Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Kini Khusus untuk Penerbangan Berbiaya Murah

0
Ilustrasi penghentian sementara layanan penerbangan komersial oleh pemerintah. Foto : Aktualita.com

Setelah memiliki terminal untuk maskapai internasional tepatnya di Terminal 3. Kini Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengoperasikan Terminal 2F nya sebagai terminal berbiaya rendah atau low cost carrier terminal (LCCT) yang dioperasikan per 1 Mei 2019.

Baca juga: Mulai 30 April, Cathay Pacific Pindah dari Terminal 2 Ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Bahkan hal ini disambut optimis oleh maskapai AirAsia Indonesia dimana kehadiran terminal ini bisa mendongkrak jumlah penumpang. CEO AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan berharap terminal tersebut mampu mengakomodasi kepentingan maskapai LCC.

“Kami sangat gembira. Ini akan meningkatkan jumlah pax pastinya,” ujar Dendy yang dikutip KabarPenumpang.com dari bisnis com (28/4/2019).

Dia mengatakan LCCT didesain sesederhana mungkin sehingga bisa membuat tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) lebih murah. Sehingga dampaknya tidak membebani biaya penerbangan penumpang.

Bahkan Dendy mengaku, sebelum PT Angkasa Pura II mensahkan Terminal 2F menjadi LCCT, pihaknya sudah mengusulkan agar pemerintah membangunnya sejak 2018 kemarin. Hal ini untuk meningkatkan daya saing dan memberikan harga terjangkau kepada penumpang.

Dendy berpendapat bahwa maskapai LCC yang mendarat di bandara yang terminalnya menggunakan tarif layanan penuh (full service) akan sulit bersaing. Selain AirAsia (internasional dan domestik) yang berpindah ke Terminal 2F, ada tujuh maskapai lainnya yang melayani rute internasional yakni Cebu Pacific, Lion air group, Jetstar Asia, Sriwijaya Air.

Selain itu ada Citilink dan Tiger Scoot akan menyusul kepindahannya ke Terminal 2F. Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soetta, Febri Toga Simatupang mengatakan, tahapan untuk menjadikan Terminal 2F sebagai LCCT sepenuhnya telah rampung.

“Baik airside maupun landside telah rampung. Semua sudah selesai, flow keberangkatan dan kedatangan baik domestik maupun internasional,” ujar Febri.

Ia berharap para pengguna jasa bandara untuk memperhatikan lokasi terminal yang tertera pada tiket serta berbagi petunjuk lainnya. Direktur AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, LCCT 2F didesain sesuai kebutuhan penumpang yang mengutamakan kepraktisan, kecepatan dan kemudahan.

“Pelayanan fokus pada digitalisasi seperti web check in, self check in dan self bag drop. Ini kami sebut dengan technology implementation for value addes service. Berbagai layanan berbasis teknologi juga selalu di update,” ujar Awaluddin.

 Baca juga: Iklan ‘Diterjemahkan’ Netizen Berbau Promo Wisata Seks, AirAsia Minta Maaf

Dirinya bahkan menjamin, meski difokuskan untuk maskapai murah, tidak ada penurunan pelayanan di Terminal 2F.

Leave a Reply