Diberi Jatah iPhone XR, Ini Beragam Tanggapan Awak Kabin British Airways

(onemileatatime.com )

Penggunaan gadget untuk melengkapi tugas pilot dan awak kabin sudah dikenal sejak beberapa waktu lalu, ditambah dengan tren kampanye efisiensi penggunaan kertas, otomatis mendongkrak penggunaan gadget di dunia maskapai. Lepas dari faktor efiensi, citra maskapai tentu ingin dikatrol dengan penggunaan gadget, apalagi jika menggunakan seri terbaru dari merek elektronik besar.

Seperti kabar paling baru menyebut British Airways telah mengumumkan kepada 15 ribu awak kabinnya bahwa mereka akan menerima iPhone XR. Ponsel pintar dengan layar 6.1 inchi ini merupakan bagian dari inisiatif maskapai memberdayakan awak kabin untuk memberikan layanan pelanggan yang lebih baik.

Baca juga: Tak Hanya Mudahkan Awak Kabin, Tablet PC Bantu Kurangi Penggunaan Kertas

Dilansir KabarPenumpang.com dari onemileatatime.com (21/8/2019), ponsel pintar ini akan diisi dengan pilihan aplikasi yang nantinya membantu awak kabin dalam menawarkan bantuan tambahan instan pada pelanggan selama perjalanan. Awak kabin juga akan memiliki akses ke berbagai informasi pelanggan termasuk penerbangannya dan preferensi makan.

British Airways sempat mengutip salah satu awak kabin yang memberikan contoh saat dia dapat iPhone XR untuk membantu pekerjaannya.

“Baru-baru ini, ketika seorang pelanggan menyadari bahwa dia lupa memesan makanan khusus, dia benar-benar terkesan ketika saya dengan cepat mengeluarkan telepon, masuk ke ba.com dan memesan makanan untuk perjalanannya kembali dan semua dalam hitungan menit di tengah penerbangan. Rasanya sangat bermanfaat untuk dapat segera menyelesaikan situasi bagi pelanggan. Semua panduan referensi kru saya juga dimuat ke telepon, jadi semua yang saya butuhkan ada di saku saya di setiap penerbangan; itu benar-benar telah membuat perbedaan besar,” kata awak kabin itu.

Bisa dikatakan ini adalah perkembangan postif meski ada tiga pendapat lain muncul dalam benak sang awak kabin tersebut. Dia menyebutkan, pertama adalah dengan ponsel pintar bisa mengatasi gangguan.

Tetapi dia sebenarnya tidak suka ponsel pintar menjadi bagian dari aliran layanan secara keseluruhan. Bahkan dia mengaku dirinya tradisional atau kuno, tetapi tidak suka jika maskapai penerbangan seperti Emirates mengambil pesanan makanan dan minuman di ponsel pintar.

“Mereka pada dasarnya melihat layar ponsel sepanjang waktu mereka berbicara dengan penumpang, dan itu sama sekali tidak terasa personal. Jangankan fakta bahwa itu tampaknya lebih memakan waktu,” kata awak kabin itu.

Kedua, dimana jika British Airways benar-benar ingin meningkatkan layanan pelanggan, mereka harus mengganti awak kabin campuran dengan lebih baik. Ini karena British Airwyas memiliki kontrak awak kabin yang berbeda dengan yang campuran, dimana awak kabin campuran (non Inggris) dibayar lebih rendah.

Baca juga: Tingkatkan Kenyamanan dalam Penerbangan, Panasonic Hadirkan Fitur Wellness

“Terakhir, kami terus mendengar slogan bahwa perusahaan berbicara tentang adopsi teknologi untuk layanan pelanggan dengan lebih baik. Saya merasa seperti perusahaan menginvestasikan banyak uang dalam teknologi, tetapi jarang mereka menginvestasikan waktu dan sumber daya yang diperlukan untuk membuat teknologi ini berguna,” kata dia.

Ponsel pintar ini merupakan uji coba tambahan yang sebelumnya berhasil saat pihak maskapai memberikan iPad kepada awak kabin senior di setiap penerbangan.