Gara-Gara Kucing Kelebihan Berat Badan, 370 Ribu ‘Miles’ Milik Pria Rusia Dibatalkan Aeroflot

0

Maskapai plat merah Rusia, Aeroflot hanya mengizinkan kucing seberat delapan kilogram untuk dibawa ke dalam kabin dan jika berlebih maka harus masuk dalam kandang dan diletakkan pada ruang kargo pesawat. Namun belum lama ini seorang pria asal Rusia membawa masuk kucingnya yang memiliki berat badan sepuluh kilogram dalam kabin.

Baca juga: Dianggap Lumrah, Burung Elang Masuk di Kabin Pesawat Maskapai Timur Tengah

Karena hal tersebut, Mikhail Galin dan kucingnya yang bernama Viktor menjadi viral di media sosial Rusia. Dilansir KabarPenumpang.com dari breakingnews.ie (13/11/2019), atas kesalahannya Galin pun mengaku bahwa dirinya melanggar aturan dan operator memiliki hak untuk mengambil tindakan.

Diketahui, saat itu Galin berangkat dari Riga ibukota Latvia dan menolak menyimpan Viktor di kargo pesawat dalam penerbangan delapan jam ke Vladivostok dengan transit di Moskow. Dia sempat hampir kehilangan tiketnya karena berat badan Viktor yang berlebih, namun saat itu dia bertemu dengan seorang Samaria di Moskow yang juga membawa kucing menyerupai Viktor yang beratnya kurang dari delapan kilogram.

Phobe kucing yang ditemukannya itu dibawa untuk ditimbang menggantikan Viktor. Ketika penanganan hewan Aeroflot terlihat puas karena kucing berukuran seusai, Galin kemudian kembali ke terminal dan menukar kembali Phobe dengan Viktor.

Kemudian dengan miles yang dimiliki, Galin memesan kursi kelas bisnis ke Vladivostok. Sayangnya tindakan Galin diketahui oleh pihak Aeroflot setelah dia membagikan foto-foto dirinya dengan Viktor di Facebook dalam penerbangannya tersebut.

Karena hal ini, Aeroflot memutuskan untuk mengecualikan Galin dari program loyalitas Bonus Aeroflot. Perusahaan tersebut mengatakan, semua miles yang telah terakumulasi selama program akan dibatalkan.

Padahal saat itu ternyata miles yang dimiliki Galin mencapai 370 ribu sebelum keputusan tersebut. Selain melanggar batas carry-on untuk hewan, Aeroflot mengutip penghapusan Viktor dari pembawa kucingnya sebagai salah satu alasan Galin dikeluarkan dari program loyalitas.

“Hukumannya keras tapi ini hukumannya. Saya melanggar peraturan dan operator memiliki hak untuk mengambil tindakan itu,” kata Galin.

Baca juga: Lagi Enak Makan Cemilan, Tiba-Tiba Seekor Anjing ‘Nimbrung’ di Celah Kursi Pesawat

Adanya hal ini bahkan menarik perhatian parlemen negara itu dimana kepala komite ekologi Duma Negara, Vladimir Burmatov, melakukan permintaan kepada Vitaly Savelyov, CEO Aeroflot, untuk mengembalikan miles yang dibatalkan kepada pemilik kucing gemuk dan merevisi aturan untuk mengangkut hewan fleksibilitas yang lebih besar. Burmatov juga mengatakan bahwa mungkin bagi mereka untuk membayar lebih untuk barang bawaan mereka.

Leave a Reply