Thales InFlyt Experience, Solusi Maskapai Penerbangan Dapatkan Kembali Kepercayaan Penumpang

0
Ilustrasi IFE yang bisa dikotrol lewat ponsel penumpang. Foto: Runway Girl Network

Raksasa hiburan dan konektivitas dalam penerbangan asal Perancis, Thales, melalui Thales InFlyt Experience, resmi meluncurkan rangkaian solusi maskapai global dalam upaya mendapatkan kembali kepercayaan dari penumpang.

Baca juga: Singapore AirShow 2018: Garuda Indonesia Gandeng Thales Hadirkan In Flight Entertainment

Dengan tagline “Ready to Fly” Thales mengaku optimis bahwa berbagai produk-produk tanpa sentuh (touchless) inovasi perusahaan, mampu mengurangi risiko penularan virus Corona di berbagai area touchpoint atau yang banyak disentuh penumpang, baik saat di bandara maupun di pesawat.

Di antara solusi yang ditawarkan, mulai dari AVANT, monitor, handset, overhead video, serta software, apllication and tools, Thales menyediakan kemudahan bagi penumpang melalui maskapai lewat sistem baru In-flight entertainment (IFE).

IFE buatan Thales ini bisa mencegah penumpang menyentuh touchpoint karena bisa dikendalikan dari ponsel atau tablet masing-masing. “Kemampuan ini sudah tersedia di beberapa maskapai besar di Amerika Utara dan Asia Tenggara,” kata juru bicara Thales, seperti dikutip dari Runway Girl Network.

Selain itu, bagi maskapai yang sudah menyediakan WiFi di kabin, Thales bisa mengintegrasikan layanan itu dengan software development kit (SDK). Dengan begitu, penumpang bisa mengakses seluruh layanan yang ditawarkan maskapai dalam sebuah aplikasi. Solusi lain, Thales mengaku siap untuk mengembangkan laman khusus sebagai pengganti software agar penumpang tetap bisa mengakses layanan IFE tanpa mendownload aplikasi tambahan serta tentu saja tanpa sentuhan.

Alternatif lainnya, Thales menawarkan, penumpang bisa mengakses IFE tanpa menyentuhnya langsung, dengan menghubungkan ponsel atau tablet mereka menggunakan USB dan kontrol penuh atas IFE pun seketika didapat.

“Ini adalah platform berbasis perangkat lunak yang bekerja dengan sistem IFE Thales dalam layanan. Untuk ekstensi baru ini, kami memfokuskan upaya kami pada pengembangan solusi yang terjangkau untuk penerapan cepat dengan menyederhanakan pemasangan untuk maskapai penerbangan tanpa perlu mengganti hardware. Satu-satunya prasyarat adalah update software dari IFE system software (digabungkan dengan aplikasi pendamping atau halaman web khusus berdasarkan konfigurasi),” jelas juru bicara Thales.

Dalam mengurangi interaksi antara kru dan penumpang, perusahaan yang juga pernah bekersama dengan Garuda Indonesia untuk menghadirkan teknologi AVANT IFE System tersebut, menawarkan apa yang disebut Thales Travel Assistant (TAA). TAA memungkinkan penumpang mendapatkan berbagai informasi secara otomatis dari layar IFE di belakang kursi, sebagai bagian dari solusi “Ready to Fly” Thales.

Demikian pula sebaliknya, pramugari atau awak kabin juga dapat menerima informasi dari penumpang dan maskapai serta mengontrol kabin dari ponsel atau tablet mereka masing-masing.

Baca juga: Air Canada Luncurkan Fitur baru IFE, Bisa Bagikan Film Terbaik ke Sosmed Saat di Udara

Di beberapa waktu mendatang, Thales juga akan menghadirkan software khusus untuk mengurangi antrean saat masuk ke pesawat dan menemukan kursi yang tertera di tiket, mengatur penggunaan toilet dengan cara mem-bookingnya terlebih dahulu, mengurai penumpukan saat hendak keluar kabin, serta berbagai solusi lainnya untuk meningkatkan efisiensi di dalam kabin.

“Yang terpenting bagi Thales adalah kami ada di sini untuk mendukung pelanggan maskapai kami dan bekerja dengan mereka untuk mengatasi tantangan terberat mereka selama masa-masa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini,” kata wakil presiden Thales InFlyt Experience, Neil James.

Leave a Reply