Turun Harga, Tarif Rapid Test Antigen PT KAI Hanya Rp45 Ribu! Ini Daftar Stasiun yang Melayaninya

0
Tarif Rapid Test Antigen PT KAI turun menjadi hanya Rp45 ribu. Andai ini bisa dinikmati oleh seluruh kalangan, bukan hanya calon penumpang KA Jarak Jauh, ini akan menjadi tarif test antigen termurah di Indonesia. Foto: KAI

Mulai besok, Jum’at, 24 September 2021, tarif rapid test antigen PT KAI turun menjadi Rp45.000 dari sebelumnya seharga Rp85.000. Tarif rapid test antigen seharga Rp45 ribu oleh PT KAI ini bisa dinikmati masyakarat setidaknya di 64 stasiun.

Baca juga: Terus Ditambah, Kini 11 Stasiun Kereta Jarak Jauh Layani Vaksinasi Gratis

Adapun daftar stasiun yang melayani pemeriksaan rapid test antigen PT KAI seharga Rp45 ribu di Jabodetabek ada di Stasiun Gambir, Pasar Senen, dan Bekasi saja.

Sisanya berada di luar Jabodetabek, mulai dari Cikampek, Karawang, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cimahi, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Brebes, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, dan Purwokerto.

Kemudian, Kroya, Kutoarjo, Kebumen, Sidareja, Gombong, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Klaten, Purwosari, Wates, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Tulungagung, Nganjuk, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, Lamongan, Jember, Ketapang, Banyuwangi, Rogojampi, Probolinggo, dan Kalisetail.

Di luar Pulau Jawa, PT KAI juga turut melayani tarif test antigen seharga Rp 45 ribu. Stasiun-stasiun yang melayaninya sendiri antara lain, Medan, Kisaran, Tanjung Balai, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Prabumulih, Muara Enim, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Martapura, Kotabumi, dan Baturaja.

“Penyesuaian tarif merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan KAI kepada pelanggan,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, dalam keterangan resmi yang diterima KabarPenumpang.com.

Hadirnya layanan rapid test antigen di stasiun seharga Rp45 ribu ini merupakan hasil Sinergi BUMN antara KAI dengan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo, Indofarma melalui anak usahanya yaitu Farmalab, serta pihak-pihak lainnya.

Perlu dicatat, layanan rapid test antigen PT KAI seharga Rp45 ribu hanya bisa dinikmati oleh para calon penumpang kereta. Sebab, untuk dapat melakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen di stasiun, calon pelanggan harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas.

Turunnya tarif rapid test antigen PT KAI di stasiun menjadi Rp45 ribu tentu sangat membantu masyarakat, dalam hal ini calon penumpang kereta api jarak jauh dan bukan tidak mungkin ini akan mendorong lebih banyak masyarakat yang melakukan rapid test antigen di stasiun.

Sejak PT KAI melayani rapid test antigen pada tahun lalu, setidaknya sudah jutaan orang dilayani BUMN perkeretaapian ini.

“Sejak dibuka pada 21 Desember 2020 sampai dengan 21 September 2021, KAI telah melayani 1.043.582 peserta Rapid Test Antigen di Stasiun,” jelas Joni.

Sebelumnya, sesuai SE Kemenhub No 69 Th 2021, pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Pelanggan juga wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif test PCR maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen maksimal 1×24 jam sebelum jadwal keberangkatan. Pelanggan usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan.

Baca juga: Ini Alasan Anak 12 Tahun Tak Diizinkan Naik Kereta Api Jarak Jauh

PT KAI telah mengintegrasikan sistem boarding KAI dan aplikasi Peduli Lindungi sehingga data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan akan otomatis muncul pada layar komputer petugas. Integrasi ini bertujuan untuk mempermudah pelanggan, memperlancar proses pemeriksaan dokumen, dan menghindari pemalsuan dokumen.

Bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.