Asrama Bersejarah Pramugari ‘Astronot’ Braniff Airways Disulap Jadi Hotel Mewah

0
Asrama pramugari maskapai Braniff Airways yang ingin dijadikan hotel. Foto: Braniff Airways

Sebuah bangunan bersejarah di AS, Braniff International Hostess College, yang kondang dikenal sebagai bangunan bekas asrama pramugari Braniff International Airways, belum lama ini dialihfungsikan menjadi hotel mewah di Dallas, Amerika Serikat (AS); Hotel Braniff.

Baca juga: Inilah 11 Perbedaan Maskapai Penerbangan Era 70-an dengan Sekarang

Hotel mewah dengan 75 kamar mewah ini nantinya tak akan menghilangkan nuansa atau esensi sejarah dari bangunan itu sendiri. Hotel itu disebut bakal menampilkan tema desain maskapai yang didirikan sejak 1928 dan stop operasi pada Mei 1982 tersebut.

Dilansir thepointsguy.com, asrama yang terletak tak jauh dari jalan tol Dallas North ini didirikan pada tahun 1968. Braniff International Hostess College dirancang oleh firma desain lokal Pierce, Lacey and Associates. Menurut Texas Historical Commission, gedung lima lantai ini menampilkan desain “Mid-century internationalism style” atau dapat diartikan “abad pertengahan gaya internasionalisme.”

“Kain dan karya seni warna-warni dari Meksiko dan Amerika Selatan memberi ruang itu nuansa mod sangat kental,” tulis kritikus arsitektur Dallas Morning News, Mark Lamster pada tahun 2014 silam.

“Bahkan dindingnya sangat seksi, terbuat dari sprayed concrete dibiarkan dalam keadaan kasar yang disengaja tetapi dengan lapisan slick plastic. Profil mereka yang melengkung dibuat secara dramatis oleh lantai travertine hitam,” tambahnya.

Sayangnya, karena berbagai alasan, asrama ikonik maskapai dengan tagline “You can fly with us seven times and never fly the same color twice” tersebut harus dijual pada tahun 1975 atau sekitar tujuh tahun pasca didirikan. Usai dijual, silih berganti, asrama dimiliki empat bos baru hingga akhirnya jatuh ke tangan Centurion American Development Group, pengembang ternama di Dallas.

Hanya saja, sampai saat ini, belum dijelaskan dengan detail akan seperti apa Hotel Dallas bekas asrama pramugari maskapai Braniff International Airways tersebut. Yang pasti, Hotel Dallas ini tak akan menyuguhkan pemandangan pesawat serta suasana bandara, layaknya TWA Hotel, yang notabene terletak di area Bandara Internasional John F. Kennedy, New York, AS.

Seragam pramugari Braniff Airways yang mengenakan helm. Foto: Perpustakaan Eugene McDermott dari University of Texas

Sedikit tentang Braniff International Airways, mungkin tak banyak avgeeks atau pecinta penerbangan saat ini yang sering mendengar. Namun, maskapai ini bisa dibilang sangat terkenal di zamannya. Banyak hal yang melatarbelakangi hal itu, salah satunya seragam pramugarinya.

Dalam sebuah penelusuran mendalam di berbagai sumber, seperti foto-foto yang dipublish oleh Perpustakaan Eugene McDermott dari University of Texas, wajar saja bila seragam maskapai Braniff jadi pusat perhatian. Betapa tidak, seragam pramugari maskapai itu sangat out of the box hingga terlihat seperti seragam astronot.

Baca juga: Nostalgia dengan 5 Peta Jadul Jangkauan Maskapai, Mana Lebih Kreatif?

Bayangkan saja, pakaian pramugarinya adalah dress dengan helm kaca di kepala. Helmnya berbentuk bulat dan bagian tengahnya bolong. Walau memakai helm, rambut para pramugarinya masih dihiasi scarf.

Selain itu, Braniff International Airways juga menyokong tagline aneh yang mendorong pergantian seragam pramugari saat di udara sekitar tahun 1965. Dalam sekali penerbangan, pramugari bisa bergonta-ganti pakaian hingga empat kali. Semua dilakukan semata-mata untuk menghibur pelanggan, khususnya setiap penerbangan jarak jauh. Perancang seragam tersebut pun juga dirancang oleh desainer kenamaan dunia, Emilio Pucci.

Leave a Reply