Grab Gandeng UI untuk Kembangkan Startup, Ternyata Keduluan GoJek

0
Sumber: istimewa

Melalui Grab Ventures Velocity (GVV), Grab kembangkan startup binaan di Universitas Indonesia (UI) yang bergerak di bidang teknologi, medis dan sosial. Adanya kerja sama ini sejalan dengan komitmen Grab untuk mendukung penciptaan lapangan pekerjaan.

Baca juga: Aplikasi Transportasi Online Asal Vietnam Siap Rebut Pasar GoJek dan Grab!

Selain itu Grab Ventures sendiri dinilai memiliki misi yang sana dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang bertujuan menemukan dan mengembankan pemimpin teknologi di Asia Tenggara yang mendorong inovasi digitalisasi. President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata berharap, adanya kerja sama ini bisa berkontribusi dalam menciptakan wirausaha baru di bidang teknologi.

“Kerja sama dengan UI sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung penuh penciptaan lapangan pekerjaan, peningkatan kapasitas talenta lokal di bidang teknologi informasi. Dengan begitu mereka dapat mengembangkan solusi teknologi dan menciptakan peluang ekonomi baru di Tanah Air,” ujar Ridzki yang dikutip KabarPenumpang.com dari katadata.com (16/5/2019).

Sedangkan Rektor UI Muhammad Anis menambahkan, bahwa UI gencar mendukung mahasiswa mendirikan usaha atau startup. Sehingga nantinya ketika para mahasiswa tersebut lulus, alumni bisa mandiri dan menciptakan lapangan pekerjaan.

“Perguruan tinggi harus jadi inovator dan UI berkomitmen untuk memajukan bangsa melalui riset dan inovasi. Kami harap kolaborasi teknologi ini dapat menstimulasi semangat berinovasi dan kemajuan perekonomian Indonesia,” ujar Anis.

Lewat kolaborasi ini, startup hasil inkubasi sivitas akademika UI akan dibina melalui Program Akselerator UI Works. UI pun bekerja sama dengan penyedia layanan ruang kerja bersama (co-working space) Code Margonda sebagai mitra penyelenggara.

Program pelatihan tersebut juga tersedia bagi generasi muda di luar UI. Syaratnya, calon peserta harus sudah memiliki startup dan produk prototipe atau beta version. Pelatihan ini terbagi menjadi tiga tahapan.

Pertama, pra-akselerator yakni calon peserta mengikuti serangkaian seleksi. Kedua, akselerator. Peserta mengikuti program secara intensif selama empat bulan, supaya produknya bisa diperdagangkan.

Ketiga, mempertemukan peserta binaan dengan para investor. Dalam hal ini GVV berpartisipasi dalam tahap kedua sebagai mentor dan juga akan menyeleksi startup yang lolos pada tahap ketiga dan kemudian dibina.

Selain pembinaan startup, kerja sama tersebut mencakup program Engineering Talent Future Leader. Sehingga pada progam ini, mahasiswa UI jurusan teknik tingkat akhir dapat mengikuti seleksi dan berkesempatan magang di kantor Grab Indonesia atau Singapura.

Baca juga: Komnas Perempuan Gandeng Grab Indonesia Tangani Kekerasan Perempuan di Transportasi Online

Sebelumnya, GoJek sudah bekerja sama dengan UI untuk menggelar Collaboration-Lab pada 2 April 2019 kemarin. Program tersebut diikuti 350 mahasiswa dengan acara pameran kerja, pengenalan kultur kerja startup dan sesi belajar dari para senior manajemen GoJek.

Leave a Reply