Asyik Syuting “Around the World By Train” di Peru, Tony Robinson Terjebak Dalam Toilet Kereta

0

Tony Robinson bersama dengan krunya sudah memfilmkan “Around the World By Train” sejak Agustus 2019 lalu dan sudah tayang di siaran televisi. Dia melakukan hal ini karena kereta api semakin memukau dan mengejutkan dirinya. Saat ini mereka tengah bepergian ke Amerika Selatan untuk season atau musim kedua serial tersebut.

Baca juga: Ini Dia Pemandangan Lima Situs Warisan Dunia UNESCO yang Bisa Dinikmati dari Dalam Kereta

Namun pada saat perjalanannya di Peru dirinya hampir tersesat dan sendirian. KabarPenumpang.com melansir laman standard.co.uk (27/3/2020), saat itu dirinya terkunci dalam sebuah bilik toilet di kereta. Robinson mengatakan, dia terperangkap setelah menyadari kunci baru telah ditambahkan dan membuat yang lama tak bisa terbuka.

“Saya harus berada di sana selama seperempat jam, dan tidak ada kru dan produser dan direktur menyadari bahwa saya hilang dan mencoba menemukan saya. Suara kereta yang melewati rel begitu keras sehingga tidak ada yang bisa mendengarku,” ujarnya.

Dia mengaku hel tersebut membuatnya prihatin mengingat seberapa cepat mereka harus naik dan turun kereta apalagi dengan peralatan yang banyak. Dirinya pun berpikir bahwa ada kemungkinan semua orang berkonsentrasi memasang peralatan dan setelahnya baru menyadari Robinson tak ada di sana.

“Saat itu mungkin sudah terlambat dan aku akan meluncur lagi 200 mil ke arah stasiun kereta api berikutnya. Untungnya hal tersebut tidak terjadi,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa dirinya saat terkunci di toilet kereta menggedor-gedor pintu dan untungnya seorang petugas tiket mendengarnya dan berhasil berkomunikasi untuk membantunya keluar dari sana dengan beberapa pria yang membuka pintu dengan obeng. Diketahui, Robinson melintasi dunia dan mejelajahi lokasi-lokasi eksotis hampir dengan hanya kereta api yang dirinya gambarkan sebagai cara sempurna untuk bepergian.

“Subjek beberapa minggu terakhir tidak dapat dihindari dalam percakapan kami. Saya bertanya bagaimana perasaannya tentang acara yang tiba tepat saat semua orang dipaksa masuk ke dalam ruangan saat dikunci. Robinson mengatakan dia berharap seri ini memberi orang bentuk pelarian, sebuah perjalanan mengelilingi berbagai keajaiban dunia melalui kereta yang dapat diambil pemirsa dari sofa mereka,” kaya dia.

“Saya pikir itu sangat bagus bahwa Channel 5 telah memadamkannya sekarang. Ini semacam penanda dari apa yang kita semua inginkan untuk masa depan. Saya sangat menikmati perjalanan-perjalanan itu seperti yang Anda lihat, dan bertemu orang-orang yang menarik dan pergi ke tempat-tempat yang indah, dan mereka semua masih di luar sana, dan waktunya akan tiba mudah-mudahan di masa depan yang tidak terlalu jauh ketika kita semua akan menjadi bisa menjadi larky seperti saya di acara itu lagi dan saya ingin orang-orang dapat berbagi mata dan telinga dan hati saya saat saya melakukannya,” tambahnya.

Selain hambatan, perjalanan Robinson membawanya melalui beberapa pengalaman yang benar-benar luar biasa, dari membuat anggur di Porto hingga mendaki Machu Picchu bahkan bertemu serigala di Lingkaran Arktik. Tapi salah satu kesenangan terbesar dari seri ini adalah beragam karakter yang dia temui di sepanjang jalan, banyak dari mereka yang dia temui hanya dengan mendekati mereka dan memulai percakapan.

Robinson mengatakan itu adalah bakat yang ia kembangkan dari “selalu menjadi yang terkecil di kelas saya di sekolah. Perjalanan di Around the World By Train sangat menarik dalam keanekaragamannya, di enam episode, Robinson mengeksplorasi keajaiban alam dan antropologis, yang menawarkan potret bernuansa setiap tempat dan orang-orang yang tinggal di sana.

Baca juga: Sejak Dahulu, Jaringan Kereta di Arab Mudahkan Mobilisasi Jemaah Haji

“Sebagai pribadi, saya seorang generalis. Aku suka barang. Aku tidak peduli benda apa itu. Bisa geografis, historis, matematis, medis, saya suka benda-benda. Saya suka terlibat dengan hal-hal dan terlibat dengan orang-orang, dan saya telah mencoba untuk menjelaskannya dalam seri,” jelasnya.

Leave a Reply