Bulgaria Buka Voting Desain Lokomotif Bagi Masyarakat, MRT Jakarta Juga Pernah

0
Desain lokomotif kereta BDZ Bulgaria (sofiaglobe.com)

Bisakah warga masyarakat ikut andil dalam pemilihan desain lokomotif atau gerbong kereta agar terlihat lebih menarik? Sepertinya kampanye tersebut ideal dilakukan, pasalnya warga masyarakat sejatinya dalah stake holder dari jasa layanan transportasi itu juga. Dengan melibatkan partisipasi warga, maka kedekatan dan rasa memiliki akan moda yang dimaksud lebih bisa dicapai.

Baca juga: Australia Pamer Desain Interior Final Kereta Vlocity

Seperti baru-baru ini, operator kereta api di Bulgaria, yakni BDZ mengajak masyarakat untuk memilih secara online desain untuk lokomotif Siemens Smartron terbaru miliki mereka. BDZ menghadirkan empat pilihan desain yang bisa dipilih oleh masyarakat dengan cara voting dan dibuka sejak 17 Juli kemarin hingga 31 Juli 2020.

KabarPenumpang.cm melansir sofiaglobe.com (17/7/2020), empat konsep ini telah dikembangkan dan memiliki pesan dan sensasi visual yang berbeda. Tak hanya itu, masyarakat bisa memilih sesuai dengan tren mode di kancah kereta api Eropa.

Pembuat desain bernama Konstantin Planinski dan memiliki studio BackonTrack merupakan bagian dari tim RailColor – Ziemon di Jerman yang mana para ahli dalam pengembangan desain untuk rolling stock untuk kereta api Eropa.

Untuk biaya desain sendiri ternyata sudah termasuk dalam harga pengiriman lokomotif baru. BZD mengumumkan pada 10 April lalu, mereka telah memilih tawaran konsorsium Siemens Tron untuk memasok sepuluh lokomotif baru.

Bahkan ada juga tawaran tender seharga 55,5 juta leva yang belum termasuk dengan PPN. Ternyata tak hanya di Bulgaria, Indonesia pun pernah melakukan hal serupa. Namun bedanya, Bulgaria untuk lokomotif, sedangkan di Indonesia untuk mobil atau kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Selain itu perbedaannya pun bukan hanya itu, di Bulgaria, mengajak seluruh warga masyarakat pengguna kereta untuk berpartisipasi dalam voting. Sedangkan di Indonesia hanya untuk bagian internal alias tidak untuk masyarakat, meskipun itu untuk bagian kereta MRT Jakarta.

Baca juga: Lokomotif Uap D1410, Kembali Beroperasi Jadi Kereta Wisata di Solo

“Kita pernah buat sayembara desain kereta, tapi hanya untuk internal saja bukan untuk publik. Ini kami lakukan pada 2017 lalu,” ujar Humas MRT Jakarta Diza ketika dihubungi KabarPenumpang.com, Senin (20/7/2020).

Leave a Reply