Tenggelam di Selat Bali, Inilah Spesifikasi Kapal Ferry RoRo KMP Yunicee

0
KMP Yunicee (detik.com)

Kapal motor penumpang atau KMP Yunicee tenggelam saat akan bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, Bali dan menewaskan tujuh orang. Tenggelamnya kapal ferry RoRo yang mengoperasikan rute Gilimanuk menuju Ketapang atau sebaliknya ini terjadi pada 29 Juni 2021 kemarin sekitar pukul 19.20 WITA.

Baca juga: Mau Melintasi Selat Bali? Kenali Dulu Tarif Ferry Ketapang – Gilimanuk

KMP Yunicee tenggelam saat akan bersandar pada jarak 200-300 meter di utara Pelabuhan Gilimanuk. Sebelum tenggelam, awalnya KMP Yunicee berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (29/6/2021) petang pukul 18.00 Wita.

Bahkan kapal naas ini ketika melintasi Selat Bali tidak mengalami masalah apa pun. Namun, ketika menunggu giliran untuk bersandar di Dermaga MB Pelabuhan Gilimanuk, Selasa malam pukul 19.06 Wita, kapal ferry ini tiba-tiba terseret arus ke arah selatan.

KMP Yunicee yang berisi 41 penumpang dan 16 ABK termasuk nakhoda ini diduga mengalami kebocoran pada bagian lambung, hingga kemudian tenggelam dan menghilang di tengah laut sekitar Pantai Penginuman, Kelurahan Gilimanuk. Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, KMP Yunicee dibangun pada tahun 1992 dan berlayar di bawah bendera Indonesia yang dioperasikan oleh PT. Surya Timur Line.

KMP Yunicee memiliki panjang 56,6 meter dan lebar 8,6 meter dengan bobot penuh 922 ton. Penyebab kapal ini tenggelam hingga saat ini belum bisa diketahui. Ada kemungkinan penyebab tenggelam salah satunya faktor usia kapal, humam eror atau faktor dari alam.

Hingga saat ini korban meninga ada tujuh orang, 44 selamat dan enam lainnya dalam pencarian. Meski dalam manifest ada 41 penumpang, 13 orang dan petugas kantin 3 orang, namun korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 59 orang baik yang selamat maupun meninggal.

Baca juga: Pelayanan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, Bakal Ditingkatkan dengan Automatic Ticketing System

Sehingga jumlahnya lebih dibandingkan dengan manifes yang ada. Untuk diketahui, Saat insiden KPM Yunicee mengangkut 15 anak buah kapal (ABK), 41 orang penumpang, 17 unit truk, enam unit mobil pribadi, satu unit mobil pick up dan satu unit sepeda motor. Kapal ferry jenis RoRo ini berlayar dengan kecepatan 4,3 knot.

LEAVE A REPLY