Antisipasi Covid-19, Bandara Narita Hadirkan Tempat Tidur Karton di Ruang Tunggu

0
Tempat tidur karton di Bandara Narita, Jepang (forbes.com)

Dengan menyebarnya virus corona (Covid-19) di Jepang, Pemerintah setempat telah menetapkan Bandara Internasional Narita menjadi salah satu gerbang internaional untuk menerima penerbangan dari Cina dan Korea Selatan, selain ada Bandara Kansai di Osaka.

Baca juga: Melancong ke Tokyo, Pilih Turun Dimana? Bandara Haneda atau Narita?

Dengan mandat tersebut, lantas membuat pihak Bandara Narita menghadirkan tempat tidur karton di ruang tunggu bagi penumpang internasional yang datang dan tidak dijemput oleh keluarga dan teman dengan mobil pribadi. KabarPenumpang.com melansir forbes.com (10/4/2020), kehadiran tempat tidur karton untuk membatasi kemungkinan penyebaran Covid-19 dan pemerintah Jepang melarang penumpang pesawat menggunakan angkutan umum.

Bahkan Jepang juga tidak menghubungkan penerbangan domestik mereka. Bila menggunakan taksi, penumpang harus membayar dengan biaya yang cukup mahal sekitar US$300 mengingat jarak yang jauh dari Narita ke Tokyo.

Meski terbuat dari karton, tetapi kasur yang digunakan cukup bagus, ini diketahui dari ulasan di Instagram seorang penumpang dengan nama @kazuki01282000 yang tiba di Narita dengan penerbangan All Nippon Airways dari Vietnam yang harus menunggu satu hari di lokasi darurat tersebut. Dia mengatakan sulit tidur karena lampu tetap menyala, ranjang yang terbuka memiliki partisi di sudut-sudut, disediakan makanan ringan termasuk onogiri atau nasi gulung.

Tempat tidur ini lebih kecil dari yang direncanakan untuk desa atlet Olimpiade 2021. Diketahui, pemerintah Jepang meningkatkan penyaringan dan pengujian kedatangan di mana penumpang yang dinyatakan negatif masih tetap diminta tidak menggunakan angkutan umum. Mereka bisa ke hotel terdekat, menyewa mobil atau meminta seseorang untuk menjemput.

Jepang sendiri hanya meminta warganya untuk isolasi mandiri selama 14 hari setelah bepergian dari luar negeri terkhusus dari hotspot pandemi. Konstitusi Jepang tidak mengizinkan karantina yang dipaksakan. Bandara Narita melaporkan penurunan 85 persen trafik dari penerbangan internasional.

Ini akan menutup salah satu landasan pacu pada hari Minggu dan hal tersebut pertama kali Narita telah menutup landasan sejak bandara dibuka pada tahun 1978. Sedangkan bandara pusat kota Tokyo, Haneda, akan meningkatkan penerbangan internasional, terutama ke Amerika Serikat.

Baca juga: Di Tengah Wabah Virus Corona, Mitsubishi SpaceJet Sukses Terbang Perdana

Banyak dari penerbangan itu ditunda karena Jepang baru saja melihat lonjakan dalam kasus Covid-9 dan mengurangi permintaan dari Amerika Utara dan Eropa. Tempat tidur karton menjadi cara bagi Jepang untuk mengatasi keadaan darurat, biasanya bencana alam seperti gempa bumi dan topan. Pemerintah pusat tahun lalu memutuskan untuk menimbun lebih dari seribu tempat tidur karton.

Leave a Reply