Boeing 777X Didapuk Terbang Tahun Depan, Delapan Maskapai Dunia Sudah Tak Sabar

0
Beoing 777X saat tengah bersiap lepas landas untuk pertama kalinya. Foto: Screenshot Youtube

Setelah pesawat pertama terbang perdana pada akhir Januari lalu, disusul pesawat kedua juga sukses terbang perdana pada awal Mei lalu, prospek Boeing 777X semakin menemui titik cerah. Meskipun sempat diterpa isu miring terkait keselamatan dan keamanan pesawat akibat hadirnya fitur baru folding wingtip, di samping isu wabah Covid-19 yang mengganggu proses pengembangan pesawat, Boeing 777X kini disebut akan mulai terbang tahun depan.

Baca juga: Ditengah Keraguan Soal “Folding Wingtip,” Boeing 777X Sukses Terbang Perdana

Insideflyer.com melaporkan, Lufthansa menjadi pelanggan pertama, tak lama setelah peluncuran pesawat pesaing Airbus A350 XWB pada 2013 lalu. Selang tujuh tahun kemudian, setidaknya tujuh maskapai lainnya menyusul. Mereka adalah, All Nippon Airline (ANA), British Airways, Cathay Pacific, Emirates, Etihad Airways, Qatar Airways, dan Singapore Airlines.

Dilihat dari daftar maskapai yang sudah hampir dipastikan bakal mengoperasikan Boeing 777X, dimana mayoritas dari mereka adalah maskapai-maskapai terbaik di dunia dengan reputasi tinggi, baik dari pelayanan maupun keselamatan, hal itu tentu sejalan dengan pandangan positif pengamat tentang kehadiran pesawat ini.

Dikutip dari laman simpleflying.com, Jum’at, (31/1), dengan menawarkan kabin yang lebih luas (sekitar 5,97 meter), jendela yang 16 persen lebih besar dari kompetitor, dan desain jendela yang naik delapan persen dari pada umumnya, 777X disebut-sebut layak diperhitungkan dalam merebut hati pengunjung.

Tak hanya itu, dengan dukungan mesin baru GE9X GE Aviation, bentang sayap yang lebih luas (71.1 meter), dan dimensi yang lebih panjang (70-76 meter), juga semakin melengkapi tingkat kenyamanan dan pengalaman baru yang ditawarkan oleh interior pesawat.

Dengan desain jendela 16 persen lebih lebar, penumpang dimungkinkan untuk dapat lebih leluasa menikmati pemandangan di luar pesawat. Selain itu, desain posisinya yang sedikit lebih ke atas dari biasanya juga membuat penumpang lebih mudah melihat ke luar dan mendapatkan cahaya. Lebar kabin yang mencapai hampir enam meter juga membuat penumpang, bahkan di kelas ekonomi sekalipun, mendapatkan kenyamanan yang cukup dari segi leg room.

Hal itu kemudian dilengkapi dengan lebar tempat duduk yang hampir mencapai batas maksimal. Bila pada umumnya lebar tempat duduk 43-47 cm, 777X menawarkan tempat duduk diangka 46 persen, pada kelas ekonomi. Sangat nyaman, bukan? Kalau kelas ekonominya saja sudah nyaman, bagaiaman dengan kelas bisnisnya? Pasti lebih nyaman, bukan?

Dari kacamata bisnis atau berkaitan dengan maskapai, dimensi pesawat yang jauh lebih besar dari kompetitornya, baik dari ukuran jendela, panjang pesawat, luas kabin, dan ketinggian pesawat, membuat maskapai mempunyai banyak pilihan untuk berkreasi. Utamanya bagi para maskapai jempolan, seperti Cathay Pacific, Singapore Airlines, British Airways, ANA, Lufthansa, Emirates, dan Qatar Airways.

Sebagaimana yang sudah diberitakan sebelumnya, 777X membuat dua tipe atau model, model pertama yakni 777X-8 akan memuat sekitar 384 penumpang dan memiliki jangkauan 16.093 kilometer, dan 777X-9 akan memuat sekitar 426 penumpang, dengan daya jelajah sekitar 13.491 km. Boeing sendiri telah menawarkan desain pesawat dalam konfigurasi 2-3-2, dengan konfigurasi kelas bisnis pada kisaran 10-14 kursi. Adapun 777X-10 masih dirahasiakan dimensi dan kapasitasnya, mengikuti waktu peluncuran di kemudian hari.

Baca juga: Boeing 777X Kedua Sukses Terbang Perdana

Bagi sebagian pengamat, konfigurasi 2-3-2 kemungkinan kecil akan diterapkan oleh maskapai. Sebaliknya, mereka diprediksi akan menggunakan konfigurasi 2-4-2. Dua bangku di pinggir dan empat bangku di tengah.

Sisanya, justru mereka akan lebih meminimalkan konfigurasi pada kelas bisnis sehingga servis ke para penumpang spesialnya tersebut jadi lebih variatif dan lebih menjual serta mampu membawa cita rasa yang berbeda di masing-masing maskapai. Namun demikian, sekalipun pada konfigurasi 2-4-2 pada kelas ekonomi, dimensi pesawat yang lebih luas akan memudahkan maskapai untuk tetap memberikan kenyaman pada pelanggan kelas ekonominya tersebut.

Leave a Reply