Hanya Butuh Satu Pilot, Boeing Akan Umumkan Proyek “797” New Midsize Airplane di Paris AirShow 2019

Ilustrasi.

Kabarnya ada yang spesial dari Pameran Kedirgantraan terbesar Paris AirShow Ke-53 yang akan berlangsung bulan Mei 2019 mendatang. Dari beberapa sumber disebutkan Boeing akan mengumumkan secara resmi proyek New Midsize Airplane (NMA), atau yang dikenal dengan Boeing 797. Boeing jelas butuh sensasi dan inovasi baru agar lepas dari keterpurukan pasca kasus 737 MAX. Seri 797 adalah sesuatu yang baru dan revolusioner dalam industri dirgantara, demikian analisa dari banyak pengamat dirgantara.

Baca juga: Sambut Era New Midsize Airplane, Akankah Boeing 797 Jadi Suksesor 737?

Dikutip KabarPenumpang.com dari cnbc.com (20/5), rumornya desain kokpit 797 nantinya cukup dioperasikan oleh seorang pilot saja. Sementara peran kopilot tetap ada, tapi kopilot tak ikut terbang, melainkan kopilot cukup duduk di darat (ground control). Kopilot disini pun dapat memantau pergerakan beberapa pesawat pada saat yang sama. Para analis, langkah Boeing ini dapat merubah tatanan dunia penerbangan, pasalnya maskapai dapat menghemat daftar pengeluaran gaji untuk penerbang, belum lagi maskapai dapat menekan biaya pelatihan pilot.

Analis penerbangan di Jefferies, menyebutkan meski konsepnya revolusiner, namun untuk mewujudkan prototipe pesawat secanggih itu bisa memakan waktu sampai 10 tahun.

Charles Toups, Boeing Research and Technology Vice-President berpendapat bahwa model pesawat dengan satu pilot di atas, kelak perdana akan diuji untuk melayani penerbangan kargo. Sementara untuk sampai ke pelayanan penerbangan penumpang komersial, diperkirakan butuh waktu beberapa dekade, terutama untuk meyakinkan pada soal keselamatan di udara.

Di luar urusan kokpit, pihak maskapai yang telah di riset terkait 797, menginginkan pesawat Boeing yang baru memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam cara mengatur dan mengganti kursi, beberapa maskapai premium meminta fleksibilitas lebih untuk memasang tempat tidur datar. NMA Boeing 797 dipercaya dapat mengakomodir antara 200 sampai 250 penumpang. Permintaan dari beberapa maskapai, lebih menginginkan Boeing 797 nantinya masuk ke segmen wide body dengan dua lorong.

Baca juga: CityHawk VTOL, Moda Urban Futuristik Berbahan Bakar Hidrogen

Mengenai rute, Boeing 797 untuk tahap awal digadang melayani rute trans altlantik, dimana akan menghubungkan kota-kota kecil di Amerika Serikat dengan kota-kota sekunder di Eropa, seperti Kopenhagen dan Brussels. Melihat serangkaian musibah yang menerpa Boeing belakangan ini, para analis memperkirakan Boeing baru mampu mewujudkan prototipe pesawat 797 pada tahun 2028.