Bersihkan ‘Ruang’ Pribadi, Hindari Virus dan Kuman di Kabin Pesawat

0
ilustrasi penumpang bersihkan area pribadi di kabin pesawat (chicagotribune.com)

Mantan model, Naomi Campbell membersihkan sekitaran kursi di pesawat tempatnya duduk dan videonya kemudian menjadi viral. Biasanya para penumpang seperti Naomi melakukan hal itu untuk kebersihan dirinya sendiri dan untuk kenyamanan pribadi. Apalagi saat ini tengah marak penyebaran virus corona, sehingga mawas diri dalam kabin pesawat cukup diperlukan.

Baca juga: Pakai Kostum Hazmat di Bandara, Naomi Campbell Lagi-lagi Viral di Instagram

KabarPenumpang.com melansir laman nytimes.com (17/3/2020), maskapai besar seperti Delta Airlines dan American Airlines mengatakan mereka membersihkan pesawat ke berbagai sudut diantara penerbangan dan bahwa kebersihan pesawat mereka adalah prioritas. Aaron Milstone, ahli epidemiologi di Rumah Sakit Johns Hopkins mengatakan, pesawat dan kursi di dalam kabin adalah ruang publik dan tahu bahwa kuman dapat hidup dipermukaan dalam waktu yang lama sehingga tak ada salahnya untuk membersihkannya. Berikut ini, ada beberapa tips untuk membersihkan area pesawat tempat Anda duduk dan menjaga kesehatan dalam penerbangan.

View this post on Instagram

PSA ! Reminder to travel safe 🙏🏾 Watch my full airport routine on my @youtube channel | Link in bio 🤍 #FBF

A post shared by Naomi Campbell (@naomi) on

1. Jaga tangan agar selalu bersih dan berhenti menyentuh wajah
Kebanyakan orang menyentuh wajah lebih sering daripada yang mereka sadari. Bahkan mereka menyentuh permukaan di mana ada tetesan ketika seseorang bersin atau batuk sehingga dapat menyebabkan virus ditularkan.

Andrew Mehle, associate professor microbiology medis dan imunologi di University of Wisconsin Madison, menekankan bahwa sanitasi ruang penumpang di pesawat harus dilakukan bersamaan dengan mencuci tangan dan melakukan praktik kebersihan lainnya.

“Jadi yang pertama adalah cuci tangan Anda saat bersentuhan dengan meja baki atau apapun yang tidak dibersihkan,” kata dia.

Mehle menambahkan, cuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik atau dengan menyanyikan Selamat Ulang Tahun sebanyak dua kali dan jika tidak memungkinkan maka gunakan pembersih tangan dalam jumlah yang cukup.

2. Pilih kursi jendela
Sebuah studi dari Emory University menemukan bahwa selama musim flu, tempat teraman untuk duduk di pesawat adalah melalui jendela. Para peneliti mempelajari penumpang dan awak pesawat pada sepuluh penerbangan dalam waktu tempuh tiga hingga lima jam dan mengamati bahwa orang yang duduk di kursi dekat jendela memiliki lebih sedikit kontak dengan orang yang berpotensi sakit.

“Pesan tempat duduk dekat jendela, cobalah untuk tidak bergerak selama penerbangan, tetap terhidrasi dan jauhkan tangan Anda dari wajah Anda. “Waspadai kebersihan tanganmu”,” kata Vicki Stover Hertzberg, seorang profesor di Sekolah Perawat Universitas Emory dan direktur Pusat Ilmu Keperawatan Data di Emory.

3. Bersihkan permukaan keras
Ketika sampai di kursi dan tangan Anda bersih, gunakan tisu desinfektan untuk membersihkan permukaan keras di kursi seperti sandaran kepala dan lengan, sabuk pengaman, remote, layar, saku belakang kursi dan meja baki. Jika dudukannya keras dan tidak keropos, Anda dapat membersihkannya juga. Menggunakan tisu di kursi berlapis kain bisa menyebabkan kursi basah dan menyebarkan kuman daripada membunuh mereka.

“Tidak buruk untuk membersihkan area di sekitar Anda, tetapi perlu diingat bahwa virus corona tidak akan melompat dari kursi dan masuk ke mulut Anda. Orang-orang harus lebih berhati-hati menyentuh sesuatu yang kotor kemudian meletakkan tangan di wajah mereka,” kata Milstone.

Tisu desinfektan biasanya menuliskan pada kemasan berapa lama suatu permukaan harus tetap basah agar bisa bekerja. Waktu itu dapat berkisar dari 30 detik hingga beberapa menit. Agar tisu dapat bekerja, Anda harus mengikuti persyaratan waktu tersebut.

Hertzberg menambahkan bahwa jika ada televisi layar sentuh, Anda harus menggunakan tisu saat menyentuh layar. Menggunakan handuk kertas atau tisu memastikan bahwa ada penghalang antara permukaan yang mungkin memiliki tetesan dan tangan Anda, yang kemungkinan akan menuju ke wajah Anda.

Baca juga: (Video) Kursi Pesawat Dekat Jendela Paling Kotor Diantara yang Lainnya

“Seseorang yang sakit dan batuk mungkin menyentuh pintu dan keran, jadi gunakan tisu di kamar mandi lalu gunakan tisu untuk membuka pintu dan untuk menutup keran kemudian membuang yang ada di tempat sampah saat keluar,” kata Bernard Camins, direktur medis untuk pencegahan infeksi di Sistem Kesehatan Mount Sinai.

Leave a Reply