Allan Lockheed, Founder Lockheed Corporation yang Pernah Jadi Salesman Real Estate

0
Malcolm dan Allan Loughead. Sumber: Lockheed Martin

Tentu Anda semua sudah tidak asing dengan nama pesawat C-130 Hercules, bukan? Ya, pesawat four-engine turbopop ini terkenal sebagai pesawat militer yang tangguh. Tapi tahukah Anda manufaktur yang merancang pesawat ini? Adalah Lockheed Martin, perusahaan kedirgantaraan asal Negeri Paman Sam, hasil merger antara Lockheed Corporation dan Martin Marietta. Jika dibandingkan dengan manufaktur pesawat lain seperti Boeing atau Airbus, Lockheed Martin tergolong jauh lebih muda ketimbang dua rivalnya tersebut – baru didirikan pada 15 Maret 1995.

Baca Juga: Lockheed Martin VH-92A, Helikopter Kepresidenan AS Terbaru, Siap Mengudara di 2020

Lockheed Corporation sendiri merupakan perusahaan kedirgantaraan asal Amerika yang didirikan pada 1926. Sebelum menggunakan nama Lockheed Corporation, adapun perusahaan ini bernama Alco Hydro-Aeroplane Company – didirikan oleh dua bersaudara Allan Haines Loughead dan Malcolm Loughead. Allan Haines Loughead terkenal sebagai pendiri perusahaan Lockheed Corporation yang lahir pada 20 Januari 1889.

Allan sendiri secara resmi mengganti nama belakangnya menjadi Lockheed pada tahun 1934. Ia tercatat sebagai salah satu pionir di dunia aviasi Amerika dan insinyur yang bergerak di sektor yang sama.

Sejak kecil, Allan sudah tertarik dengan dunia penerbangan, sampai-sampai ia pernah mengeluarkan pernyataan, “Saya berharap kelak pesawat terbang akan menjadi moda transportasi paling aman dan juga murah. Mungkin itu akan terjadi ketika saya sudah memiliki kumis putih (tua). Flying has no barriers (terbang tidak memiliki hambatan).”

Bersama dengan Malcolm – kakak kandungnya, Allan mulai merancang beberapa pesawat. Berbekal keuletannya dalam mengutak-atik pesawat, akhirnya pada tahun 1912, kedua bersaudara ini membangun Alco Hydro-Aeroplane Company di San Francisco – yang akhirnya berganti nama menjadi Loughead Aircraft Manufacturing Company dan berpindah markas menuju Santa Barbara, California.

Di bawah label perusahaan Alco Hydro-Aeroplane Company, Lockheed bersaudara pertama kali menerbangkan pesawatnya pada 15 Juni 1913. Adapun armada yang mereka gunakan untuk melakoni penerbangan perdana ini adalah Model G yang kemudian ‘dibaptis’ dan berubah nama menjadi ALCO No. 1. Kala itu, armada ini berhasil menyentuh ketinggian 300 kaki dengan kecepatan yang mencapai 60mil/jam.

ALCO No. 1 ini merupakan sebuah pesawat yang dapat melakukan take-off dari perairan – dimana pada penerbangan perdana tersebut, Allan dan Malcolm menerbangkan armada ini dari perairan di bawah Jembatan Golden Gate menuju San Francisco Bay.

Kendati sudah sangat akrab dengan dunia aviasi, namun pada tahun 1922, Allan sempat menjadi salesman real estate. “Jadi seorang salesman menurut saya pribadi kurang menyenangkan, namun jika ditelisik dari sudut pandang finansial, itu sangatlah menakjubkan!” tutur Allan Lockheed.

Baca Juga: Setelah 25 Tahun Stop Produksi, Lockheed Martin Tampilkan L-100 di Paris AirShow 2017

Sembari terus mengembangkan perusahaannya, Allan yang lelah dengan orang-orang yang salah melafalkan namanya lalu mengubahnya dari Loughead menjadi Lockheed pada tahun 1934. Lalu pada tahun 1941, Allan Lockheed diangkat menjadi Wakil Presiden dari Berkey & Gay Furniture Company di Grand Rapids, Michigan, di mana ia menjabat sebagai manajer umum Divisi Penerbangan dan Direktur Teknik Pesawat Terbang.

Namun Allan Lockheed hanyalah manusia biasa yang bisa mengidap berbagai macam penyakit. Ia menghadap sang Pencipta pada 28 Mei 1969 di Tucson, Arizona pada usianya yang ke 80 tahun akibat penyakit kanker hati.

 

Leave a Reply