Usai Flight to Nowhere, Qantas Luncurkan “Flight Mystery,” Apa Itu?

0
Sumber: Qantas

Setelah sukses jalankan penerbangan tanpa tujuan atau flight to nowhere, Qantas belum lama ini meluncurkan flight mystery atau penerbangan misterius. Sebagaimana namanya, flight mystery ialah penerbangan yang merahasiakan tempat tujuan. Tak hanya itu, setibanya di lokasi tujuan, Qantas juga mengatur agenda penumpang sampai kembali ke bandara semula. Mirip seperti paket tour, bukan?

Baca juga: Foto-foto Menakjubkan Penerbangan Tanpa Tujuan Boeing 787 Qantas Selama 8,5 Jam

“Pelanggan kami memberi tahu kami bahwa ke mana mereka boleh dan tidak bisa melakukan perjalanan di Australia telah menjadi misteri akhir-akhir ini,” kata Chief Customer Officer (CCO) Qantas, Stephanie Tully.

“Selain membantu membawa lebih banyak orang kembali bekerja, penerbangan misterius ini adalah cara lain untuk mendukung operator pariwisata di wilayah regional khususnya, yang sangat terpukul oleh beberapa gelombang pembatasan perjalanan,” lanjutnya, seperti dikutip dari Simple Flying.

Penerbangan misterius Qantas nantinya akan tersedia di tiga kota, Sydney, Brisbane, dan Melbourne. Brisbane akan memulai keberangkatan penerbangan misterius terlebih dahulu pada tanggal 27 Maret, disusul Sydney pada 18 April, dan Melbourne pada hari Sabtu, 1 Mei 2021. Seluruhnya menggunakan pesawat Boeing 737-800.

Meski tak memberi tahu tujuan penerbangan misteri ini, tetap Qantas memberi tahu kluenya ke para penumpang; seperti informasi untuk membawa sandal jepit, pakaian ganti, dan lain sebagainya. Maskapai nasional Australia itu juga memberi klue lain dimana penerbangan dari masing-masing kota menuju ke sebuah tempat sejauh dua jam perjalanan.

Alih-alih mendapat petunjuk yang mengarah ke tempat dimana penerbangan misterius Qantas menuju, calon penumpang malah dibuat makin penasaran. Secara teori, penerbangan dua jam dari kota masing-masing mungkin akan mengarah ke sedikit tempat.

Selain itu, Qantas juga memberikan klue bahwa mereka akan mengajak penumpang menuju daerah tropis, erat dengan air asin, dan makan siang di sepanjang pantai. Itu berarti, menurut calon penumpang, beberapa tempat seperti Cairns, Noosa, dan Hamilton Island adalah tujuannya.

Untuk keberangkatan dari Brisbane, penerbangan dua jam akan mengarah ke suatu tempat bernuansa pedesaan, makanan dan wine rumahan, dan alam terbuka yang menyenangkan. Klue tersebut setidaknya mengantarkan calon penumpang pada pedalaman Queensland, New South Wales, Mildura, dan Griffith.

Sedangkan keberangkatan dari Melbourne, Qantas menyebut penumpang akan dibawa ke alam bebas yang menakjubkan, harus berjalan kaki menuju lokasi, makanan dan wine rumahan, serta pasar tani yang seluruhnya fresh alias baru dipanen dari para petani lokal. Klue itu setidaknya mengantarkan netizen terbayang ke Hobart dan Salamanca.

Baca juga: Korean Air Batalkan Program Flight to Nowhere, Gegara Covid-19?

Selama di lokasi tujuan, Qantas mengatur seluruh aktivitas penumpang sampai kembali ke bandara untuk penerbangan pulang menuju kota keberangkatan awal. Seluruh aktivitas tersebut, termasuk makan, minum, dan games, sudah include tiket.

Harga tiketnya sendiri dibanderol AU$737 atau sekitar Rp8,2 juta (kurs 11.075) untuk kursi kelas ekonomi dan AU$1579 atau sekitar 17,5 juta (kurs 11.075). Seluruh tiket mulai dijual pada 4 Maret mendatang. Tertarik mencoba?

LEAVE A REPLY