Bak Raja, Pria Asal Lithuania Menjadi Satu-Satunya Penumpang Pesawat Tujuan Italia

(USA Today)

Menjadi satu-satunya penumpang dalam sebuah penerbangan memang jarang sekali terjadi. Baru-baru ini seorang pria asal Lithuania yang terbang ke Italia pada bulan lalu merasakan hal yang berbeda dalam penerbangannya. Ia merasa mendapat kejutan saat naik ke pesawat karena dirinya hanya seorang penumpang dalam Boeing 737-800 itu.

Baca juga: Menjadi Penumpang Tunggal Dalam Penerbangan? Wanita Filipina Baru Merasakannya

Dilansir KabarPenumpang.com dari nzherald.co.nz (3/4/2019), Skrimantas Strimaitis awalnya terbang dari Vilnus yang merupakan ibukota Lithuania menuju ke Bergamo di Italia utara untuk liburan dan bermain ski pada 16 Meret 2019 kemarin. Pesawat yang bisa mengangkut hingga 188 orang penumpang tersebut hanya dinaiki dirinya sendiri.

Menjadi satu-satunya penumpang, Strimaitis ditemani oleh dua orang pilot dan lima orang awak kabin. Bahkan sebuah agen perjalanan Novaturas mengatakan, pihaknya sudah mencarter pesawat untuk pulang dan pergi dari Italia. Hal ini juga untuk menghindari penerbangan kosong dimana tiket sekali jalan di jual dan hanya satu pembelinya.

Dia mengatakan pengalaman yang ditempuh dalam waktu dua jam tersebut merupakan pengalaman sekali seumur hidupnya. Dia pun berbagi selfie dari penerbangan itu dan terlihat berseri-seri dengan menikmati perjalanan yang sepi dan damai tersebut.

Pada Juli tahun lalu, Saad Jilani yang berusia 28 tahun bisa mendapatkan pengalaman seperti naik pesawat pribadi terbaik ketika satu-satunya orang yang bepergian dengan penerbangan dari Corfu, Yunani, ke Birmingham, Inggris.

Ketika dia naik pesawat yang membawanya pulang dari pernikahan, Jilani disambut oleh staf yang mengatakan: “Selamat datang di pesawat jet pribadi Anda, Pak.”

Selama perjalanannya, ia mengambil foto pramugari yang melakukan demonstrasi keselamatan yang disinkronkan sebelum berfoto selfie dengan mereka semua.

“Stafnya luar biasa dan sangat gembira bahwa saya adalah satu-satunya orang di pesawat itu bersama mereka. Meskipun itu hanya saya dan mereka, mereka profesional tetapi kami memiliki tawa dan lelucon dan itu brilian. Itu rute baru yang mereka lakukan sehingga tidak banyak orang yang tahu tentang itu,” ujar Jilani

Jilani mengatakan itu adalah penerbangan terbaik dalam hidupnya dan diakhiri dengan pengumuman pilot: “Elang telah mendarat.”

Latsamy McAdoo dari Amerika Serikat juga menemukan dirinya dalam situasi yang sama pada Januari tahun lalu ketika terbang ke sebuah pulau di Thailand. Dia terkejut melihat seorang anggota awak kabin menutup pintu ketika dia baru saja naik jet A319.

Seperti Jilani dan Strimaitis, dia bisa duduk dan bersantai dengan ruang di sekelilingnya untuk menyelesaikan penerbangannya dari Bangkok ke pulau Koh Samui.

Baca juga: Jadi Penumpang Tunggal di Penerbangan Garuda Indonesia, Sosok Pengusaha Asal Palu Menjadi Viral

Dia menulis di posting Instagram-nya: “Awalnya mengasyikkan dan menghibur. Mereka membiarkan saya berlari-lari di gang, menari sendiri.

“Tapi kemudian mulai bergelombang, benar-benar bergelombang. Aku mulai khawatir bahwa ini adalah jenis penerbangan Tujuan Akhir dan ini adalah waktuku untuk pergi. Untungnya, pilot dapat mendarat di pulau itu dengan relatif lancar.”