Tiga Jam Menanti, Bagasi Penumpang Ryanair Baru Keluar dari Baggage Carousel

Sumber: tech-wd.com

Menunggu bukanlah sesuatu yang menyenangkan, hal ini terjadi pada penumpang Ryanair yang harus bersabar selama tiga jam untuk mendapatkan barang mereka di baggage carousel (ban berjalan) pada claim bagasi di Bandara Manchester, Inggris. Pasalnya maskapai Ryanair telah mendarat di Manchester sekitar pukul 02.00 pagi waktu setempat.

Baca juga: Per 15 Januari 2018, Ryanair Berlakukan Kebijakan Baru Untuk Tas di Dalam Kabin

KabarPenumpang.com merangkum dari laman itv.com, karena lelah menunggu, seorang penumpang bernama Daniel Mortimer secara tidak sengaja merekam petugas kargo saat mereka mengeluarkan barang ke carousel bandara. Bahkan dirinya menggunakan emoji tertawa dengan tangisan dan memberi caption “jam 5 pagi ini setelah menunggu lebih dari tiga jam untuk tas kami untuk mendatangkannya dari pesawat ke carousel. Setidaknya mereka mengurus barang-barang kami dengan baik. Terimakasih.”

Dalam video pendek tersebut terlihat petugas kargo yang melemparkan tas-tas tersebut ke carousel. Hingga akhirnya penanganan bagasi Swissport mengatakan rekaman itu sejalan dengan prosedur penananan bagasi manual. Mereka melaporkan keterlambatan bagasi penumpang Ryanair juga disebabkan kekurangan staf.

Tak hanya itu maskapai Ryanair mengatakan, alarm kebakaran berbunyi dan menyebabkan delapan penerbangan ditunda karena penmumpang yang dievakuasi perlu disaring ulang melalui keamanan. Ini memiliki efek knock-on dari beberapa penerbangan yang kembali lebih lambat dari yang dijadwalkan dan memasuki jam-jam awal di Terminal 3.

“Jadwal penerbangan terganggu pada Jumat malam di Bandara Manchester menyebabkan dampak terhadap pengembalian bagasi untuk penumpang. Kami selalu bekerja sama dengan maskapai dan mitra bandara kami untuk mengurangi dampak gangguan jadwal ini kepada penumpang tetapi kami memahami penundaan ini membuat frustrasi penumpang selama masa liburan bank yang sibuk ini,” ujar juru bicara Swissport.

Seorang juru bicara Ryanair juga menambahkan, menyusul evakukasi alarm kebakaran gedung terminal di Bandara Manchester malam, 24 Agustus 2018, delapan penerbangan ditunda karena kebutuhan untuk menyaring ulang penumpang melalui keamanan. Ini bukan saja membuat menunggu tetapi penumpang frustasi.

“Ini membentang sumber daya staf larut malam dari perusahaan penanganan Swissport dan menyebabkan penundaan lebih lanjut dalam pengiriman bagasi ke aula kedatangan ketika penerbangan yang tertunda ini kembali ke Manchester. MAG dan Swissport saat ini sedang menyelidiki masalah kepegawaian ini dan kami sedang menunggu laporan Swissport untuk memastikan bahwa itu tidak terulang kembali. Kami meminta maaf dengan tulus kepada penumpang yang merasa terganggu dengan pengiriman bagasi yang tertunda ini yang disebabkan oleh alarm kebakaran atau evakuasi gedung terminal tadi malam,” ujar juru bicara Ryanair.

Baca juga: Klasik, Ini Dia Rentetan Alasan Delay di Dunia Penerbangan

Bandara Manchester juga meminta maaf atas keterlambatan itu, juru bicara mereka mengatakan: “Kami sadar bahwa beberapa penumpang mengalami waktu tunggu yang lama untuk menerima bagasi mereka pada malam hari.

“Kami telah melakukan kontak dengan Swissport, agen penanganan bertanggung jawab, dan kami akan melakukan penyelidikan penuh. Kami ingin meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada penumpang. “