersebut atau pesawat lainnya dengan kemampuan setara atau di bawahnya tetap tak kunjung diizinkan untuk melayani penerbangan berjadwal melilntasi Benua Antartika.

Lebih lanjut, Moran menjelaskan, Benua Antartika tak boleh dilintas pesawat komersial berjadwal sebab, di sana terdapat medan magnet cukup kuat. “Terbang di wilayah kutub yang kuat magnet buminya adalah mimpi buruk bagi setiap pilot. Sebab, arah navigasi pada radar menjadi tidak berarti,” ujarnya.

Meski demikian, faktanya, penerbangan charter/joy flight tetap takdiperbolehkan melintas di benua tersebut. Jadi, alasan medan magnet membahayakan navigasi pesawat nampaknya tak sepenuhnya bisa diterima.

Sejauh ini, beberapa pesawat dengan ukuran yang kecil seperti pesawat perintis memang masih bisa terbang ke Antartika. Itu adalah pesawat-pesawat yang membawa para peneliti, serta yang membawa pendaki gunung untuk mendaki salah satu Seven Summit dunia, Vinson Massif.

Baca juga: Mengapa Pesawat Tidak Terbang Lurus? Inilah 5 Alasannya

Sebelum benar-benar dilarang, sebetulnya, pesawat komersial berjadwal pernah melintas di atas Benua Antartika sampai akhirnya pesawat milik maskapai Air New Zealand mengalami kecelakaan di Antartika pada 28 November 1979. Akibat kecelakaan pesawat flight 901 tersebut, 257 orang tewas dilaporkan tewas. Insiden yang juga sering disebut Kecelakaan Mount Erebus ini usai jatuh di lereng Gunung Erebus, Pulau Ross, akhirnya menjadi awal dari larangan penerbangan melintasi Benua Antartika.

Pada dekade 1970, perjalanan udara ke Antartika memang sempat populer di kalangan wisatawan. Mereka penasaran untuk melihat-lihat panorama benua paling selatan di bumi tersebut. Salah satu jenis penerbangan yang terkenal adalah terbang mengelilingi Tebing Es Ross. Pemandangan indah di sekitar wilayah tersebut menjadi daya tarik utama.

Leave a Reply