Dayi Air Rail, Kereta Gantung dengan Baterai Lithium untuk Hubungkan Lokasi Wisata

0
Kendaraan rel udara sedang beroperasi (China Central Television)

Sebuah kereta yang menggunakan energi baru telah diluncurkan dari jalur produksinya di Chengdu, Provinsi Sichuan, Cina Barat. Kereta ini adalah kereta udara pertama dan menghadirkan konsep perjalanan cerdas. Proyek tersebut bernama Dayi Air rail yang mencakup jalur demonstrasi rel udara dengan energi baru pertama di Cina.

Baca juga: Dekat Perbatasan Cina-India, Kereta Peluru Pertama Mengular di Tibet

Proyek tersebut dikembangkan oleh Zhongtang Air Rail Technology. Di mana mereka berencana untuk menyelesaikan konstruksi pada akhir tahun ini. Dilansir KabarPenumpang.com dari globaltimes.cn (28/6/2021), rel udara energi baru mengacu pada kereta rel gantung yang digerakkan oleh paket daya dari baterai lithium.

Kereta prototipe telah dirancang untuk memanfaatkan energi baru dengan memanfaatkan wahana monorel gantung. Desain kereta dirancang transparan dengan jendela kaca dari lantai ke langit-langit, menawarkan pandangan membentang di komuter. Satu gerbong akan memiliki kapasitas untuk mengangkut hampir 120 penumpang.

Berbeda dengan kereta bawah tanah atau kereta api ringan (LRT), proyek kereta udara menggabungkan keebutuhan wisata dan tamasya. Proyek Kereta Dayi Air akan menempuh jarak sekitar 11,5 km dengan kecepatan sekitar 80 km per jam. Nantinya akan dibangun empat stasiun yang akan menghubungkan sejumlah tempat wisata utama.

Baca juga: Bakal Hubungkan Rusia dan Cina, Inilah Kereta Gantung Lintas Negara Pertama di Dunia

Wakil direktur umum Zhongtang Air Rail Technology Zhong Min mengatakan, kendaraan generasi baru ini memiliki berat sekitar 2,5 ton, atau setengah ton lebih ringan dibandingkan kereta tradisional, dan memiliki koefisien bobot terendah di industri. “Kereta ini terbuat dari bahan serat karbon dan bahan busa komposit yang mengurangi bobot kereta,” tambahn Min.

LEAVE A REPLY